Absolut Sistem Pemandu Kultivasi

Absolut Sistem Pemandu Kultivasi
Genosida Murka


__ADS_3

\=


\=


Seharian sudah terlewat.


Di alam kegelapan, Genosida membuka matanya! Setelah melakukan kultivasi tambahan cukup satu hari, dirinya meras sudah hampir mencapai puncak kultivasi yang dulu pernah dirinya capai.


"Alam kegelapan saat ini sedang mendukung diriku secara penuh!" gumam Genosida setelah itu dirinya langsung menyeringai tajam.


"Ternyata sudah saatnya aku memanggil para bawahan diriku yang telah ku kirim ke alam lain!"


Genosida langsung bangun dari duduknya dan melangkah ke arah di mana portal dimensi besar berada di istana miliknya.


Memang belum ada yang kembali, dari ketiganya dan Genosida memberikan waktu yang sama yaitu satu hari penuh untuk menghancurkan alam yang di tunjuk oleh Genosida kepada bawahannya.


Dengan merenggangkan tangan ke arah kanan dan kiri untuk mengumpulkan kekuatan agar bisa mengaktifkan portal dimensi agar mereka kembali.


Sesaat setelah Energi Ki hitam berkumpul Genosida mengaktifkan portal itu, portal dimensi langsung aktif dan membuka pintu antar alam cukup lama beberapa menit.


Genosida masih menunggu, sampai saat portal itu kehabisan Energi dan menutup kembali seperti sediakala.


"Apa yang terjadi, kenapa mereka tidak segera kembali?" ucap Genosida tidak percaya dengan apa yang di alaminya.


Genosida mencoba sekali lagi namun hasilnya sama saja dengan yang pertama, bahwa mereka tidak kunjung juga kembali lewat portal dimensi yang telah dirinya buka.


"Haaahhk..!!" Genosida berteriak kencang.


"Dasar Siluman rendahan tidak berguna!" bentak Genosida setelah itu.


Dia langsung mengumpulkan Energi Ki hitam pada tangan kanannya, dan dengan keras memukul pilar portal dimensi yang di sana dengan sekuat tenaga.


"Boooommmm..!!"


Ledakan besar terdengar di ruangan itu, hampir saja langit-langit ruangan yang besar itu hampir runtuh seketika! Tapi untungnya ruangan itu tetap kokoh.


Karena cukup emosi Genosida menghancurkan pilar portal dimensi yang di gunakan oleh dirinya untuk mengirim pasukan siluman yang terlemah ke alam fana.


Sebenarnya dia cukup murka melihat para siluman yang di perintahkan tidak mendengar ucapan dan perintah dirinya, dia ingin menghancurkan apa saja bila perlu dirinya pergi ke alam fana dan akan membunuh para siluman itu sekaligus menghancurkan alam fana dengan tangannya.

__ADS_1


Tapi dia pikir itu tidaklah perlu, dan dia sudah menganggap itu hanya urusan kecil tidak ingin di pikirkan lebih dalam lagi! Untuk memusnahkan para siluman yang tidak patuh hanya seperti membalikkan telapak tangan bagi Genosida.


Genosida tidak tahu bahwa siluman yang di kirim oleh dirinya musnah di tangan Feng Syhun dan yang lain, dia tidak berpikir bahwa alam fana memiliki orang yang kuat untuk memusnahkan siluman yang di kirim dirinya.


Seandainya dirinya tahu pasti akan lebih waspada terhadap kejadian ini, Genosida akhirnya mulai tenang setelah pikiran dirinya tidak memikirkan yang lain lagi.


Amarahnya sedikit mereda Genosida pindah ke portal dimensi yang lain, karena di sana terdapat tiga portal dimensi yang sangat besar.


Mengaktifkan portal dimensi yang satunya setelah aktif banyak siluman yang muncul kembali ke alam kegelapan di istana milik Genosida dahulu.


"Maafkan kami Yang mulia, pasukan yang lainya mati melawan kultivator kuat di alam Raja! Tapi kami berhasil memusnahkan kehidupan di sana." ucap salah satu pemimpin yang di tugaskan untuk memimpin pasukan.


"Bagus, biarkan saja mereka mati! Itu karena kemampuan masing-masing dari mereka yang begitu lemah!" jawab Genosida dengan sangat tenang.


Pemimpin pasukan itu hanya mengangguk, dia tahu bahwa Yang mulia Genosida pantas memiliki kesombongan itu karena dirinya begitu kuat sehingga wajar memiliki sifat yang begitu angkuh.


Genosida melihat ke tempat portal dimensi di sana cukup banyak siluman bawahan dirinya, yang tadinya dia mengirim sekitar tiga ribu siluman kini yang berkumpul tinggi dua ribu lebih saja banyaknya! "Berarti alam Raja cukup berkembang dengan pesat." gumamnya.


