
Renata melihat Rossa sedang cipika cipiki dengan orang yang tidak Renata kenal di gedung.
Dengan raut wajahnya dingin yang mendarah daging sejak bayi, terus mengawasi gadis gila itu.
Rossa juga melihat ada Renata dengan santainya dia membicarakan tentang Renata kepada teman temannya bahkan berkata tidak baik dengan namun Renata masih bisa menerimanya.
Bisa dibilang Renata ini sangat bodoh tapi kenapa Renata hanya diam dan tak peduli iya tunggu saja jawaban nya.
Rossa semakin menginjak harga dirinya Renata kepada semua orang padahal ada Sean,Bobby,Rudy dan Peter sedangkan Ezra sama Odelia diujung sana. Disana juga Jun, Danny, Kevin,David dan Jonathan meskipun David dan Jun ini bermusuhan karena Renata doang dan Jonathan jadi penengah si David dan Jun jika mereka berdua berkelahi karena Renata lagi.
"Sudah selesai gosipnya,Nona Rossa Jumantara yang saya hormati."ucap Renata sedikit keras tetapi ekspresi wajah tetap dingin.
"Kalo belum selesai emang nya kenapa,Renata Hadikusuma si gadis yang bikin benci banget di dunia ini."kata Rossa tak suka Renata memotong dirinya sedang berbicara dengan teman nya.
"KALO KAMU BENCI SAMA AKU, KENAPA KAMU TIDAK BUNUH AKU SAJA DISINI SEKARANG JUGA,APA KAMU MAU SANTET AKU LAGI IYA KARENA GAK CUKUP MEMBUATKU MENDERITA SELAMA 2 HARI BERTURUT TURUT,YANG PERTAMA KAMU ANCAM AKU DENGAN BERKATA SUATU HARI HIDUPMU TAK AKAN TENANG MESKI PUN KAMU AKAN MATI,YANG KEDUA TIBA-TIBA AKU KESURUPAN SAMPAI AKU TAK SADAR PUKUL KAK JO DAN KAK EZRA, YANG KETIGA AKU MENDADAK BATUK PARAH BAHKAN AKU JUGA MUNTAH DARAH SAMPAI SEMUA ORANG TAKUT MELIHAT NYA,AKU SAMPAI KASIHAN SAMA CLEANING SERVIS YANG MEMBERSIHKAN BEKAS MUNTAHAN DARAH KU, YANG KEEMPAT KAMU MENGADU LAGI KE DUKUN KESAYANGAN KAMU,KAMU BILANG BIKIN AKU SEMAKIN MENDERITA LAGI, BIKIN AKU GILA,DAN TERAKHIR KAMU BILANG JUGA KE DUKUN ITU,KAMU DENGAN SANTAINYA BILANG AKU JADIKAN ISTRI KELIMANYA DUKUN, AKU TANYA SAMA KAMU,APA KAMU MAU JADI ISTRI KEENAMNYA DUKUN ITU, MAKSUDNYA APA INI ROSSA JUMANTARA PEREMPUAN SINTING SAMA KAYAK MAMINYA YANG SUDAH MENGABDI JADI PASIEN RUMAH SAKIT JIWA,JANGAN BERPIKIR AKU TAK TAHU SEMUA NYA TENTANG DIRIMU, AKU KASIH TAHU KE SEMUANYA BAHWA KAMU SEDANG HAMIL DENGAN PACARMU TAPI PACARMU GAK MAU TANGGUNG JAWAB,TERUS KAMU JUGA ADA RENCANA MENGUGURKAN KANDUNGAN MU KEPADA DUKUN KESAYANGAN KAMU, SUDAH 3 KALI KAMU MENGUGURKAN KANDUNGAN MU DENGAN DUKUN YANG SAMA BAHKAN KEDUA ORANGTUA MU,KAKAKMU DAN KEDUA ADEKMU SAJA GAK TAHU, SEMUA ORANG JUGA GAK TAHU FAKTA KAMU, SOK² MAU REKOMENDASIKAN AKU KE DUKUN, BAHKAN KAMU TAHU SEBENARNYA PINGIN BANGET AKU BUNUH KAMU DISINI TAPI KATA MAMAKU JANGAN ADEK BIARKAN SAJA DIA KENA KARMA,, TERUS JUGA AKU PINGIN TAMPAR WAJAH KAMU DAN KAKAKMU DULU KETIKA KAMU DAN KAKAKMU BERANI MENGGODA KAKAKKU, TAPI AKU GAK BOLEH BIKIN MASALAH DI ACARA ORANG,AKU MENAHANNYA SAMPAI AKU BISA TAMPAR WAJAH KAMU, TAPI KAMU SENDIRI BILANG KAKAKKU INI LAH ITU LAH YANG MEMBUAT AKU SANGAT JENGKEL PADAMU PADAHAL KAMU SENDIRI DENGAN TEGA MENGGODA KAKAKKU ,AKU JUGA KASIH TAHU JIKA GAK ADA PAPAKU YANG BANTU KELUARGA KALIAN BANGKRUT,KAMU SUDAH GEMBEL TOTAL DI JALANAN JIKA GAK ADA JASA DARI PAPAKU TAPI KELUARGA KALIAN GAK PERNAH MENGHARGAI JASA PAPAKU, KALIAN LICIK DAN BUSUK SAMA KAYAK WAJAH DAN HATI KAMU YANG BUSUK BANGET KAYAK SAMPAH DISINI, JANGAN BERPIKIR KAMU ADA PEMBELAAN DISINI KARENA AKU ADA BUKTINYA KARENA DENGAN AKU BILANG BEGINI PASTI GAK YANG PERCAYA."cerita Renata sampai semuanya pada kaget,tak percaya bahkan ada yang pingsan mendengar nya sedangkan Rossa diam seribu bahasa bahkan dia juga kegemetar tubuh nya.
