Ada Apa

Ada Apa
138


__ADS_3

4 hari kemudian suasana di kantor seperti biasa. Jonathan sedang wawancara calon karyawan baru tanpa ditemani siapa pun dan baca biodata dari calon karyawan tersebut


Dia sangat kaget tapi dalam hati nya karena calon karyawan tersebut adalah sahabat gila dari adeknya.


"Andin Kuswoyo,."panggil Jonathan dengan suara yang tegas.


"Iya Pak, ada apa?."tanya Andin bingung.


"Apakah dulu kamu pernah magang di kantor Aresa Harapan Group iya."tanya Jonathan serius.


"Iya Pak Jonathan, saya pernah magang di kantor Aresa Harapan Group waktu SMK dulu."jawab Andin sopan.


"Saya ingin tahu siapa bosnya disitu."tanya Jonathan pura-pura gak tahu siapa bosnya itu padahal dia tahu siapa bosnya.


"Dulu Pak Argi Hadikusuma sekarang putranya yaitu Pak Sean Hadikusuma yang jadi bosnya sekarang."jawab Andin lembut.


Aresa Harapan Group adalah kantor milik Argi, Aresa itu singkatan dari Argi, Elina dan Sean.


"Kamu diterima dan besok kamu bisa kerja nanti Renata yang bimbing kamu terus mulai jam kerja adalah jam 08.30 pagi dan pulangnya jam 16.00 sore, untuk masalah gaji kamu, nomor rekening kamu itu juga urusan nya Renata dan kamu boleh pulang sekarang."ucap Jonathan dengan tegas.


"Terimakasih Pak Jonathan."balas Andin sopan tetapi Jonathan tidak membalasnya.


.....


Renata sedang mengerjakan tugas yang di kantor, dia juga belum ada waktu untuk jenguk keponakan yang baru lahir karena kerjaanya belum selesai.


Sean datang ke departemen di bagian IT. Renata dari awal kerja disini emang di tempat kan di departemen itu bukan karena orang dalam melainkan dirinya bisa di bagian komputer meskipun dirinya hanya lulusan SMA.


"Serius banget kamu,Ren."ucap Sean yang hobinya suka ganggu Renata atau sepupunya yang lain.


"Kak Sean,yang paling malas disini."sindir Renata ke Sean.


"Kok kamu galak banget jadi cewek."kata Sean sok sedih diwajahnya.


"Kak Sean, adek lagi sibuk lebih baik Kak Sean pergi saja ke ruangan Kak Jo."ucap Renata lembut.


"Tapi ada bapakmu weh."jawab Sean tahu.


"Papa gak marah kok sama Kak Sean paling Kak Jo yang tegur Kak Sean yang suka ganggu Kak Jo lagi kerja."balas Renata dengan jujur.


"Baiklah adekku yang cantik,nanti aku traktir kamu beli donat pas pulang kerja sekalian ajak kamu jenguk Keira nanti."kata Sean serius.


"Baiklah."jawab Renata dengan senang hati.


....


Renata,Sean dan Ezra sudah di rumah sakit sedangkan Jonathan sudah dari tadi di rumah sakit daripada trio Hadikusuma lainnya.


"Cantiknya adek Keira nih,."kata Renata ketika melihat wajah cantik milik Keira.

__ADS_1


"Lebih cantik dia daripada kamu,Ren."ledek Ezra tapi Renata langsung pukul lengan Ezra.


"Kak Ezra jelek."kata Renata marah. Rani dan Sean asyik tertawa.


"Dua-duanya jelek."balas Scott yang malas mendengar ocehan gak jelas antara cucu paling tua dan cucu paling muda ini. Sedangkan Ezra dan Renata langsung terdiam.


Jonathan malah sibuk gendong Keira dengan telaten karena dulu dia pernah ikut kelas merawat bayi bersama Maya tapi itu dulu. Bahkan Keira lebih tenang di dekapan Jonathan.


