Ada Apa

Ada Apa
49


__ADS_3

Renata bangun dari tidurnya dan melirik jam bekel di atas nakas.


Sudah jam 04.00 pagi walaupun hari libur tetapi dirinya harus membantu kakaknya lagi di kantor karena Yohan masih sakit karena demam berdarah.


Lumayan merah-merah dan rasa gatal di tubuhnya tidak separah daripada kemarin.


Malu karena ada bekas alergi di tubuhnya.


1,5 jam kemudian.


Agung mengetuk pintu rumahnya dan yang membuka pintu itu adalah Renata.


"Papa sudah pulang."kata Renata senang,dirinya ingin memeluk papanya tetapi tak bisa karena badannya masih merah dan gatal gara-gara alergi.


Agung kaget melihat tubuh dari putrinya,dia tahu pasti ini kumatnya alergi ditubuh putrinya.


"Iya papa sudah pulang,alergi adek kumat lagi kah."tanya Agung lembut.


"Iya Papa."jawab Renata sedih.


"Heh jangan jawabnya sedih dong,papa baru pulang kok adek sedih sih."balas Agung bete.


"Adek sedih karena alergi adek kumat lagi,kayak apa heh."ucap Renata dengan polosnya.


Agung masuk ke dalam rumahnya dan tidak melihat istri atau putranya,Renata menutup kembali pintu rumahnya.


Jonathan turun dari tangga dan melihat ada papanya sudah pulang.


"Papa sudah pulang."tanya Jonathan santai.


"Iya papa sudah pulang lah,dimana mama kalian berdua dan dimana si otte yang suka ganggu adekmu itu."tanya Agung lebih santai.


"Otte lagi tidur kalo mama aku gak tahu hehehe."jawab Jonathan santai.


"Sayang kamu sudah pulang."tanya Mona datang dari dapur.


"Sudah sayang."jawab Agung dengan tatapan yang menggoda dan mesum tetapi Renata geli melihat papanya yang mesum kepada mamanya.


Jangankan Renata, Jonathan saja geli melihat papanya sangat mesum kepada mamanya.


"Heh jangan tampilkan tatapanmu yang mesum itu."tegur Mona galak.


"Mesum sama istri sendiri emangnya gak boleh apa,aku sudah lama tak..."ucap Agung dengan polosnya tetapi Mona memotong ucapan dari Agung.


"Itu ada anakmu yang masih polos dan tak tahu dunia pasangan suami-istri."kata Mona galak dan menunjuk ke arah Renata.


"Suruh adek menikah lah kalo sudah ujian nanti."jawab Agung sangat enteng sekali.


"Astaga kenapa kamu jawabnya enteng sekali,jangankan suruh adek menikah,pacar saja adek tak punya,gimana sih papa ini,aduh random sekali punya suami begini."balas Mona sudah kesal sama suaminya.


"Suruh adek cari pacar lah, secara adek itu wajahnya cantik dan ayu seperti mamanya walaupun wajahnya mirip dengan aku dan kakaknya, pintar,polos dan lugu lagi, banyak itu laki-laki yang mau sama adek, tahu gak banyak anaknya teman Bisnisku mau sama si adek, bilangnya adek itu cantik banget bahkan wajahnya juga ayu sekali dan mau mengajak adek jadi pacarnya."jelas Agung panjang lebar.


"Adek muak dengan kata-kata itu,nanti adek cari pacar?puas."kata Renata ngambek dan kesal kepada Agung lalu meninggalkan Agung,Mona dan Jonathan yang masih ruang keluarga.


"Sayang lihat si adek malah ngambek sama papanya."aduh Agung manja ke istrinya.


"Papa sih malah bicara seperti itu ke adek, makanya dia ngambek sama papa."sambung Jonathan juga kesal dengan ocehan dari papanya.


"Papa kan bilang begitu saja,bukan menjodohkan adek dengan pria lain,emangnya ini jamannya Siti Nurbaya apa atau orang tua yang jodohkan anaknya ke anak dari temannya."kata Agung santai tapi menyindir Alan dan Laura disaat anaknya di jodohkan dengan anak dari sahabat dia lah.


