Ada Apa

Ada Apa
106


__ADS_3

🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍁🍁🍁🍁🍁.


Di dalam mobil suasana lebih canggung daripada biasanya.


Renata dan Andin juga tak bisa banyak berbicara karena ada Jonathan yang ikut dengannya.


"Kalian berdua mau kemana dulu."tanya Jonathan lembut dan memecahkan kecanggungan di antara 2 gadis yang berbeda raut wajahnya.


"Kita mau pergi ke undangan pernikahan teman adek,Kak Jo,di gedung xxxx."jawab Renata dengan canggung.


"Oh gitu baiklah kita kesana."kata Jonathan lembut.


Skip.


Pernikahan Fanny dan suaminya membuat semua heboh apalagi ada Jonathan yang hadir ke acara tersebut.


Fanny juga kaget melihat ada Renata dengan penampilan yang sangat menarik sekali dan pastinya dia jauh lebih cantik lagi.


"Renata, terimakasih sudah datang di acara pernikahan ku."ucap Fanny bahagia.


"Oh iya selamat buat kamu dan suamimu semoga langgeng terus sampai nenek kakek."ucap Renata tulus.


"Iya sama-sama Ren."jawab Fanny lembut.


Mata David melihat ada Renata,Andin dan Jonathan,David diundang karena dirinya pernah 1 SMP dengan Fanny.


Disitu juga ada Jun,Danny, Jaden dan Kyle datang ke acara tersebut karena suami dari Fanny merupakan 1 SMP dengan mereka berempat.


"Kak David,ada Kak Renata lo, Kak Renata sangat cantik sekali."kata John terpesona dengan kecantikan dari Renata.


David tak menjawab namun dirinya lagi-lagi fokus ke Renata.


"Eh itu ada Kak Renata lo,sama siapa iya tuh cewek."kata Kyle heboh.


Danny,Jun dan Jaden pun melihat ada Renata disini,disitu juga Jun melihat penampilan dari Renata yang semakin cantik di malam hari.


"Eh Kak Renata sangat cantik sekali bahkan pengantin wanita pun kalah dengan dia."kata Kyle lagi.


Namun sayangnya Renata tak tahu ada gengnya Danny disini.


"Ren,ada David lo."kata Andin saat menggoda Renata.


Awalnya Renata memasang wajah ceria tetapi menjadi sangat dingin sekali. Dinginnya seperti biasa lah.


"Kau jangan merusak suasana aku."kata Renata dingin dan matanya melotot tajam ke Andin.


"Sorry ibu bos galak."maaf Andin tapi dirinya dicubit oleh Renata.


"Ya ampun galak sekali ibu bos satu ini."aduh Andin meringis kesakitan.


"Makanya jangan godai gue dong."ucap Renata ngegas.


"Ren,itu kakakmu kah,ya ampun tampan sekali kakak kamu."bisik Fanny ke telinga Renata.


"Iya,kakakku emang tampan sekali malam ini."balas Renata dengan berbisik ke telinga Fanny.

__ADS_1


Renata pamit sebentar karena ada bunyi telpon dari ponselnya.


Agung lagi galau karena kedua anaknya tak kesini untuk jaga dirinya saat ini.


Agung mengambil ponselnya lalu menelpon salah satu anaknya entah itu Jonathan atau Renata.


"Halo adek ada dimana."tanya Agung lembut.


"Adek minta maaf karena lupa memberitahu papa,adek ada di acara nikahan teman adek,adek pergi sama Kak Jo,adek minta maaf iya papa,nanti adek kesini kok."kata Renata membuat Agung lega.


"Baiklah adek, cepat kesini iya,papa maunya kalian saja yang jaga papa hari ini."ucap Agung lalu menutup telponnya dan menaroh ponselnya di atas nakas.


"Kak Agung,bosan kah atau gimana."tanya Argi lembut.


"Lebih bosan lagi disini apalagi ada kamu disini."jawab Agung jujur.


"Kak Agung jahat banget sama aku sih."rengek Argi seperti anak kecil.


"Bercanda saja,apa benar aku bosan disini weh."kata Agung serius.


"Kak Agung,dimana adek dan Jo sekarang."tanya Argi penasaran.


"Pergi ke kondangan teman dari adek."jawab Agung santai.


"Jonathan juga ikut iya."tanya Argi lagi dan Agung mengangguk iya.


Kembali lagi ke acara itu.


"Renata,kamu lagi apa."tanya Jun pas melihat Renata habis menelpon ayahnya.


"Oh ayahku telpon aku,Jun."jawab Renata dengan senyum cantiknya.


Tapi Andin ikut join saja diantara 2 orang yang beda jenis kelamin tersebut.


"Aku seperti kayak obat nyamuk iya,eh Renata kakakmu cariin kamu gila,gue habis dimarahi oleh kakakmu itu."ucap Andin ngegas.