__ADS_1
Renata menyuruh Andin untuk mengikuti instruksi nya,Andin mengeluarkan loudspeaker kecil didalam tasnya Renata, Renata mengambil kabel usb miliknya dan mencolok kabel usb ke dalam lubang kecil loudspeaker dan menyambungkan kedalam tempat lubang charger diponselnya, Renata mencari rekaman suara yang dia rekam tadi malam biar semuanya bisa mendengar nya dengan jelas.
Detik demi detik rekaman suara itu sangat jelas Rossa dan dukun membicarakan tentang Renata sampai habis. Semuanya sudah tahu Rossa yang sebenarnya sedangkan David langsung menghampiri Rossa dan menampar wajah nya.
Plak.
Rossa sangat marah karena David dengan berani wajahnya sedangkan Renata dan Andin langsung pergi karena Renata gak mau melihat kakak beradek itu tapi tiba-tiba firasat Renata buruk. Rossa tiba-tiba menusuk perut nya Renata dengan tapi di halangi oleh David yang alhasil perut David yang tusuk.
"David,."teriak Renata saat melihat David yang kesakitan karena perutnya ditusuk sama seperti dirinya waktu ditusuk oleh nenek lampir, mungkin ini yang kedua kalinya jika dia yang kena.
"David bangun,."kata Renata sambil memegang wajahnya David yang pucat dan mulai menangis.
Plak, pipinya Rossa merah karena tamparan dari Renata yang sudah emosi ke ubun-ubun.
"Walaupun aku tak menyukai adekmu tetapi aku masih punya hati nurani buat adek kamu, kau bukan cuma sampah disini, kamu ternyata wanita iblis berwujud manusia,di dunia ini banyak saudara kandung membunuh saudara nya termasuk dirimu, tunggu saja jika ada seseorang memangilmu karena aku disini adalah pemain antagonis yang berhasil membuat dirimu malu di semua banyak orang,biasanya pemain antagonis selalu kena karma tapi kali ini aku pemenang nya."ucap Renata sukses membuat Rossa diam lagi.
__ADS_1
Renata dan Andin harus membawa David yang menurut mereka berdua ini badan David sangat berat padahal ini ukuran ideal bagi pria, Sebenarnya Jun tak rela jika Renata menolong David tapi mau gak mau dia harus menolong David juga dong.
"Kamu bisa tolong kita gak."tanya Renata tak sanggup membawa David padahal ada Andin yang ikut bantu dan Jonathan ikut mengangkat tubuhnya David.
"Adek bawa mobil gak."tanya Jonathan sambil menggendong David yang pingsan karena ditusuk perutnya.
"Bawa,Kak Jo."jawab Renata dengan muka nya pucat.
"Nanti kasih ke aku iya kalo sudah di parkiran."balas Jonathan dengan kuat dia menggendong David dan Renata mengangguk saja.
"Jun, nanti aku telpon kamu iya kalo sudah sampai di rumah sakit dan lupakan permusuhan kalian berdua iya."pesan Renata ke Jun.
Jun tidak menjawabnya tetapi dalam hatinya hanya bilang iya,kemudian dia tersenyum ke Renata.
"Hati-hati di jalan,Ren."ucap Jun dengan lembut.
__ADS_1
"Baik."jawab Renata singkat.
Andin sudah di belakangnya Jonathan,Renata langsung menyusul mereka bertiga di sana.