Absolut Sistem Pemandu Kultivasi

Absolut Sistem Pemandu Kultivasi
Benua Barat Kalah


__ADS_3

\=


\=


Di ruang pengobatan kapten tim benua timur sudah semakin keritis keadaannya, padahal sudah di tangani berbagai proses pengobatan.


Itu di karenakan patah tulang pada punggung nya sangat parah bahkan tulang punggung hampir remuk total, untuk berbaring saja kapten tim benua timur sampai tidak sadarkan diri beberapa kali.


Orang-orang benua timur bahkan kaisar benua timur menunggu di luar ruang pengobatan hingga cemas.


"Apa kita akan kehilangan kapten tim di pertempuran ini Yang mulia Kaisar?" ucap salah satu anggota dari tim benua timur.


"Masih belum tahu, kita tunggu saja kabar dari tabib di benua tengah ini!" jawab Kaisar benua timur.


Salah satu tabib di sana membuka pintu ruangan itu dan langung melangkah pergi dengan cepat, akan tetapi kaisar benua timur langsung menghentikan langkah tabib itu.


"Tunggu tuan tabib, kami hendak bertanya sesuatu!" ucap Kaisar benua timur dengan segera mengejar langkah tabib itu.


"Maaf tuan kami sedang bertugas dan ini harus di tangani segera!" ucap tabib Sekte Fajar Langit Dunia.


"Kami hanya ingin tahu keadaan kapten tim kami, tuan tabib?" ucap salah satu anggota tim benua timur.


Kaisar benua timur hanya mengangguk mengiyakan ucapan anggota tim benua timur.


"Iyah kami tahu, ini pun menyangkut keselamatan kapten tim benua timur!" jawab tabib Sekte Fajar Langit Dunia itu.


Setelah menjawab, tabib itu langsung bergerak pergi den langsung melesat dengan gerakan cepat.


Setelah jawaban yang di lontarkan tabib itu seperti ada sesuatu! Membuat semua orang yang dari benua timur mengalami kegelisahan, mereka khawatir dengan keadaan kapten tim mereka.


Terutama kaisar benua timur, dia lebih berfikir jauh dan hendak memberikan keterangan apa nantinya setelah pulang ke benua timur.


*


Di arena kompetisi pertarungan antara benua, dua orang saling bertarung di sana dan mereka adalah pertarungan ke tiga dalam kompetisi pertarungan antar benua individu.


Yang sedang bertarung sekarang adalah benua barat melawan benua tengah (2). Feng Syhun sedang menonton itu dengan cermat, dan orang-orang yang lain pun menonton dengan sangat serius bahkan mata mereka enggan untuk berkedip.


Kekuatan kedua di antara kapten tim benua tengah (2) dan kapten tim benua barat hampir setara, sehingga pukulan tangan kiri dan tebasan di tangan kanan saling beradu satu sama lain bahkan tendangan yang mengakibatkan efek gelombang kejut yang cukup besar sering terjadi.

__ADS_1


Orang-orang di sana dari penonton maupun peserta dan orang-orang Sekte Fajar Langit Dunia menonton pertarungan mereka berdua dengan serius.


Dari kejauhan seseorang sedang bergerak dengan cepat, dan segera menghampiri Feng Syhun, siapa lagi kalau bukan salah satu tabib Sekte Fajar Langit Dunia yang sedang bertugas mengobati orang-orang yang telah bertarung di kompetisi itu.


"Tuan Feng Syhun, di ruangan pengobatan sangat gawat! Kapten tim benua timur sudah tidak bisa di tangani lagi oleh kami. Karena luka itu sudah sangat parah!" ucap salah satu tabib Sekte Fajar Langit Dunia.


Feng Syhun yang tadinya sedang fokus melihat pertarungan antara peserta dari benua barat dan benua tengah (2) kini menengok ke arah tabib Sekte Fajar Langit Dunia yang sedang berbicara.


"Sudah ku duga kalian bakal tidak sanggup menangani itu!" jawab Feng Syhun dengan tenang.


Dia lalu berdiri dari tempat duduknya.


"Yue'er, tunggu di sini saja aku akan kembali dengan segera!" ucap Feng Syhun pada Ye Yue.


"Iya, Gege Syhun!" jawab Ye Yue dengan singkat.


