Ada Apa

Ada Apa
72


__ADS_3

🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂


2 bulan sudah murid kelas 12 pada menghadapi ujian nasional,,Renata sudah berusaha keras agar dirinya bisa mengerjakan soal ujian nasional.


"Adek sudah belajar dengan baik jangan lupa iya berdoa sebelum ujian dimulai."pesan Mona lembut dan mengusap puncak kepalanya Renata.


Pesan yang diberikan oleh mamanya membuat mata Renata berkaca-kaca.


Bukan perkataan itu melainkan gak rela masa sekolahnya sebentar lagi akan berakhir di acara kelulusan sekolah nanti.


Dirinya belum puas sekali menikmati masa sekolahnya. Orang bilang masa sekolah yang hal paling menyenangkan.


"Iya Ma,adek berangkat sekolah dulu."pamit Renata tak lupa dia juga mencium punggung tangan mamanya.


"Ma,aku berangkat dulu iya."pamit Jonathan juga mencium punggung tangan mamanya.


"Hati-hati dijalan iya anak-anakku."jawab Mona lembut.


🍁🍁🍁🍁🍁


Di sekolah pada sunyi dan tenang karena ada ujian nasional.


Renata sedang mengerjakan soal ujian dengan baik karena materi yang ada di soal sudah di pelajari.


Murid yang lain pada pusing saat mengerjakan soal ujian.


2 jam kemudian ujian pertama sudah selesai tinggal 2 hari lagi semua murid bertempur dengan ujian nasional.


"Renata, tunggu aku."teriak Marian heboh.


"Apa weh."tanya Renata polos.


"Lapar nah."rengek Marian pada Renata.


"Iya makan lah."ucap Renata enteng dan polos.


"Makan dirumahmu lah."kata Marian polos.


"Emangnya rumah aku ini tempat rumah makan apa."ujar Renata sedikit kesal tapi dia sahabat gilanya.


"Kan mamamu gak marah kok kalo aku makan dirumahmu."jawab Marian dengan polosnya.


"Porsi makan mu kayak gajah tahu."balas Renata ngegas.


"Iya kamu sendiri juga porsi makanmu jumbo wlek."ucap Marian dengan menjulurkan lidahnya ke Renata.


"Setelah ujian kita pancing kita yuk."ajak Odelia pada Marian dan Renata. Belinda dia tak bisa ikut join karena nanti dia harus ke luar negeri.


"Aku tak pandai pancing ikan, Kak Ezra paling pandai pancing ikan di sungai atau laut."jawab Renata polos.


"Sekalian ajak Kak Ezra saja kalo gitu."ucap Marian dengan semangatnya.


Ada Ezra juga Renata tetap malas tahu belum lagi Jonathan merengek mau ikut padahal ini urusan anak perempuan loh.


"Bahas apa kalian bertiga."tanya Jonathan datang dari kantor hanya jemput adeknya doang.


"Tidak per............"kata Renata tapi di potong oleh Marian.


"Mau pancing ikan pas selesai ujian nanti."jawab Marian yang berani memotong ucapan dari Renata.


"Sialan nih bocah."batin Renata jengkel dan moodnya hilang.


Renata langsung buang muka saat melihat wajah dari Marian sumpah ini gadis lagi sensitif karena lagi datang bulan.


"Heh mukamu kayak orang lagi kesal saja."tanya Ezra pada Renata.


Bukannya jawab melainkan ada seseorang yang menghampiri Renata lalu menampar pipi Renata.


Ya orang itu adalah Michelle.

__ADS_1


"Kurang ajar kamu Renata,berani banget kamu dekat sama cowok gue."marah Michelle dan Renata masih terdiam dan memegang pipinya yang ditampar oleh Michelle.


Semuanya pada kaget pas Renata di tampar oleh Michelle.


Michelle tak tahu siapa di samping nya Renata maksudnya Jonathan dan Ezra gitu.


Jonathan ingin sekali memarahi gadis yang berani tampar pipi dari adeknya,dia gak pernah menampar wajah adeknya meskipun dia sering marah dan kecewa dengan adeknya bahkan dia tak pernah main tangan dengan adeknya.


Tapi Renata melarangnya karena ini dia bisa menyelesaikan masalahnya.


"Cowok yang mana dulu."tanya Renata dengan wajahnya yang tenang tapi dalam hatinya dia marah sekali.


