Ada Apa

Ada Apa
71


__ADS_3

Mona masih marah dengan kedua anaknya bahkan makan malam saja dia memilih makan sedikit itu membuat Agung bingung.


"Ada apa sayang."tanya Agung ke istrinya.


"Tanya sama kedua anakmu."jawab Mona dengan ketus ke suaminya.


"Kenapa kalian berdua bikin mamamu kayak gini."tanya Agung marah kepada kedua anaknya.


"Adek cuma pergi jalan-jalan saja kok tapi mama yang marah-marah terus,."marah Renata emang lagi kurang ajar sama kedua orangtuanya.


"Tapi adek harus ijin sama papa atau mama bukan pergi seenaknya saja."marah Agung balik ke anaknya.


"Adek gak pegang ponsel?puas."jawab Renata marah dan jengkel.


"Renata Hadikusuma,bisa kah adek sopan sedikit dengan papamu."marah Agung sekali dengar jawaban dari Renata.


"Papa sendiri kenapa kayak gitu ke anaknya."sindir Renata bikin Agung naik darah.


Drama adu mulut ini membuat Jonathan dan Mona cuma mengelus dadanya apalagi Renata makin hari makin gila.


"Sudah pang adek jangan seperti itu sama papa, cepat adek minta maaf ke papa sekarang."tegur Mona saat dirinya tak tahan melihat adu mulut suami dan putrinya.


"Adek gak mau.,"tolak Renata marah.


"Kenapa dek."tanya Mona mulai naik pitam.


"Seharusnya papa juga jemput adek dong,masa 2 jam lamanya adek menunggu Kak Jo sampai digigit nyamuk pula."jawab Renata jengkel dan memilih berhenti makan malamnya lalu meninggalkan ruang makan.


"Maafkan aku tadi aku banyak kerjaan sampai gak bisa jemput adek."maaf Jonathan secara tulus.


"Kerjaan kan bisa tunda nak,kenapa kamu semakin hari semakin gila kerja saja,papa tahu kamu kayak gini tapi kamu kan sudah berjanji kepada papa dan mama kalo kamu akan tanggung jawab untuk antar atau jemput adek dan memberi uang saku ke adekmu,kamu harus tanggung jawab nak , jangan ingkar janji ke dirimu sendiri."ucap Agung dengan tatapan serius.


"Iya Pa."jawab Jonathan santai.


Renata diam-diam menguping pembicaraan bapak dan anak itu namun ada bunyi telpon rumah.


"Siapa yang nelpon."batin Renata kesal.


Renata mengangkat telpon dari seseorang.


"Halo ini dengan siapa."tanya Renata penasaran.


"Ini siapa iya."tanya orang itu dengan bingung di seberang sana.


"Loh saya tanya anda kenapa anda malah bertanya balik ke saya."teriak Renata marah dan emosi.


"Itu siapa dek."tanya Jonathan datang dari ruang makan.


"Orang gila."jawab Renata polos.


Jonathan mengambil telpon rumah dari tangan adeknya dan mengangkat suaranya.


"Halo ini dengan siapa."tanya Jonathan dengan serius.


"Lah ini siapa iya."jawab orang misterius di seberang sana.

__ADS_1


"Fix ini orang gila benaran."batin Jonathan.


"Lah saya bertanya dengan anda kenapa anda malah balik bertanya."kata Jonathan kesal dan jengkel.


"Anda ini XXXX kah(karena saya malas tambah nama lagi."tanya orang misterius lagi.


"Lain,nama saya Jonathan Hadikusuma."jawab Jonathan sangat jengkel sekali.


"Maaf saya salah sambung."ucap orang itu dan langsung mematikan telponnya.


Jonathan menutup kembali telpon rumah.


"Siapa itu kakak."tanya Renata penasaran.


"Laki sih tapi suaranya bencong banget dek,itu orang yang suka sesama jenis lah."jawab Jonathan santai.


"Jadi suka terong sama terong gitu."kata Renata dan Jonathan mengangguk saja.


Kalian tahu alasannya kenapa Jonathan pulang duluan karena di godai para banci-banci di club malam. Dia sangat risih sekali di sana belum lagi banyak para cewek seksi juga menggoda dirinya.


"Jangan jangan orang itu yang godai kakak waktu 5 hari yang lalu,iya kan."tebak Renata asal-asalan saja.


"Nah itu adek tahu, tapi mereka bertiga gak tahu malahan."kata Jonathan kaget juga waktu adeknya menebak dirinya di godai.


"Adek mau tidur,sudah mengantuk."kata Renata polos dan matanya sudah mengantuk.


