
\=
\=
Boommm..!!
Suara ledakan cukup keras karena adu pukulan antara dua orang dari tim benua utara dan seorang dari benua tengah.
Aaheek..!!
Suara muntahan darah segar yang cukup banyak, salah satu anggota tim benua tengah yang sedang lengah dia di serang oleh dua orang sekaligus dan hanya melindungi sebisa mungkin dengan Energi Ki yang dia miliki, tapi serangan itu sangat besar.
Sehingga anggota tim benua tengah tidak kuat menahan serangan itu, bahkan dia langsung tumbang dan hampir tidak sadarkan diri.
Dua orang dari benua utara langsung mundur kembali berkumpul dengan timnya.
Bing Zuan Shi, pada saat suara ledakan cukup besar terdengar dia langsung menarik kembali tembok Es Abadi miliknya sehingga di antara tim benua utara dan tim benua barat sudah tidak ada penghalang lagi.
"Kerja bagus kawan, kombinasi kalian sangat kompak!" ucap Han Shen memuji kedua anggota lainya.
"Jangan banyak bicara tetap waspada terhadap musuh!!" bentak Bing Zuan Shi terhadap Han Shen.
Meski dia adalah pangeran Kekaisaran Han, tapi bagi Bing Zuan Shi bila berada di posisi sekarang hanyalah rekan tim saja.
Anggota yang tadi mau berbicara kini diam membisu dia tidak berani menjawab pujian dari Han Shen.
Setelah mendengar bentakan dari Bing Zuan Shi anggota tim benua utara langsung waspada kembali termasuk Han Shen.
Dari bawah arena tepatnya di tribun penonton bersorak meski awalnya mereka mendukung benua tengah tapi dari para penonton muda banyak yang membelot mendukung tim benua utara, karena karisma dari Bing Zuan Shi sangat lah besar.
Para tuan muda dan kultivator lepas sangat kagum dengan penguasaan elemen es yang di miliki Bing Zuan Shi, mereka begitu terpesona dengan pertahanan Tembok Es Abadi yang baru saja Bing Zuan Shi gunakan.
Menurut taksiran para ahli yang sudah memiliki pengalaman bertarung segudang dan kultivasi yang memadai, menggunakan elemen es hingga seperti itu perlu belajar hingga puluhan tahun lamanya bahkan bisa sampai ratusan tahun.
Tapi dari umur Bing Zuan Shi, yang belum mencapai 20 tahun itu sungguh luar biasa dia pantas di sebut genius langka.
"Sepertinya, benua tengah tidak memiliki harapan masuk peringkat di kompetisi tahun ini!" ucap Bai Lian, selaku Patriak Sekte Fajar Langit Dunia.
__ADS_1
"Di tahun pertama ku menjadi Patriak Sekte Fajar Langit Dunia sudah mengalami beban berat!" lanjutnya.
"Tidak seperti itu Patriak Sekte, hanya saja orang-orang dari benua lain mengalami kemajuan sangat pesat. Terutama benua utara dan benua barat!" ucap Bai Yang menimbali omongan Bai Ling.
"Sepertinya kita harus mendidik, anak murid Sekte Fajar Langit Dunia agar tidak memiliki sikap yang sombong! Karena kesombongan membuat kita tidak berkembang pesat!" ucap Patriak Sekte Fajar Langit Dunia.
"Itu gagasan yang sangat baik Patriak Sekte!" jawab Bai Yang.
Bai Lian mengangguk-anggukkan kepalanya, tanda dia memahami jawaban Bai Yang.
Lalu mereka berdua melanjutkan menonton pertarungan yang sedang terjadi di arena saat ini.
Satu anggota tim benua tengah sudah tumbang satu dan untuk menggerakkan badan dan berdiri saja sulit apa lagi untuk bertarung!.
"Dasar bodoh sudah ku katakan tehaplah waspadai serangan musuh!!" ucap kapten tim benua tengah.
Dia berbicara sambil menahan sakit yang amat sangat dari seluruh luka goresan yang dia dapat, luka itu seakan membeku dan berwarna merah kebiruan.