"Oh kamu gak tahu iya ,jangan pura-pura jadi orang,cowok gue ......(sengaja saya tidak kasih namanya),2 hari yang lalu kamu berusaha genit ke dia kan bahkan teganya kamu merusak hubungan gue dan Jun."ucap Michelle sangat marah.


"Aku gak genit sama pacar kamu iya kamu salah lihat 2 yang lalu aku dirumah saja bahkan tidur seharian,aku juga tak merusak hubungan kamu dan Jun,kamu kali yang selingkuh dari dia makanya dia putus sama kamu,mana orang tahan sama pacarnya yang hobinya selingkuh kayak kamu itu, soal kamu dan Jun putus itu juga gak ada hubungannya dengan aku."ucap Renata membuat hatinya Michelle tersinggung dan dirinya malu karena ucapan dari Renata.


"Tapi apa...",ucap Michelle saat mencari alasannya tapi gak bisa melanjutkannya.


"Tapi apa, kamu pintar cari alasan biar aku yang di salah kan mulu dengan mu,kita gak saling kenal gila,."kata Renata marah.


"Sialan kamu Renata Hadikusuma."teriak Michelle dan melayangkan tangannya ke wajah Renata tapi untungnya Jonathan menahan tangan dari Michelle.


"Sudah kelahinya,dan kamu jangan ganggu adek saya,saya tahu 2 hari yang lalu adekku hanya dirumah saja sendirian tanpa di temani siapa-siapa,kamu tahu apa tentang adek saya,saya sudah kenal adekku sejak adekku baru lahir hingga sekarang dan aku tak pernah menampar wajah adekku sekalipun aku sering marah dan kecewa dengan adekku, lebih baik kamu urusan dirimu sendiri sana."ucap Jonathan marah dan Michelle langsung ketakutan.


Michelle baru tahu jika pria bertindik hidung dan badannya tinggi ini lengkap dengan wajahnya yang tampan dan dingin adalah kakak dari gadis yang dia tampar tadi.


Jonathan langsung membawa adeknya pulang ke rumahnya sedangkan Ezra awalnya ingin jemput Odelia malah ketemu sama Jonathan di sekolah.


🍁🍁🍁🍁🍁


"Kakak."panggil Renata takut.


"Ada apa adekku sayang."tanya Jonathan dengan lembut.


"Kakak apa adek ini merusak hubungan orang iya."tanya Renata dengan wajahnya yang serius.


"Tidak, dia sengaja melakukan itu untuk menutupi perselingkuhannya dengan pria itu,dia hanya incar harta dari keluarganya Jun karena hasutan dari bapaknya dan menuduh mu dek."jawab Jonathan serius karena dia sudah tahu latar belakangnya Michelle yang terkenal mata duitan.


"Aku percaya dengan adek tapi sekarang adek lagi ujian dan jangan banyak berpikir seperti itu."kata Jonathan lembut lalu menatap wajah adeknya yang polos dan lugu dan menyentuh pipi Renata yang kena tamparan tadi.


"Masih sakit kah pipimu dek."tanya Jonathan lembut.


"Tidak Kak."jawab Renata dengan baik' saja.


🥀🥀🥀🥀🥀


Hari ke 3 ujian nasional, Renata bergegas pulang ke rumahnya karena ujian sudah selesai tapi dirinya melihat Jun di taman sekolah dengan seorang diri.


"Kamu lagi menunggu siapa,Ren."tanya Jun juga melihat Renata yang lagi bingung kayak orang gila.


"Oh aku lagi tunggu kakakku tapi kakakku ada rapat."jawab Renata dengan canggung.


"Oh gitu,aku minta maaf soal cewek gila yang kemarin itu."maaf Jun dengan tulus.


"Itu bukan salahmu,dia sengaja melakukan itu."jawab Renata tulus lalu tersenyum manis dan tulus pada Jun.


Selama 3 tahun di sekolah yang sama Jun baru pertama kali melihat Renata dengan senyuman yang manis dan tulus bahkan dia jauh lebih cantik jika dia tersenyum.


"Baru kali ini aku melihat mu tersenyum."kata Jun ketika melihat Renata.


Renata langsung salah tingkah karena Jun bilang dia baru pertama kalinya tersenyum ke hadapan remaja laki-laki julid ini.