"Kok dia bisa tahu nomor ini iya."batin Jonathan.


Daripada dia pusing sendiri lebih baik dia balik ke kamar saja karena mau istirahat buat kerja besok.


🥀🥀🥀🥀🥀


"Apa weh,Mar."kata Renata bingung.


"Ren,nanti temani aku iya pas pulangan sekolah nanti,tenang saja aku bawa helm buatmu."kata Marian dengan nafasnya yang ngos-ngosan karena lari.


"Kemana Mar."tanya Renata curiga banget.


"Iya nanti aku kasih tahu lah tapi gak sekarang."jawab Marian sangat yakin.


"Cepat jawab yang benar jangan bikin aku penasaran dan curiga ke kamu."ucap Renata tak sabaran.


"Nanti aku kasih tahu aku mau ke kelas dulu princess Hadikusuma."kata Marian sengaja tidak memberitahu ke Renata.


Renata juga mau ke kelas karena takut sang guru masuk duluan daripada dirinya.


🍀🍀🍀🍀🍀


Renata sekarang berada di perpustakaan dan mencari bahan materi yang ada di buku lah.


Kenapa dia tidak ke kantin karena dia malas ke kantin dan memilih bawa bekal,tidak aneh sih bagi dia.


Wajah dingin dan ayu ini sangat serius jika membaca buku banyak para laki-laki yang melihat wajah dari Renata yang lagi serius baca buku.


Tak hanya di sekolah sih tapi di kantor juga banyak laki-laki yang terpesona dengan dirinya hanya saja Renata tak menganggapnya laki-laki itu.

__ADS_1


Kenapa Renata yang paling sering di sorot oleh media di bandingkan kakak atau sepupunya karena media sangat penasaran dengan kehidupan dari Renata tapi sayangnya Renata tidak pernah mau mencari ketenaran meski dia berasal dari Keluarga Hadikusuma.


Setelah selesai mencari bahan materi Renata kembalikan buku ke tempat semula dan kembali ke kelas.


Renata berpapasan dengan Jun dan Danny tapi Jun lebih dingin dan Danny malah asyik bermain game.


Tanpa peduli ada Renata disini Jun malah asyik menelpon kekasihnya dengan kata kata yang menyindir Renata.


Air mata lagi-lagi mengalir di pipinya karena dirinya di hina dan disindir.


Cepat cepat Renata melangkah kakinya ke kelas sambil menghapus air matanya dengan kasar.


Danny bingung kenapa Jun lebih dingin ke Renata tapi dia juga malas bertanya yang ada dia yang ikut campur urusan itu.


"Renata."panggil David saat mau masuk ke kelas.


Renata langsung menoleh tapi dia tak membalasnya dan langsung masuk ke kelas.


🍁🍁🍁🍁🍁


Marian mengajak Renata pergi ke toko kue ternyata pas pulangan sekolah.


"Aku kira mau mau kemana kah sekalinya kesini toh."kata Renata merasa Marian mengajak ke tempat yang aneh-aneh.


"Aku ingin kesini tapi gak ada teman hehehe iya sudah aku bawa kamu kesini."jawab Marian sangat santai.


"Gak papa lah,aku juga sudah lama gak kesini."balas Renata santai sambil menikmati makan kue tapi bukan makan cantik iya.


"Makanya aku ajak kamu kesini."kata Marian dengan gaya centilnya.


Renata agak geli dengan gaya centil dari Marian padahal dirinya juga centil sih hehehe.


🌿*****🍁


Renata menjenguk Anin dengan membawa kue yang dia beli sama Marian,Marian juga membeli kue buat Anin dan ibunya.


"Kakak Renata."panggil Anin senang.


"Hai juga,ini teman kakak loh cantik kan, namanya Marian."ucap Renata dengan perkenalan Marian ke Anin.


"Halo Kak Marian."sapa Anin ceria.


"Halo adek cantik."kata Marian senang.


Keduanya mengajak Anin jalan-jalan sebentar saja meskipun cuma keliling taman saja.


20 menit sudah waktunya Renata dan Marian harus pulang apalagi kejadian kemarin membuat Renata dimarahi oleh mama dan papanya.


"Terimakasih sudah antar aku pulang dan hati-hati dijalan."kata Renata tulus.


"Iya sama-sama."jawab Marian lalu melajukan motornya.


Renata masuk kedalam rumahnya tapi kali ini rumahnya sepi karena mamanya mulai syuting film lagi.


"Sepi banget gila."batin Renata saat dirinya duduk di sofa ruang tamu.

__ADS_1


Tak lama matanya mulai mengantuk dan tertidur di sofa karena banyak pikiran.


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


__ADS_2