"Aku terlalu meremehkan betina itu! Ternyata dia memiliki pertahanan andalan bahkan bisa membalikan serangan lawan yang menyerangnya, benar-benar sial!" gumam kapten tim benua tengah.
Dengan bersusah payah kapten tim benua tengah kembali ke barisan di mana kelompok lainya berada, hanya tersisa satu orang yang sudah hampir tidak sadarkan diri di antar tim benua tengah dan tim benua utara.
"Jangan dulu kita harus bertahan dulu jika satu di antara mereka terpancing lagi barulah kita gempur dengan sekuat tenaga!" ucap Bing Zuan Shi.
Di kelompok tim benua tengah sedang melakukan formasi serangan mutlak yang akan mengacaukan kerjasama tim benua utara, agar kemenangan lebih mudah.
"Kalian berdua serang pertahanan mereka dari kiri dan kanan setelah mereka terpancing dengan serangan kalian bila ada kesempatan menyerang tim inti maka akan ku lakukan! Bila tidak akan ku bantu kalian melawan dari sisi kiri maupun kanan!" ucap kapten tim benua selatan menjelaskan rencana yang akan di jalani.
Dua orang langsung mengangguk mengerti dan langsung saja keduanya menghilang dari pandangan!
Hanya beberapa kejap mata saja dua orang itu sudah menyerang tim benua utara dari sisi kiri dan kanan mereka dan satu di antaranya di tahan satu orang dari tim benua utara.
Boomm..!!
Boomm..!!
Pertempuran antara satu lawan satu terjadi berbarengan di kiri dan kanan mereka, tiga dan empat orang sisanya berhadap-hadapan, dan kini tiga orang yang masih tersisa dari benua tengah satu mulai melancarkan serangan ke Bing Zuan Shi dan Han Shen sekaligus dua sisanya.
__ADS_1
Dan yang dua lainya membantu temanya untuk mengeroyok seorang tim dari benua utara, dan benar saja serangan yang di lancarkan olah seseorang dari tim benua tengah hanya tipuan belaka.
Hanya beberapa kejap mata saja orang dari benua utara yang tadi menahan serangan kini sudah terdesak dan mengalami luka.
Bing Zuan Shi langsung melakukan serangan balasan dan mulai membagi orang untuk menolong rekanya.
Setelah di bantu dengan yang lainya orang-orang benua tengah mulai kembali mundur ke arena mereka masing-masing.
Dua orang dari benua utara, sudah mengeluarkan darah dari sudut bibirnya karena mereka sedikit terluka.
"Kalian semua cepat mundur di belakang ku!" ucap Bing Zuan Shi.
Dengan cepat keempat orang itu langsung mundur hanya Han Shen yang masih berjajar dengan Bing Zuan Shi.
"Apa kau tidak mau mundur dulu tuan pangeran? Jangan salahkan aku bila anda terkena dampaknya!" ucap Bing Zuan Shi.
"Aih...! Iyah baik-baik aku mundur juga!" jawab Han Shen.
Dia langsung mundur tapi tidak begitu jauh dengan Bing Zuan Shi, sedangkan keempat anggota lainya cukup jauh mundur dari Bing Zuan Shi.
Mereka tahu bahwa Bing Zuan Shi akan mengeluarkan serangan pamungkas yang akan mengakhiri pertempuran ini, dan itu adalah jalan kemenangan bagi tim benua utara.
Karena Han Shen tidak tau apa yang akan di lakukan Bing Zuan Shi sehingga dia hanya mundur beberapa langkah saja, dan anggota lainya pun segan untuk mengingat kan pangeran itu.
Sedangkan tim dari benua tengah tidak tau apa yang akan di lakukan Bing Zuan Shi, dan mereka hanya menunggu apa yang musuh mereka lakukan.
Karena untuk menyerang dulu mereka belum mempunyai rencana yang matang dengan kalahnya jumlah mereka untuk membuat serangan dadakan akan mudah di kalahkan oleh pihak lawan!.
\=
\=
LIKE' yah.
Terimakasih buat para pembaca novel ini.
Bantu like komentar dan beri dukungan untuk novel ini yah, dengan cara memberi gift dan vote yang kalian miliki.
__ADS_1
Sekali lagi Terimakasih.
...