
\=
\=
Ledakan besar terjadi di hutan kematian, karena Shui Liu Xiang terlempar jauh ke dalam hutan kematian.
Wu Lung mengejar kemana Shui Liu Xiang terpental jauh, dia masih bisa merasakan bahwa Shui Liu Xiang masih hidup dan baik-baik saja itu membuat dirinya tambah marah dan langsung menyerang tanpa jeda panjang.
Akibat dari ledakan itu para hewan buas yang ada di hutan kematian langsung berlarian menjauh, dan lari lebih dalam lagi memasuki hutan kematian.
Itu di karenakan kakuatan ranah dewa itu sangatlah mengerikan! Di tambah untuk saat ini Wu Lung sedang menggunakan pil pemulih pengganda kekuatan dan ranah kultivasinya meningkatkan dengan pesat.
Sebenarnya Shui Liu Xiang sudah cukup tertekan dengan tekan dan kekuatan Wu Lung itu, tapi di begitu gigih dan tidak mau daratan timur musnah begitu saja dan setelahnya menjadi negri jajahan daratan selatan.
Shui Liu Xiang menghindar dari serang yang barusan di lancarkan oleh Wu Lung itu, dia tidak memilih bentrok lagi karena sudah cukup banyak mengeluarkan Energi Ki miliknya, meskipun dalam dantian dan meridian miliknya tidak kacau sama sekali namun bila bentrok terus menerus bisa merugikan dirinya.
"Sampai kapan kekuatan besar milik Wu Lung itu akan bertahan?" ucap Shui Liu Xiang dalam benaknya.
Dia tau bahwa pil semacam itu efeknya hanya akan bertahan beberapa lama, tidak mungkin selamanya! Bahkan dia yakin bahwa pil itu akan memiliki dampak negatif pada penggunanya.
Shui Liu Xiang berhasil menghindar dengan cepat, sedikit lagi serangan itu mengenai dirinya! Bila saja serangan tadi kena tepat sasaran, pasti akan melukai bagian dalam maupun luar tubuh Shui Liu Xiang.
***
Di tempat lain di bagian daratan utara, para penjaga dan orang-orang penguasa yang memiliki kekuatan besar dan persepsi yang bisa menjangkau cukup jauh dan bisa merasakan kekuatan yang besar cukup kaget.
Mereka kaget karena adanya tekan besar yang cukup jauh yang terasa sampai ke daratan utara.
"Apa kau tau aura apa ini?" ucap seorang petinggi dari daratan utara.
"Entah lah, sepertinya peristiwa besar akan terjadi di benua langit ini!" jawab salah satu petinggi lainya.
Merak kebetulan sedang mengadakan pertemuan untuk membahas permasalahan kota, beberapa kota bermasalah dengan kota lainya di belahan lain benua utara itu.
Karena cukup membuat keresahan akhirnya para petinggi mengadakan pertemuan untuk menyelesaikan.
Tapi di saat sedang di adakan pertemuan dan suasana sedang hening di luaran sana terasa dan tekan kuat yang begitu menekan jiwa mereka masing-masing.
"Apa kalian pernah mendengar, bahwa musuh bebuyutan dari nona Shui Liu Xiang sedang menghimpun kekuatan untuk menyerang daratan timur yang di rumorkan sedang melemah?" ucap salah satu dari mereka yang duduk di sebrang meja lainya.
"Ya aku sebelum itu mengunjungi kota kabut di daratan selatan dan Wu Lung yang sebagi musuh bebuyutan dari Shui Liu Xiang akan menyerang saat Shui Liu Xiang tidak bisa keluar karena di rumorkan dia sedang hamil besar!" ucap orang yang pertama berbicara.
"Apa aura kuat ini datang dari daratan timur yang sedang di serang?" tanya merek yang penasaran.
"Ahh benar, jika di hitung-hitung sekarang waktu yang tepat kehamilan Shui Liu Xiang 9 bulan penuh!" lanjut orang yang tadi bertanya.
__ADS_1
"Capat suruh orang selidiki daratan timur! Bila ini benar terjadi akan ada guncangan besar di benua langit ini!" ucap salah satu dari mereka.
Begitu pun di daratan barat, meski tidak begitu terasa tapi orang-orang disan bisa mengetahui ada gelombang tekanan Energi Ki yang tinggi.
Mereka juga menyelidiki apa yang terjadi, karena cukup penasaran dengan apa yang terjadi sekarang.
***
Kembali ke pertempuran dua orang terkuat di daratan timur dan daratan selatan.
Wu Lung masih terus mengejar Shui Liu Xiang dengan serangan ganasnya, tapi Shui Liu Xiang terus menghindar beberapa kali dan tidak menyambut serangan dari Wu Lung.
"Dasar wanita yang sekarang lemah, mana sikap garangmu yang dulu?" ucap Wu Lung dengan nada mengejek.
Wu Lung tau betul bahwa Shui Liu Xiang adalah orang yang garang karena pernah bertemu dan beberapa kali bertarung tapi mereka cukup seimbang.
"Baiklah jika itu mau mu Wu Lung maka akan ku kabulkan!" ucap Shui Liu Xiang.