"Papa sudah makan belum"tanya Mona mengalihkan pembicaraan yang tidak penting di antara suami dan kedua anaknya.

__ADS_1


"Belum,aku belum makan."jawab Agung santai.


"Ayo sarapan bareng sama aku dan anakmu."balas Mona lembut dan mengambil tangan suaminya.


Hati Agung sedang berbunga bunga di pagi hari kayak anak ABG yang sedang jatuh cinta.


Skip adegan hatinya Agung lagi berbunga bunga.


David dan John lagi di sebuah kantor karena Patrick menyuruh mereka berdua untuk mengantarkan proposal buat seseorang.


"Kok lama banget sih bosnya ini."batin David kesal karena bos pemilik perusahaan ini belum datang juga.


Jonathan datang bersama adeknya ke kantor. Mata Renata tertuju ke David dan John.


"David."panggil Renata.


David dan John menoleh ke arah Renata jujur mereka bertanya-tanya kenapa badannya Renata seperti orang yang kena alergi terutama bagian bawahnya. Kalo badannya gak terlalu parah.


"Heh David."panggil Renata membuat David kalang kabut dianya.


"Kenapa kamu kayak orang lagi melamun apa jangan-jangan kamu suka sama adek gue."kata Jonathan sambil menebak pikiran dari David.


David lagi-lagi kalang kabut gara-gara tebakan dari Jonathan.


"Ini proposal yang papi saya kasih ke Kak Jonathan."ucap David dan menyerahkan proposal ke tangan besar milik Jonathan.


Jonathan menerima proposal dari David dan membacanya dengan teliti.


David jadi deg degan nih pas melihat wajah Jonathan yang serius banget membaca hasil proposal yang David kerjakan dari seminggu yang lalu karena Patrick menyuruhnya untuk kerjakan.


"Heh ini kamu kerjakan sendiri."tanya Jonathan dengan suara tegas.


"Ini berapa hari waktu yang kamu kerjakan."tanya Jonathan lagi dengan tatapan yang dingin dan tegas.


John juga melihat wajah dingin nan tegas dari Jonathan langsung ketakutan.


Jonathan juga melihat wajah takut sekaligus polos dari John malah merubah ekspresi menjadi biasa saja sepertinya Jonathan peka terhadap ekspresi dari John yang polos.


"Sepertinya aku membuatmu takut kepada ku,iya kan John Jumantara."ucap Jonathan biasa saja ekspresinya.


John bingung bagaimana Jonathan tahu nama dirinya padahal dia saja gak kenal sama Jonathan.


"Kakak Jonathan tahu darimana namaku."tanya John dengan raut wajahnya yang polos dan imut.


"Aku punya koneksi banyak,jadi jangan heran jika aku tahu siapa namamu dan siapa ketiga kakakmu itu,oh aku juga minta maaf karena sudah membuatmu takut kepada ku."kata Jonathan lembut sambil meminta maaf kepada remaja laki-laki yang polos.


"Gak papa Kakak Jonathan."jawab John mulai lega karena Jonathan ternyata tidak galak dan baik pula.


"Aku kerjakan selama 1 Minggu lamanya."jawab David yang tertunda gara-gara Jonathan bikin takut adeknya.


"Kamu kerjakan sendiri terus grafik yang kamu bikin itu sedikit berantakan,kata adek gue di sekolah kalian juga ada pelajaran ini apa jangan-jangan kamu sering tidur di kelas pas pelajaran ini."ucap Jonathan dengan mulut julidnya.


David lagi-lagi kena julid dari Jonathan dan bagaimana bisa Jonathan tahu jika dirinya diam-diam tidur kelas kalo ada pelajaran yang tidak dia sukai.


"Bingung kan kenapa aku bisa tahu walaupun adek gue gak cerita apa-apa,karena aku juga pernah mengalami yang sama kayak kamu waktu sekolah dulu,sudah deh gue tahu masa-masa anak remaja seperti apa,gue juga sudah mengalaminya dari aku SMP hingga SMA."kata Jonathan santai.


"Aku terima proposal ini dan nanti adek gue perbaiki proposal mu,sudah kalian berdua pulang sana,heh ini uang bensin kalian dan satu ini uang buat beli donat."ucap Jonathan sambil mengeluarkan uang untuk John dan David di dompet nya.


