
Renata dan Jonathan sudah sampai di festival buku sekalian selepas penatnya di kantor tadi itu.
Lagi-lagi pesona dari Jonathan selalu menjadi pusat perhatian dari semua orang tanpa pengecualian.
"Resiko orang ganteng mah beda kali"batin Jonathan.
Sandra dan kedua adeknya tak sengaja melihat ada Jonathan dan Renata di festival buku tapi Sandra tiba-tiba terpesona dengan ketampanan dari Jonathan.
"Dia sangat tampan daripada Bobby tapi sayangnya dia dingin sekali"batin Sandra.
"Kak Sandra lagi lihati siapa"tanya John polos.
Sadar dirinya melamun,Sandra tidak menjawab pertanyaan dari adek bungsunya dan memilih berjalan melihat ada buku disini.
"Kak Jo kenapa"tanya Renata bingung.
"Aku tidak apa-apa Dek,ayo kita jalan-jalan dulu"ucap Jonathan lembut.
Seperti orang lagi berpacaran iya padahal mereka berdua adalah kakak beradik hehehe.
Skip.
Renata duduk disampingnya Jonathan di sofa dengan berjauhan di ruang keluarga.
Hanya mereka berdua saja di rumah pasti rasanya canggung hehehe.
"Dek duduk disini coba jangan duduk berjauhan dengan aku"ucap Jonathan.
Renata duduk berdekatan dengan kakaknya sambil menonton kartun di televisi.
"Kenapa adek canggung dengan kakakmu sendiri"tanya Jonathan agak kesal dengan adeknya.
"Tidak kok tapi agak aneh sih"kata Renata.
"Letak anehnya dimana"tanya Jonathan.
"Iya masa kita kayak pasangan kekasih sih kan lucu tahu"jawab Renata dengan polosnya.
"Adek itu cuma gadis polos saja eh tapi adek pernah berciuman kan sama gurumu yang tampan tapi brengsek"kata Jonathan serius.
Renata kaget mendengar perkataan dari Kakaknya sendiri padahal dia tak pernah bercerita dia pernah berciuman lalu bagaimana kakaknya bisa tahu tentang itu.
"Bingung kan kenapa aku bisa tahu tentang itu"ucap Jonathan.
"Tunggu aku pulang dari Bandung,baru aku cerita semuanya dan aku mau tidur dulu karena sudah malam"lanjut Jonathan.
Jonathan bangkit dari sofa dan bergegas ke lantai 2 sedangkan Renata hanya diam terkaku di sofa.
__ADS_1
Besok siang.
Marian dan Belinda menginap di rumahnya Renata karena Jonathan pergi ke luar kota selama 4 hari.
"Ren,kakakmu itu dulu pernah dekat dengan almarhumah Maya Kusnadi kah"tanya Belinda kepada Renata.
"Iya"jawab Renata seadanya.
"Beruntung sekali iya Kak Maya dekat dengan kakakmu tapi kamu yang lebih beruntung lagi karena kamu adalah adek kandungnya"ucap Belinda iri dengan Maya dan Renata.
"Kakakmu itu bukannya Pak Juan iya"tanya Marian kepada Belinda.
"Iya tapi jangan bilang siapa-siapa iya"ucap Belinda meminta mohon kepada Marian dan Renata.
Renata hanya diam saja karena dia sudah tahu langsung dari Juan sedangkan Marian baru tahu malahan.
Di kota Bandung.
Jonathan hanya menatap rumah orangtuanya Maya yang mewah dan sepi.
Rumah Maya ada 2 yaitu di Bandung dan Jakarta hehehe.
"Aku kangen denganmu sayang"batin Jonathan.
Flashback.
"Malas ah lihat bintang ini"tolak Jonathan.
"Kamu jahat deh sama aku iya"rajuk Maya dengan manja.
"Kenapa aku tolak karena kamu bisa mengalah bintang di langit yang indah"gombal Jonathan kepada Maya.
Maya jadi tersipu malu karena gombalan dari Jonathan.
Flashback end.
Jonathan bergegas pergi dari tempat ini karena dia takut jika kedua orangtuanya Maya menghampiri dirinya dan menyuruh dirinya masuk ke dalam rumah mewah itu.
Tanpa disadari oleh Jonathan, Leticia melihat Jonathan sedang menatap rumah mewah itu dan berpikir apa hubungannya rumah mewah itu dan Jonathan.
"Siapa pemilik rumah ini dan aku saja yang tidak memiliki rumah sebesar ini"batin Leticia.
Yap sekarang Leticia sekarang pindahkan ke Bandung sedangkan Jaden masih tinggal sama omnya yang sebentar lagi Jaden harus melanjutkan sekolah kedokterannya di Jerman 4 bulan nanti.
"Ayah dan ibu,kakak kangen"batin Leticia lagi-lagi teringat dengan kedua orangtuanya.
"Heh kamu lagi ngapain"tanya Danny ke Carissa.
__ADS_1
"Lagi main boneka bang"jawab Carissa polos.
"Iya deh"balas Danny malas karena pasti Carissa menyuruh dirinya juga bermain boneka.
"Adek,Abang boleh ikut main gak"tanya Jaden.
"Gak boleh nanti Abang malu"jawab Carissa.
"Iya deh"balas Jaden mengalah.
"Sepi sekali di rumahku, Kak Cia dipindahkan ke Bandung"batin Jaden.
"Heh btw si fuckboy itu sama Renata cocok juga iya"kata Danny.
"Si Rayson, emangnya kenapa"tanya Jaden dan David.
"Soalnya gue kemarin gak sengaja melihat mereka berdua di lapangan basket"kata Danny.
"Cocok sih tapi Renata mau kagak sama dianya"ucap Jun.
"Heh kamu bilang begitu karena kamu cemburu kan sama Rayson dan Renata"ledek Jaden.
"Aku cuma tanya saja kok"bantah Jun.
"Gak penting sih kita bahas 2 manusia itu"sambung David.
Renata sedang bernyanyi sambil bermain gitarnya di rumah bersama 2 sahabatnya.
"Ren,suara kamu sangat bagus loh"puji Marian.
"Iya Ren,aku yakin kamu pasti jadi penyanyi terkenal hehehe"sambung Belinda.
Sebenarnya Renata ingin jadi penyanyi tapi tidak di dukung oleh kedua orangtuanya karena menjadi penyanyi membuatnya sakit tenggorokan.
"Aku ingin jadi penyanyi tapi tidak di dukung"batin Renata sedih.
"Thanks you"ucap Renata tulus sambil tersenyum.
Renata melanjutkan nyanyian sambil bermain gitar kesayangannya.
.....
Leticia sedang menelpon adeknya di Jakarta tanpa sadar dia menabrak Jonathan di cafe.
"Maaf Mas,saya tak melihat tadi"ucap Leticia gemetar.
"Lain kali jangan teledor jadi manusia"kata Jonathan dingin tanpa melirik Leticia.
__ADS_1
Jonathan keluar dari cafe sedangkan Leticia masih melanjutkan telponnya dengan adeknya yang terputus tadi.