
🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂.
"Ada apa Ren,kamu kesini."tanya Odelia pas membuka pintunya ketika Renata dengan membawa kue buatannya sendiri.
"Ini buat kamu dan adekmu."jawab Renata santai lalu memberikan kue itu kepada Odelia.
"Ren,kamu bisa bikin kue."tanya Odelia kepo.
"Iya soalnya aku bisa masak."jawab Renata enteng.
"Terimakasih Ren,nanti aku makan bersama adekku."balas Odelia lembut.
"Sama-sama."kata Renata santai.
Renata kembali masuk kedalam mobilnya dan memilih pulang kerumahnya karena ada panggilan dari ibunya di ponselnya.
"Sudah pulang iya Adek."ucap Azura lembut ketika menyambut cucu perempuan nya pulang.
"Iya Adek sudah pulang,nenek."jawab Renata lembut dan manja.
"Ayo masuk dek."kata Azura sambil membawa Renata masuk kedalam rumah.
🍂🍂🍂
"Kau pikir aku gak bisa begini iya."tanya Renata serius dan matanya sudah terlanjur kecewa ketika menelpon seseorang dengan matanya yang sangat melotot tajam.
"Iya kah, Renata Hadikusuma."tantang Ara di seberang sana.
"Dasar perempuan setan, tunggu nanti malam gue ketemu kamu,kamu mau ketemu dimana,setan eh sudah setan pula terus cewek j.. Ng pula."ucap Renata dengan emosi mengebul-ngebul didadanya.
"Gue ketemu di restoran di jalan xxxxxx."kata Ara lalu Renata putuskan telpon dan melemparkan ponsel mahal ke lantai hingga pecah dan hancur lebur,ini bukan ponsel yang sering dia pakai, ponselnya ada 3.
__ADS_1
Tanpa Renata sadar,Azura mendengar emosi dan kemarahan dari Renata,dia tahu pasti Ara mau balas dendam kepada Keluarga Hadikusuma karena dirinya masih tak terima di batalkan pertunangannya 7 bulan yang lalu.
"Aku membantu mu,Adek,tenang saja adek."batin Azura.
Bahkan Renata menendang pintu kamarnya hingga keras sehingga membuat Jonathan langsung keluar dari ruangan kerja nya.
"Ada apa adek,dari siang hingga sekarang masih emosi saja apa yang adek mau."tanya Jonathan marah dan heran dengan sikap dari Renata yang emosi nya tak berhenti.
"Ara si perempuan setan itu ganggu adek terus,dia berani menantang adek besok dengan kurang ajarnya dia mau dendam dengan keluarga kita,Kak Jo."jawab Renata sejujurnya dan dalam hatinya masih marah dan jengkel.
"Ara itu siapa toh."tanya Jonathan malah bingung dan buntu di otaknya.
"Ara anaknya Om Arsen dan Tante Chintya yang sok cantik dan gila itu,masa Kak Jo gak tahu sih."jawab Renata ngegas dan marah.
"Apa dia sengaja berbuat sok baik di hadapan ku waktu di lapangan basket itu."batin Jonathan yang masih bertanya-tanya ini.
"Ngomong sama Kak Jo,sama saja gak nyambung mending adek tidur saja."ucap Renata jengkel sekali dan langsung masuk kedalam kamar nya, pintunya dia banting dan tendang lagi.
Tetapi pintu kamarnya di tahan oleh Azura, Jonathan lagi-lagi bingung dengan sikap dari neneknya.
"Nenek belum tidur iya."tanya Jonathan bingung.
"Belum,ada nenek katakan kepadamu sekarang."ucap Azura serius di bola mata yang berwarna hazel sama seperti warna bola matanya Renata.
"Kalo gitu masuk ke dalam kamarku saja,nek."jawab Jonathan santai.
"Baiklah."balas Azura seadanya.
Jonathan dan Azura masuk ke kamar lalu Jonathan menutup pintu kamarnya tapi tidak dikunci.