Liuliu hanya melihat itu dan tidak mengatakan sesuatu hal dan dia juga tidak mengikuti Feng Syhun ke ruang pengobatan.


Feng Syhun segera pergi ke ruang pengobatan dan di ikuti oleh tabib Sekte Fajar Langit Dunia dari belakang.


Pertemuan terus terjadi di arena kompetisi pertarungan antara benua, dari pertarungan pertama dan kedua pertarungan kali ini yang paling menyita banyak waktu.


Kapten tim benua barat sudah mulai terdesak karena sudah mulai kehabisan Energi Ki miliknya, dan memang dalam pengalaman bertarung kapten tim benua tengah (2) lebih banyak dari kapten tim benua barat.


"Maafkan aku tuan Feng Shui, tidak bisa menjadi yang terbaik di kompetisi pertarungan antara benua ini!" lanjut kapten tim benua barat itu berucap.


Tidak berbeda jauh dengan kapten tim benua barat, kapten tim benua tengah (2) juga sedang berfikir keras.


"Kapten tim benua barat ini begitu tangguh! Aku sudah menggunakan jurus-jurus andalan pun belum bisa menumbuhkan dirinya!" gumam kapten tim benua tengah (2).


Mereka berdua masih berhadapan cukup jauh di tengah-tengah arena pertarungan, kapten tim benua tengah (2) menggerakkan tangan kanan yang memegang pedang panjang miliknya dan menggoreskan mata pedang yang tajam pada jari tangan kirinya dan darah mengalir dengan cukup deras.


Pedang itu di oleskan darah miliknya seketika pedang itu menyerap darah itu dan langsung memancarkan cahaya merah pekat pada badan pedang!.


"Teknik tebasan lautan darah!" bentak kapten tim benua tengah (2).


Semua orang melihat itu langsung melotot dengan kagetnya, karena tekanan itu merupakan teknik kuno, karena yang menonton rata-rata kultivator dari benua tengah sehingga sangat akrab dengan teknik yang dulu pernah melegenda.


Seketika yang terlihat oleh kapten tim benua barat adalah lautan darah di arena itu dai juga bergerak di batasi oleh tekan berat pada badannya.

__ADS_1


"Gawat jurus macam apa ini?" ucap kapten tim benua barat.


Dia tidak tahu jurus macam apa itu dan cara melawan jurus itu juga belum tau sehingga dia hanya fokus pada pertahanan dengan sisa Energi Ki yang dia miliki.


Wosss..!!


Kapten tim benua tengah (2) menghilang dari pandangan kapten tim benua barat, dan langsung muncul di atas dirinya dengan tebasan pedang yang menggila dari atas menuju ke bawah.


"Terima teknik rahasia klan ku!" ucap kapten tim benua tengah (2).


Zlasss..!!


Boommm..!!


Sura tebasan ganas jarak jauh, di lancarkan dari atas ke bawah! kilatan bayangan pedang cukup panjang berwarna merah darah menghantam tubuh kapten tim benua barat dengan telak, dan dia hanya sanggup membendung serangan itu dengan perisai yang di buat dengan sisa Energi Ki miliknya.


Uhukk, uhukk..!!


Suara muntah darah beberapa kali dari kapten tim benua barat, dan dia langsung ambruk ke depan karena sudah tidak sadarkan diri.


Sedangkan kapten tim benua tengah (2) tersengal-sengal nafasnya dan dia merasakan sakit di jalur meridian miliknya.


Itu adalah efek samping dari jurus itu, karena dia belum sepenuhnya menguasai teknik tebasan lautan darah, apa lagi kapten tim benua tengah (2) menggunakan teknik itu di kala Energi Ki miliknya sudah menipis.


Dari bawah arena wasit kompetisi pertarungan antara benua mengumumkan pemenang pertarungan ke tiga adalah dari tim benua tengah (2).


Kapten tim benua tengah (2) langsung turun dari arena dan berjalan menuju tribun peserta, karena hendak langsung istirahat.


Seperti biasa para tim medis yang berjaga langsung membawa kapten tim benua barat ke ruang pengobatan dengan segera.


\=


Bersambung.


\=


LIKE' dan komentar yah.


Terimakasih buat para pembaca novel ini.

__ADS_1


Tunggu terus update selanjutnya.


...


__ADS_2