"Iya kah."tanya Renata dengan menggaruk kepalanya yang gatal sekali karena ada bunga jatuh di kepalanya.


"Sialan nih bunga kenapa jatuh di kepala gue,sudah tahu gue lagi alergi bunga."batin Renata kesal.


"Sepertinya kamu alergi bunga deh."tebak Jun mengetahui bahwa gadis disampingnya ini lagi alergian.


"Iya."jawab Renata seadanya.

__ADS_1


Jun mengambil bunga di atas kepalanya Renata lalu membuangnya.


"Terimakasih Jun."ucap Renata dengan tulus.


Baru kali ini juga Renata berbicara dengan lembut biasanya dia sangat dingin.


"Kau tidak pulang."tanya Jun bingung.


"Kau mengusir ku."kata Renata dengan kata bercanda.


"Itu ada kakakmu di belakangmu."kata Jun pas melihat ada Jonathan datang dan mengacaukan suasana 2 manusia yang berbeda karakter.


Renata menoleh ke belakang dengan raut wajah yang bingung.


"Kakak gak rapat kah."tanya Renata bingung.


"Di batalkan dek,ayo pulang sekarang."jawab Jonathan dengan dingin lalu menatap ke Jun.


"Ayo dah kita pulang."balas Renata dengan mukanya yang semangat.


"Ren,ini buatmu."ucap Jun saat menahan tangan Renata ketika dirinya mau pulang.


"Apa ini Jun."tanya Renata bingung.


"Itu undangan ulang tahun adekku,2 hari lagi adekku ulang tahun datang iya."jawab Jun santai.


"Oh ini ulang tahun adekmu,aku pasti datang kok... terimakasih atas undangannya dan aku pamit pulang dulu,salam buat adekmu iya."kata Renata lembut.


Jonathan sudah duluan daripada adeknya karena dia malas berurusan dengan remaja ini.


🍁🍁******🍁🍁


Renata datang ke acara ulangtahun adek dari Jun,baru kali ini Jonathan merengek mau ikut acara ginian.


"Padahal Kakak gak di undang loh."kata Renata polos.


"Apa aku gak diundang, heh bodoh amat yang penting aku mau ikut titik,kenapa ini acaranya kayak anak dibawah 5 tahun iya."ucap Jonathan baru menyadari usia adek dari Jun.


"Jun,aku mau tanya berapa usia adekmu weh."tanya Renata polos.


"Oh umurnya 3 tahun."jawab Jun santai.


"Seumuran keponakan gue dong."balas Renata kaget dan Jonathan juga kaget.


"Aku dan adekku beda 15 tahun jaraknya."kata Jun santai.


"Emangnya ibumu nikah muda kah."tanya Jonathan serius.


"Iya Kak,mommyku nikah di usia 18 tahun sedangkan Daddy ku nikahnya 33 tahun,jarak usia orang tuaku 15 tahun."jawab Jun.


"Pantas mamamu muda banget, ternyata nikah muka toh."balas Renata kaget.


"Aku dulu pernah menikah di usia segitu tapi sayangnya istriku sudah meninggal dunia karena penyakit."kata Jonathan sendu karena merindukan sosok istrinya.


Jun hanya bisa diam karena tak ikut campur dalam urusan Jonathan walaupun dia sudah tahu jika pria bertindik hidung ini dulunya pernah menikah lalu menjadi seorang duda.


Tanpa disadari oleh Jonathan,Jun dan Renata, David mengepal tangannya dengan kuat karena Jonathan lebih akrab dengan Jun daripada dirinya padahal Jonathan sudah lama mengenalnya bahkan dia juga cemburu karena Renata sekarang berbicara kepada Jun dengan santai.


"Aku harus rebut Renata dari Jun."batin David.


Setelah acara selesai Renata langsung berpikir aneh apakah nanti Jun pergi atau tidak di hadapannya nanti.


"Ada apa denganku."batin Renata.


Sama seperti Renata,Jun tak yakin jika dirinya jujur ke Renata pas acara kelulusan SMA nanti.


"Aku harus jujur dengannya,ada apa juga dengan aku iya."batin Jun.


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁

__ADS_1


Kenapa saya tidak update karena NT error.


Di bab sebelumnya bakal ada acara sedih siap-siap tisu iya.


__ADS_2