"Adek mau juga donat Kak Jo."rengek Renata manja sambil menggandeng tangannya Jonathan.


David dan John kaget melihat manja dari Renata ke kakaknya biasanya gadis ini selalu bersikap dingin dan cuek di sekolah.

__ADS_1


"Tapi jangan bilang ke papi kalian berdua iya,janji."kata Jonathan sambil tos tangan ke David dan John.


David dan John sudah menerima uang dari Jonathan,kapan lagi mereka berdua makan donat sepuasnya setelah Sean traktir mereka berdua sebulan yang lalu.


Dan juga mereka berdua membalas tos tangan dari Jonathan kecuali Renata dan berterima kasih kepada Jonathan.


"Terimakasih Kakak Jonathan."ucap David dan John secara bersamaan.


"Iya sama-sama."jawab Jonathan santai banget.


"Kami berdua pulang dulu Kak Jonathan dan Renata."pamit David tetapi dirinya agak malas menyebutkan nama Renata.


"Hati-hati dijalan weh."kata Renata malas melihat wajah dari David.


"Kak David sama Kak Renata kok janjian balasannya malas-malasan."goda John kepada 2 manusia yang umur sama yaitu Renata dan David.


"Mana ada."jawab Renata dan David dengan kompak.


"Cie cie cie,ada yang hhhmm hhhmm."goda Jonathan sambil melirik wajah kesal dari Renata dan David.


"Cie jawabnya kok kompak banget iya."goda lagi si Jonathan ke 2 manusia ini.


"Dia ikut ikutan adek Kak Jo."protes Renata kesal.


"Kamu yang ikut ikutan."protes David tak terima.


"Enak saja kamu yang ikut ikutan gila."protes Renata marah.


"Itu jawaban aku iya tapi yang menyontek jawaban."protes David marah juga.


Sumpah John dan Jonathan disini menjadi saksi antar protes Renata dan David.


"Sudah protesnya kalo belum selesai aku nikahkan kalian berdua besok biar kalian berdua puas protesnya nanti dan nanti aku juga hubungi orang tua mu dan papa mama biar jadi besanan nanti,aku jadi kakak iparmu David Jumantara sedangkan Sandra Jumantara,Rossa Jumantara dan John Jumantara jadi saudara iparnya Renata Hadikusuma."ancam Jonathan galak membuat Renata dan David berhenti protes dan terdiam gara-gara ancaman dari Jonathan.


"Kami berdua pamit pulang dulu Kakak Jonathan dan Kakak Renata."pamit John kepada kakak beradik itu.


"Hati-hati dijalan dek."jawab Jonathan santai.


David dan John sudah pergi saatnya Jonathan dan Renata naik ke lantai paling atas.


"Kakak kenapa sih malah kasih uang buat beli donat untuk mereka berdua,adek juga mau dong dibelikan sama kakak."protes Renata juga mau dibelikan donat.


"Kerja dulu baru aku belikan buatmu."jawab Jonathan santai.


"Adek maunya sekarang."kata Renata gak mau dibantah.


"Bawel banget adek ini."bentak Jonathan dengan suara keras membuat Renata takut.


Renata sangat takut kepada Jonathan jika dia marah atau bentak dirinya bahkan pernah 2 bulan Jonathan gak mau tegur dirinya gara-gara dirinya bawel dan gak mau antar jemput dirinya di sekolah,dia juga gak mau berbicara dengan dirinya.


Tak sadar air matanya muncul di bola matanya Renata.


Bahkan Renata diam-diam menangis gara-gara Jonathan gak mau tegur atau berbicara selama 2 bulan lamanya.


Sebenarnya Renata orangnya cengeng dan suka menangis dibalik sikapnya yang dingin dan cuek.


Jonathan duduk di kursi kebesarannya tanpa peduli adeknya mau menangis atau tidak sedangkan duduk di sofa sambil memegang proposal milik David.


🍁🍁🍁🍁🍂🍂🍁🍁🍂🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


Jonathan galak banget sama yang lebih muda darinya.

__ADS_1


__ADS_2