"Anakmu gak rewel iya ternyata malah anteng sama aku,sama kayak adek dulu waktu bayi setiap aku ingin gendong adek dulu."kata Jonathan kepada Peter dan Rani.


"Dulu Rafa dan Gina juga gak rewel kok,."jawab Rani lembut.


Rafael bermain bersama Sean sedangkan Regina sedang makan yang di suap oleh Peter.


"Tapi dulu adekmu selalu menangis jika bersamamu waktu bayi dulu hahahaha."ledek Ezra ke Jonathan.


"Makanya tuh orang lagi tidur malah di ganggunya,nangis lah adikmu waktu bayi."kata Scott masih ingat dulu Renata pernah menangis gara-gara Jonathan yang ingin bermain dengan Renata padahal Scott susah payah meniduri cucu perempuan nya.


"Karena aku terlalu senang sama adek, dulu setiap ulang tahun aku minta hadiah mau punya adek tapi malah Sean dan Peter yang muncul."jawab Jonathan sambil menatap Keira kemudian Renata yang duduk sambil makan donat bersama Rafael dan Sean kemudian kembali lagi menatap ke Keira yang sudah tertidur di dekapan dirinya.


"Ran, ini aku kasih Keira ke kamu, Keira lagi tidur nih."kata Jonathan dengan lembut dan menyerahkan Keira ke Rani.


"Terimakasih sudah tidurkan Keira."jawab Rani dengan tulus sambil menggendong Keira yang sudah tertidur tetapi dirinya penasaran kenapa Jonathan lebih telaten mengurus bayi.


"Mungkin kamu penasaran kenapa aku lebih telaten urus bayi,dulu waktu Renata masih bayi,aku lebih menghabiskan waktu bantu mama urus adek karena mama tak mau menyewa baby sitter,bilang mama biar ada kenangan ketika aku dan adek masih bayi padahal mama sangat sibuk syuting sinetron, kegiatan artis di televisi dan sebagainya tapi masih ada waktunya untuk kedua anaknya,dulu aku pernah ikut kelas urus bayi bersama istriku waktu itu istriku masih hidup dan mengandung anakku tapi sekarang istri dan anakku sudah pergi ke surga dan kamu pasti penasaran kan sama aku,dulu aku pernah menikah ketika aku baru lulus SMA karena aku dan Maya sudah kenal lama sejak kelas 1 SMA, sudah 4 tahun aku masih duda."cerita Jonathan tentang pribadi yang belum di ketahui oleh Rani.


Rani merasa kasihan kepada Jonathan karena dia melihat wajah pria ini emang selalu dingin di luar bahkan pertama kalinya dia ketemu juga dia sangat dingin meskipun dirinya baik dengan nya.


"Kak Rani dan Kak Peter, adek harus pulang soalnya mama sudah kirim pesan ke adek, katanya temani mama ke acara itu lah, adek gak paham sama acaranya."pamit Renata kepada Rani dan Peter.


"Hati-hati dijalan, dek." jawab Rani lembut.


🍁🍁🍁🍁


Mona mengajak putrinya untuk nonton konser musik jazz tapi sayang nya Renata tidak menyukai genre musik jazz. Walaupun tidak menyukai nya tetapi Renata tetap menemani mamanya.


"Heh ada Renata disini."sapa Andin dengan ramah.


"Eh Andin,gimana interview nya tadi lancar gak. "tanya Renata penasaran karena dirinya yang menyuruh Andin lamar kerja di perusahaan ayahnya sebab karyawan satunya memilih memundurkan diri karena tak boleh pasangan suami-istri kerja di satu perusahaan.


"Baik dan lancar?Ren,ada Tante,gimana kabar tante hari ini."kata Andin kaget ada Mona disampingnya Renata.


"Tante baik-baik saja? Nak."jawab Mona lembut.


"Tante masih ingat sama saya gak."tanya Andin sopan.


