
Renata sudah sampai dirumahnya, orang yang menyambut nya adalah Agung.
"Adek gak papa kah."tanya Agung lembut.
"Adek gak papa hari ini."jawab Renata lesu.
"Tidur sudah dek,adek pasti lelah menghadapi 2 kuntilanak itu."kata Mona lembut, kebetulan saja dia melihat putrinya sudah datang.
"Selamat malam papa dan mama, adek mau tidur dulu."jawab Renata kembali ceria.
"Selamat malam juga putriku sayang."balas Mona ke anaknya.
"Selamat malam juga buat princess nya papa."kata Agung lembut.
Renata naik ke atas lalu ke kamarnya karena capek dan lelah.
"Tapi ada 2 kuntilanak yang belum selesai, Mama."kata Agung serius.
"Apa itu."tanya Mona bingung.
"Irena dan Rossa."jawab Agung serius.
"Astaga itu belum tuntas kah,Papa."tanya Mona serius.
"Belum Ma."jawab Agung singkat.
"Ma,kapan kita bilang jujur ke adek,ini sebentar lagi adek mau 18 tahun lo."kata Agung serius dan sedikit takut dengan kenyataan jika putrinya benci kepadanya.
"Pa,mama cari waktu yang pas untuk memberitahu ke adek,saat ini hanya kita berdua,mama,papa, Argi,Aldo,Alan,Laura dan Sabrina saja yang tahu yang lain gak tahu ,di sisi lain mama juga takut jika adek benci sama kita berdua,Pa,mama takutnya nanti adek marah sama kita pa, selama ini mama ingin berbicara jujur ke adek tapi lidah mama gak mampu,mama lebih takut lagi kalo adek pergi menjauh dari kita tapi mama usahakan agar adek bisa menerima kenyataan ini, kenyataan itu takutnya adek benci,marah dan jengkel ke kita,Pa."jawab Mona sedih dan Agung memeluk istrinya dengan erat.
"Papa justru takut dengan kalo nanti kita bilang jujur ke adek,adek malah menjauh dari kita,Ma,papa gak rela nanti kalo adek pergi meninggalkan kita disini ketika bilang jujur ke adek."balas Agung tak rela putrinya menjauh darinya.
Tanpa mereka sadari, Jonathan menguping pembicaraan kedua orangtuanya, justru dia penasaran kenapa kedua orangtuanya ingin bilang jujur kepada Renata, terus kenapa dia penasaran dengan adek nya waktu bayi.
"Sebenarnya apa yang disembunyikan oleh mama dan papa tentang adek."batin Jonathan yang masih penasaran.
Dengan cepat Jonathan harus mencari informasi yang disembunyikan oleh Agung dan Mona selama hampir 18 tahun lamanya.
🍁🍁🍁🍁.
"Pagi mama."sapa Renata dengan ceria.
"Pagi juga adek,adek semangat sekali mau berangkat kerja iya."ucap Mona lembut.
"Iya mama."jawab Renata dengan ceria lagi.
Mona melihat wajah ceria milik Renata rasanya perih di hati jika dia ingin menceritakan tentang Renata yang sebenarnya,Mona terlalu takut dengan kenyataan itu,dia terlalu sering memarahi Renata yang hampir 18 tahun lamanya karena ulah nakal dari Renata sendiri.
"Semoga adek gak benci dan menjauh dari aku,aku gak rela sekali,Tuhan."batin Mona.
"Mama kok melamun sih."kata Renata bingung.
__ADS_1
"Gak kok adek,adek panggil dulu kakak dan papamu diatas."kata Mona lembut.
"Ok mama."jawab Renata dengan ceria lagi.
Renata segera ke atas untuk memanggil Jonathan dan Agung yang lagi sibuk di kamar tapi kamar masing-masing.
.....
"Kak Ezra, lagi apa kok tumben kesini."tanya Odelia polos.
"Aku kangen kamu hehehe."jawab Ezra ala bucin hahahaha.
"Gimana kabar dari nenek,Kak Ezra."tanya Odelia bukan bertanya tentang Ezra melainkan Azura.
"Nenek baik' saja kok,tadi malam nenek nginap di rumahku, awalnya ayah dan bunda kaget tapi ujung-ujungnya menangis karena lama gak ketemu."jawab Ezra sedikit bete kenapa dirinya tidak di tanyakan.
"Aku kesini mau ajak kamu jalan-jalan."kata Ezra lembut dan kalem.
Hati Odelia lagi berbunga-bunga eeaaahh,
"Oh iya Kak Ezra,aku sudah siap nih."jawab Odelia senang.
"Ayo kita jalan-jalan."balas Ezra dengan senang hati.
"Gimana dengan kabarmu hari ini,Ren."tanya Jun lembut ketika melihat wajah gadis itu sedih.
"Aku tak baik-baik saja,sejak tadi malam."jawab Renata dengan jujur.