Renata langsung masuk ke dalam lagi, siap-siap dah dia dimarahi oleh Jonathan.


Jonathan sibuk ngobrol bersama John tapi tidak dengan David.


"Eh Kak Renata sudah datang hehehe."kata John cengengesan.


Renata tak menjawab melainkan menatap bocah laki-laki dengan dingin.


"Darimana saja adek pergi."tanya Jonathan dengan muka yang galak dan tegas.


"Tadi kan adek sudah ijin sama kakak pas papa mau telpon adek,Kak Jo lupa kali."jawab Renata polos dan jujur, Jonathan lagi-lagi lupa pas Renata meminta ijin keluar sebentar.


"Kak Jonathan sudah tua makanya pikun hahahaha."ledek John dan Renata langsung tertawa kencang.


"Dasar bocah laknat lu berdua."kata Jonathan kesal,kesal di ledek kali.


"Kak Jo jangan marah dong nanti tampannya hilang lo terus nanti pikun hahahaha."ledek Renata tapi dirinya di jitak oleh Jonathan saking kesalnya dengan Renata.


Renata langsung mengusap kepalanya yang habis di jitak oleh Jonathan terus John juga di jitak oleh Jonathan juga.

__ADS_1


"Aduh sakit kepala adek."rengek Renata pakai dramatis banget.


"Gak usah drama dek."ucap Jonathan ngegas.


"Aduh kepala ku sakit karena Kak Jonathan."aduh John sama Renata pakai dramatis pula.


"Kenapa kalian berdua tidak ikut casting main drama saja,cocok kalian berdua bermain drama dengan aku yang tersakiti."kata Jonathan dengan mulut super julid sekali.


"Kak Jo, jahat sekali."jawab Renata kesal.


Jonathan malah tertawa terbahak-bahak karena Renata lagi kesal dengannya.


David gabung di gengnya tapi menatap sinis ke Jun, Jun juga menatap sinis ke arah David.


"Hey sampai kapan kalian kayak gini mulu."kata Danny kesal melihat 2 sahabat nya saling sinis karena 1 gadis aja.


"Pasti Renata lagi kan,tuh ada Renata disini atau gue suruh dia kesini saja."ancam Danny tapi tidak tanggapi oleh mereka berdua.


Danny kesal dan mencari Renata di sekitar acara tersebut.


Belum 5 menit akhirnya Danny ketemu Renata yang asyik bersama Andin dan Jonathan.


"Ren,gue mau bicara dengan kamu, sekarang."kata Danny ke Renata.


"Aku capek banget weh."jawab Renata lesu.


"Capek iya tidur,Renata."balas Danny membuat Renata tambah kesal.


"Kamu ini pemaksaan banget sama aku dari dulu,kalo gue capek iya capek lah."kata Renata ngegas dan galak.


"Kenapa kamu hari ini emosi sekali, jangan bilang kamu lagi datang bulan."tebak Danny membuat Renata malu.


"Sembarangan kamu nih,gue lagi tak datang bulan, puas kamu."kata Renata sambil mengelak.


"Eh kamu suruh David dan Jun damai dong,kan kamu biang masalahnya diantara."kata Danny serius.


"Kayak apa iya mereka itu yang rebut aku, secara kan aku ini emang cantik dari bayi makanya 2 sahabat mu rebutan aku hahaha."jawab Renata sambil tertawa dan pede banget dengan dirinya sendiri.


"Jangan mentang-mentang lo cantik,kamu seenaknya saja,gue juga ganteng dari bayi wlek."balas Danny juga gak mau kalah dengan Renata yang pede banget.


Jonathan bosan dengar percakapan unfaedah dari Renata dan Danny,sejak Sean nikah dengan Clara, hubungan Danny dan Renata saling ngegas pokoknya tapi lebih akrab gitu.


"Kalo kamu ganteng kenapa kamu tidak merebut aku."ucap Renata membuat Danny berpikir lagi.


"Kalo gue rebut kamu yang ada kakak sepupu mu gak kabar nikah dengan kakakku heh."balas Danny kesal.


"Sudah ribut nya,kalo ribut lagi,aku gak segan-segan menikahi kalian berdua sekarang,sama seperti pengantin disini."ancam Jonathan membuat Danny dan Renata terkejut.


"Jangan Kak Jo,adek masa depannya masih panjang seperti jalan tol."kata Renata dengan wajahnya yang sok imut.


"Kak Jonathan,aku masih punya kekasih lo."sambung Danny juga.


"Iya sudah,suruh David dan Jun kesini,suruh dia hadapi saya sekarang juga."perintah Jonathan serius.


Danny pergi sebentar dan memanggil David dan Jun sedangkan Renata di hati nya lagi kacau karena kakaknya lagi.

__ADS_1


🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉.


Selamat Tahun Baru 2022


__ADS_2