"Namamu sudah terkenal di keluarga Hadikusuma hahahaha,iya tante masih ingat sama kamu,yang suka makan dirumah tante kan pas pulangan sekolah."jawab Mona lembut.


"Saya kayak artis saja sih."balas Andin malu.

__ADS_1


"Emang kamu artis tapi artis papan jabuk hahahaha."ledek Renata ke Andin sambil ketawa maka ketawa nya nyaring pula sampai di lihat banyak orang.


*jabuk itu artinya keropos dalam bahasa banjar, jabuk itu berasal dari bahasa banjar.*


"Kalian berdua sudah bercanda gak ada malunya."ucap Mona malu melihat tingkah dari 2 gadis tersebut.


"Dek, gak malu apa di lihati orang ketawa adek nyaring banget."tegur Mona malu.


Renata tak sadar jika orang-orang yang asyik menonton konser malah fokus mendengar suara ketawa dari Renata,Renata langsung berhenti ketawa karena dirinya sangat malu di tegur ibunya sedangkan Andin lebih fokus menonton konser tersebut.


"Maafkan adek?mama."ucap Renata yang sudah malu banget.


"Iya adek yang paling cantik,lebih baik fokus saja menonton konser nya."jawab Mona lembut.


Dirumah Argi.


Sean, Clara, Ezra,Jonathan dan Agung di rumahnya Argi,Argi sedang ada berbincang dengan Agung.


"Mamamu kemana,Jo."tanya Ezra bingung.


"Gak tahu soalnya mama gak angkat telpon aku."jawab Jonathan malas.


"Renata kemana,Kak Jonathan."tanya Clara lembut.


"Nah itu ponsel nya sama aku, ponselnya juga ketinggalan di rumahnya."jawab Jonathan mulai buka isi ponselnya adeknya.


Sean dan Ezra juga penasaran sama isi ponselnya Renata, isinya gak ada apa-apa cuma foto paling 30 biji dan gak ada foto Renata disitu, kebanyakan foto soal materi pelajaran di sekolah.


"Rajin banget tuh anak sama materi pelajaran di sekolah pantas pintar tuh Renata dan selalu dapat rangking 1 terus."ucap Ezra merasa otaknya sangat insecure dengan otaknya Renata.


"Setiap orang gak sama otaknya,adek paling rajin sekali kalo belajar bukan hanya pas ujian saja mau belajar,bahkan adek itu gila belajar lo sampai begadang pula."kata Jonathan lembut.


"Pantas saja adekmu sering tertidur di kelas,kata dari Danny sih hehehehe."jawab Clara.


"Itu mah gak usah tanya lagi deh.,di kantor saja adek tertidur."balas Jonathan.


"Mama tadi pergi ke konser jazz bersama adek."jawab Agung datang dari teras rumah bersama Argi.


"Kenapa om gak pergi ke konser jazz."tanya Ezra penasaran.


"Om gak suka musik jazz dan musik klasik,om sukanya Maroon 5,Big Bang dan Clean Bandit doang."jawab Agung santai.


"Selera om lebih keren dan kece daripada daddy,daddy sukanya musik yang jadul banget."ledek Sean tetapi Argi biasa saja.


"Heh kamu masih ingat sama Andin gak."tanya Jonathan kepada Sean dan Ezra.


"Andin temannya Renata iya waktu SMP. yang suka makan dirumahmu dulu."kata Ezra dan Jonathan mengangguk.


"Oh itu Andin pernah magang di tempatku dulu, anaknya cekatan dan rajin di kantor, kamu kalo punya karyawan kayak dia gak bakal menyesal kamu."jawab Sean santai.

__ADS_1


Jonathan cuma diam sedangkan Clara tak tahu siapa Andin yang sebenarnya meskipun Andin dan ketiga pria ini gak ada hubungannya, hanya sahabat dari Renata dari SMP doang.


__ADS_2