"Irena dan Rossa, selalu muncul di pikiranku,Jun."kata Renata tanpa memanggil Irena dengan sebutan Tante dan Rossa tanpa disebutkan dengan kakak.
"Aku tak tahu tentang keluarga itu, lagipula aku bukan orang yang suka bergosip ria dengan siapapun."balas Renata jujur.
"Oh kamu ada waktu gak."tanya Renata lembut.
"Hari ini aku free."jawab Jun santai.
"Kalo gitu kamu ajak aku jalan dong, terserah mau kemana yang penting jangan ke club atau tempat diskotik lah."ucap Renata lembut.
Jun tak pernah ke tempat club atau diskotik selama 18 tahun lamanya,baginya tempat itu kuno dan jelek hahahaha.
"Baik Nona Hadikusuma yang paling cantik."kata Jun sambil tersenyum.
Jonathan sedang mengawasi Roy dari belakang, Roy sedikit tak tenang karena anak dari bosnya selalu mengikutinya dari pagi hingga sore.
"Ada gak hasilnya,jangan bilang Paman juga sembunyikan sesuatu dari aku."ucap Jonathan sudah tak sabaran di mukanya.
Bahkan Sean juga ikut ikutan Jonathan yang mengikuti Roy dari tadi tapi dia tak tahu kenapa Jonathan meminta tolong kepada Roy.
"Saya tidak sembunyikan sesuatu dari anda, jujur saya tak pernah ikut campur dalam urusan rumah tangga dari kedua orangtua anda."jawab Roy tegas.
"Dari jawaban anda kurang meyakinkan, jujur saja ke aku, Paman."balas Jonathan tak terima.
__ADS_1
"Sembunyikan apa sih,kok jadi kepo aku."tanya Sean kepo dan menatap wajah dari Jonathan dan Roy.
"Diam kamu,ini urusan aku dan Paman Roy, lebih baik kamu urus istri kamu yang sedang hamil itu."jawab Jonathan galak.
"Paman Roy,dia minta apa sih sampai segitunya dia kepo setengah mati."tanya Sean ke Roy dan mengabaikan jawaban dari Jonathan.
"Kejadian 18 tahun yang lalu."jawab Roy polos.
"18 tahun yang lalu bukannya Renata sudah lahir iya."batin Sean jadi penasaran.
"Roy lebih baik kamu pulang saja,biar saya urus anak dan keponakan saya."ucap Argi tegas.
Untungnya Argi datang di antara ketiga pria ini dan 2 pria dewasa tersebut terlalu penasaran dengan masa lalu, Roy segera harus pulang sebenarnya dia sudah mau pulang tapi di tahan terus oleh Jonathan.
Setelah Roy gak ada di kantor,Argi membawa Jonathan dan Sean ke rumahnya.
.......
Dirumah Argi,ada Azura dan Clara yang sedang masak buat makan malam.
Awalnya Argi malah biasa saja melihat Azura tetapi ujungnya malah menangis maksudnya tangisan yang paling haru biru.
"Sudah pulang adek,loh kok ada Jonathan kesini,ada masalah kamu sama kedua orangtuamu dan adekmu dirumah."ucap Azura lembut tapi bingung dengan Jonathan.
Tanpa basa-basi Jonathan langsung bertanya ke Azura.
"Nenek,apa Papa dan Mama ada sembunyikan sesuatu di waktu 18 tahun yang lalu."tanya Jonathan serius dan tatapan matanya yang tajam.
Azura dan Argi langsung terdiam sejenak sedangkan Sean dan Clara juga penasaran apa yang tanyakan oleh Jonathan.
"Nenek, jawab pertanyaan aku sekarang,nek."ucap Jonathan tak sabaran.
"Nenek,aku tadi malam gak sengaja mendengar percakapan papa dan mama waktu aku pulang,apa rahasia mama dan papa sampai mama dan papa takut jika adek pergi menjauh dari keluarga ini, maksudnya apa ini,nenek."kata Jonathan sudah habis kesabaran nya
Clara justru penasaran dengan masa lalu Renata.
Azura menyuruh semuanya duduk dulu di sofa lalu mulai mengatakan itu tapi Azura malah menangis duluan.
"Makasih sudah mampir kesini,Jun."ucap Mona lembut.
"Sama-sama Tante."jawab Jun sopan.
"Lain kali kamu sering kesini iya,siapa tahu cocok kamu sama keluarga disini."kata Mona senang.
"Iya Tante,saya pamit pulang dulu."pamit Jun lembut.
"Hati-hati dijalan nak."kata Mona lembut.
Jun harus pulang kerumahnya takut nanti dirinya dimarahi oleh Michael sang ayahnya sedangkan Renata sudah masuk kedalam kamarnya.
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁.
__ADS_1
Ayo penasaran apa masa lalunya Renata waktu bayi iya.
Tebak Renata Hadikusuma itu anak kandung nya Agung Hadikusuma dan Mona Anggara atau anak angkatnya Agung Hadikusuma dan Mona Anggara