Wu Lung menyerang dengan kuat, tapi dapat di bendung dengan mudah oleh Shui Liu Xiang, itu karen Energi Ki miliknya sudah cukup kembali karena sudah di pulihkan sewaktu dia terus menghindar.
Sedangkan Wu Lung terus mengeluarkan Energi Ki, dan semakin lama semakin menurun kekuatan tempurnya.
Pertarungan sengit kembali terulang, antara Shui Liu Xiang dengan Wu Lung! Mereka terus saling adu pukul dan tebasan pedang.
"Terimalah pukulan kematian untukmu wanita ******!" ucap Wu Lung dengan bentakan tinggi.
Dia mengeluarkan hampir seluruh kekuatan dan Energi Ki miliknya pada pedang yang ada di tangannya!.
Pedang itu mengeluarkan kabut hitam yang mengerikan, dengan pekat dengan sangat kuat Wu Lung mengayunkan pedangnya.
Wussss..!!
Sraaat..!!
Suara gerakan tangan di ayunkan dan pedang membelah udara dengan di barengi kiblatan aura pedang membentuk bayangan pedang dari kabut hitam itu.
Boommm..!!
Dua pukulan andalan dari masing-masing mereka beradu.
Pada saat Wu Lung mengalirkan dan siap-siap untuk melancarkan jurus serangan tebasan pedang kabut kematian sebagi jurus kematian untuk Shui Liu Xiang, Shui Liu Xiang juga menyimpan pukulan hebat miliknya.
Shui Liu Xiang melancarkan pukulan, Tebasan Cahaya Emas! Meski itu bukan pukulan andalan dirinya, karena pukulan itu harus menggunakan pedang, akan tetapi sekarang memang sedang menggunakan pedang sehingga sangat pas.
Keduanya terpental begitu jauh dan menyisakan ledakan besar di sana, Wu Lung terpental dan terguling-guling menabrak berapa ratus pohon di hutan kematian.
__ADS_1
Pohon di sana langsung tumbang seketika, padahal besarnya sungguh mengerikan! Karena sudah berumur ratusan tahun lamanya.
"Uhukk uhukk uhukk..!!" suara batuk Wu Lung dia tidak menyangka bahwa Shui Liu Xiang masih bisa menahan dan menyerang balik pukulan yang sangat dia andalkan.
Begitu juga tidak jauh berbeda dengan Shui Liu Xiang dia juga terpental jauh namun tidak separah keadaan Wu Lung saat ini.
Kedua pasukan besar dari daratan selatan dan daratan timur kini melihat kedua pemimpin mereka bertarung hinga mati-matian sampai sulit untuk berkata-kata lagi.
Bahkan untuk berdiskusi antara mereka siapa yang akan menang saja tidak ada waktu karena saking seriusnya melihat pertempuran yang sangat dahsyat menurut mereka itu.
***
Di alam dimensi Feng Syhun sedang membangun rumah untuk beristirahat bila sedang masuk ke alam dimensi itu.
Feng Syhun membeli peralatan yang cukup memadai dari sistem, karena di alam dimensi itu benar-benar seperti alam biasa pada umumnya!.
Terdapat Energi Ki bahkan lebih tebal ratusan kali lipat dari alam fana, dan ada sebuah kehidupan di sana hanya tanaman dan tumbuhan herbal dan pepohonan.
Sedangkan untuk hewan buas, hewan ilahi dan manusia tidak ada.
Setelah semua peralatan dan rumah yang cukup besar itu sudah di dirikan Feng Syhun dan yang lainya memilih keluar dari alam dimensi.
Waktu di sini berjalan lebih singkat di banding dengan di luaran, perbandingan watu sepuluh kali lipat, 1 hari di dunia luar dan sepuluh hari di alam dimensi.
Feng Syhun, Ye Yue, Liuliu, Xi Jinping dan Wang Long berada di alam dimensi sudah 10 hari lamanya, sedangkan di dunia luar baru satu hari! Semenjak para orang-orang Sekte Nong Wu mencari Feng Syhun dan yang lainya dan hingga perang antar dua daratan di benua langit kini hanya berjalan selama satu hari.
Feng Syhun, Ye Yue, Liuliu, Xi Jinping dan Wang Long keluar dari alam dimensi dan sekarang dia berada di luar kota kabut itu karena dia masuk dan dia keluar di manapun dia kehendaki.
Maka dari itu alam dimensi cukup efektif untuk kabur dari musuh yang kuat, berbeda dengan ruang dimensi bila ruang dimensi apa bila masuk di kota Kabut maka keluar dari ruang dimensi tetap di situ juga tidak bisa keluar di tempat lain.
\=
Bersambung.
\=
Terimakasih buat para pembaca novel ini.
Tunggu terus update selanjutnya.
\=Not\=
Maaf untuk di chapter sebelumnya dan sepuluh capter ke depan alur cerita sangat lambat, karena ingin menceritakan masa lalu Shui Liu Xiang, atau Dewi Cahaya.
Mohon Maaf bila sedikit mengganggu.
__ADS_1
Terimakasih...
...