Tanpa mempedulikan lagi, dia langsung berpindah ke portal dimensi lainnya dan melakukan hal yang sama mengaktifkan portal dimensi dan mengundang pasukan yang di kirimkan.


Setelah portal aktif dan pasukan yang banyak itu langsung berlutut di hadapan Genosida!.


"Maaf tuan, alam yang kami kunjungi sudah tidak memiliki penghuni di sana dalam keadaan kosong!" ucap pemimpin pasukan siluman yang Genosida kirim.


"Apa alam itu sudah musnah? Tapi kapan?" gumam Genosida berpikir keras.


Dia tidak memikirkan lagi karena dirinya sedang dalam keadaan tidak baik, yang penting pasukan dirinya kembali.


Memikirkan pasukan yang di alam fana tidak kembali, Genosida menjadi marah kembali seperti tadi! Tapi setelah ingat dia ingin segera menyerang alam dewa. Genosida mencoba meredam itu semua.


"Semuanya! Tingkatan kekuatan kalian dalam beberapa hari setelah itu kalian akan bertarung bersama ku di sana!" ucap Genosida pada mereka semua yang ada di sana.


"Baik Yang mulia..!!" jawab pasukan siluman itu hampir serentak.


Dia tidak menyebutkan akan menyerang alam dewa untuk membalasnya denda dirinya, dia tahu bahwa Liu Xiaobo sudah mati tapi alam itu adalah alam yang di lindungi olehnya.


Melihat alam dewa hancur maka dirinya akan merasakan puas dan dendam pada dirinya akan sedikit terobati.


***

__ADS_1


Feng Syhun, Liuliu, Xi Jinping dan Wang Long setelah mengalahkan para siluman di benua utara mereka semua langsung masuk ke dalam alam dimensi milik Feng Syhun.


Sehingga mereka semua tidak mengetahui tentang portal dimensi yang terbuka kembali dua kali, yang di lakukan Genosida untuk menjemput para siluman bawahan dirinya.


Setelah portal dimensi menuju alam fana dalam istana milik Genosida dahulu di hancurkan, sebenarnya Genosida akan mengalami kesulitan untuk kembali ke alam fana, jika saja dia tahu. Pasti akan mengutuk dirinya sendiri dengan sebutan bodoh.


Karena itu lah jalan penghubung antara alam satu dengan alam lainnya, bila ingin ke alam fana lagi akan membutuhkan banyak waktu dan pengorbanan atau dengar cara teknik terlarang tapi yang di tukarkan sangat besar dan beresiko tinggi.


Feng Syhun kini sudah kembali ke kota Gong Dao dan berkumpul bersama Ye Yue dan Feng Ying kembali bahkan mengundang orang-orang penting lainnya dari berbagai benua di alam fana.


"Gege, apa urusan di alam fana sudah selesai?" ucap Ye Yue yang sedang duduk di ruang pertemuan.


"Ya sudah Yue'er.!" jawab Feng Syhun singkat.


Feng Syhun sengaja mengumpulkan mereka semua untuk menayangkan keadaan para warga.


"Ayah apa keadaan kota Haozhai cukup terkendali?" ucap Feng Syhun terhadap Feng Shui.


Sebenarnya dia bisa tahun, dengan memeriksa lewat sistem tapi dia ingin dengar dari ayahnya sekaligus mengundang ayahnya untuk berkunjung ke istana miliknya yang ada di kota Gong Dao.


"Semuanya baik Syhun'er, bahkan para pasukan Kekaisaran Qing dan Queen maupun pasukan ayah meningkat tajam tingkat kultivasinya!" jawab Feng Shui cukup senang.


Mendengar ini, Kaisar Qing hanya bisa tersenyum.


"Bahkan pil dan herbal yang di tinggalkan oleh Syhun'er di buru oleh masyarakat kedua Kekaisaran!" lanjut Feng Shui menjelaskan.


Feng Shui banyak menjelaskan di sana dan dia merasa cukup senang dengan keadaan kota Haozhai yang di tunjuk anaknya untuk di tinggali sementara untuk orang-orang benua barat.


Bukan hanya Feng Shui, orang-orang lainnya juga menceritakan betapa menakjubkan alam ini bagi mereka! Dan sangat berterimakasih kepada Feng Syhun sudah di berikan kesempatan tinggal untuk sesaat di alam yang sekarang.


Feng Syhun cukup senang, setelah mendengar cerita ayahnya dan yang lainya! Dia tidak begitu berharap di puji oleh banyak orang karena yang di selamatkan diri hanya orang-orang yang mau saja.


Setelah selesai cerita panjang lebar, Feng Syhun akhirnya memilih keluar karena masih ada banyak urusan yang harus dirinya kerjain.


Orang-orang penting yang di undang Feng Syhun dari berbagai kota lainnya kini mereka kembali lagi, karena posisi mereka di sana adalah salah satu pemimpin yang penting.


\=


\=

__ADS_1


Terimakasih.


...


__ADS_2