"Ada apa Nek."tanya Jonathan masih bingung dan duduk di tepi ranjangnya.
__ADS_1
"Ada sesuatu yang adek sembunyikan dari kamu dan kedua orangtuamu yaitu Ara Hanendra,Ara si gadis itu sudah lama mengincar adek untuk menargetkan balas dendam nya karena tak terima dengan kelakuan dari Keluarga Hadikusuma,nenek sudah tahu akar licik dari Ara yaitu mengirim pesan kepada pacarnya Danny,lalu sok perhatian kepada adek waktu adek kena cedera di kakinya di lapangan basket ketika kamu dan 2 temannya adek bermain basket,Ara dan ibunya tak menyukai adek karena iri dengan kecantikan dari adek,Ara juga tak menyukai pacarnya Ezra karena Ara telah jatuh cinta kepada Ezra bahkan Ara juga mau berbuat jahat kepada pacarnya Ezra dan adek,kamu tahu kenapa sikap adek hari ini gak baik karena adekmu lagi datang bulan jadi kamu maklumi saja dengan sikap adekmu,itu saja yang katakan dan lebih baik kamu istirahat saja besok kan kamu dan adek harus kerja,nenek keluar dulu."cerita Azura serius dan Jonathan langsung mengerti apa yang di maksud oleh neneknya namun dia ingin bertanya tetapi matanya sudah mengantuk.
"Selamat malam nenek."ucap Jonathan dengan suara serak.
"Selamat malam buat cucuku."balas Azura lembut lalu menutup pintu kamarnya Jonathan.
.........
Renata sedang sarapan pagi tetapi moodnya gak baik hari ini dan kemarin.
"Adek gak boleh marah lagi iya,tadi malam nenek lihat banting dan tendang pintu kamar adek, emangnya adek ada masalah apa sih iya nenek tahu kalo adek......."kata Azura lembut tapi Renata langsung memotong perkataan nya.
"Adek lagi datang bulan."ucap Renata yang tahu maksud dari neneknya.
"Tapi kan jangan melampiaskan kemarahan adek dong."kata Azura serius.
"Terserah adek lah,sudah adek kerja dulu."jawab Renata marah dan dingin,tidak ada selera makan di pagi hari.
"Adek kok gak sopan sama nenekmu, cepat minta maaf sama nenek sekarang."bentak Agung geram melihat tingkah dari anak bungsu nya.
"Agung,biarkan saja pang lagipula mama yang salah menasihati adek di keadaan moodnya gak baik,kamu tahu gak anakmu tadi malam marah sama siapa iya,marah sama Ara Hanendra anaknya Arsen Hanendra dan Chintya,kamu harus tegas sama Arsen agar istri dan putrinya tidak ganggu adek lagi,Ara itu licik? Gung,Ara dan Chintya dendam sama adek karena dendam sama keluarga kita dan iri sama kecantikan dari adek."cerita Azura kepada pasangan suami-istri itu.
"Ara Hanendra,si centil itu dan ibunya sok kecantikan itu."tanya Agung lebih buntu di otaknya daripada Jonathan.
"Iya Gung, emangnya siapa lagi kalo bukan Ara dan Chintya,ibu dan anak sama liciknya."jawab Azura malah kesal sama jawaban dari putra sulungnya.
"Ma,aku dari awal emang gak suka sama keluarga Hanendra entah kenapa aku merasa Ara itu sangat gak suka sama kehadiran dari adek padahal adek dan Ara gak saling kenal."ucap Mona emang gak suka sama Ara.
"Mama juga gak suka sama keluarga itu, bisa-bisanya Alan punya sahabat seperti itu."jawab Azura juga gak suka sama keluarga Ara.
Jonathan sudah selesai lalu pamit kepada nenek dan kedua orangtuanya,dia menyusul Renata di garasi rumah karena dia tahu Renata malas bawa mobil.
__ADS_1
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