Ada Apa

Ada Apa
83


__ADS_3

Masa lalu dari Renata Hadikusuma.


Setting di tahun November 2012 iya.


Renata duduk di taman sekolah sambil menunggu Kakaknya pas pulangan sekolah.


Renata sudah kelas 7 SMP,2 bulan yang lalu Renata kehilangan sosok dari sang nenek tercinta hal itu membuat dirinya semakin dingin dan gak mau di dekati.


Tiba-tiba ada seseorang yang menepuk pundak Renata dan Renata terkejut sekali.


"Astaga adek kira tuyul loh."ucap Renata kaget banget.


"Tampan-tampan gini di bilangi tuyul,tega banget adek sama aku."kata Jonathan bete banget.


"Lagi meeting iya makanya lama sekali iya kan."tebak Renata namun tebakannya salah.


"Lain gila."jawab Jonathan ngegas.


"Terus apa dong kalo lama gitu."tanya Renata penasaran.


"Oh aku tadi di panggil oleh ayah dan bunda, makanya aku lama sekalian makan siang bersama Maya,ayah dan bunda."jawab Jonathan santai tapi raut wajahnya Renata mendadak kaku dan marah.


"Aku disini digigit nyamuk sedangkan mereka berempat malah asyik makan."batin Renata.


"Pulang yuk."ajak Jonathan pada Renata.


🍁🍁🍁🍁.


Besok


Di belakang sekolah,para polisi sedang menyelidiki kasus pembunuhan di sekolah.


Renata,David ,Marian melihat kejadian itu, heboh sekali di sekolah nya.


Namun ketiganya belum kenal sama sekali dan hanya memandang korban pembunuhan di sekolah mereka.


Mata elang milik Renata melihat sosok wanita paruh baya yang sedang bergegas pergi meninggalkan tempat kejadian perkara ini.


"Jangan bilang ini pelakunya."batin Renata.


Renata langsung meninggalkan tempat kejadian perkara di sekolah lalu bergegas ke kelasnya untuk mengerjakan tugas yang belum selesai.


🍂🍂🍂🍂.


Kebetulan juga Renata penasaran apa yang di lakukan oleh ibu itu dan diam-diam mengikuti nya dari belakang.


Renata berhenti disitu dan sembunyi badannya di semak-semak sambil mendengarkan percakapan ibu gila itu.


"Aku sudah membunuh orang itu,lalu siapa lagi yang aku bunuh, ayah."ucap Lira saat dirinya berteleponan dengan ayahnya.


"Scott,dia adalah musuh terbesar ayah karena sudah merebut Azura dari aku,cari saja supaya kamu bisa membunuhnya secara perlahan-lahan dan kamu bujuk putrimu agar bisa merayu salah satu putranya atau cucu laki-laki nya."kata ayah dari Lira.


"Baik ayah,aku akan membunuh Scott atau keempat putranya."jawab Lira.


Telinga Renata langsung pecah karena keluarganya jadi target pembunuhan dari keluarga sialan itu. Untung saja Renata merekam bercakapan dari ayah dan anak itu.

__ADS_1


"Tunggu pembalasanmu,nenek lampir."batin Renata.


Kembali lagi ke tahun Mei 2018.


"Kak Jo,adek boleh minta tolong gak."pinta Renata manja.


"Minta tolong apa adekku sayang."ucap Jonathan lembut.


"Apa kakak sudah menemukan nenek lampir itu."kata Renata serius.


Mata elang milik Jonathan menatap wajah serius dari Renata dan membuka suaranya yang berat.


"Iya aku sudah ketemu orang itu,apa adek mau ketemu orang itu dan bisakah adek kasih tahu yang sebenarnya."ucap Jonathan serius dan memegang tangan Renata yang masih tertanam di jarum infus nya.


Renata langsung cerita kejadian itu di tahun 2012 dimana dirinya masih kelas 7 SMP. Raut wajah Jonathan langsung berubah menjadi gelap dan menakutkan.


"Sialan, pantas saja dia menyuruh anaknya untuk selingkuh dari salah satu dari mereka berempat itu."batin Jonathan.


Bahkan Renata juga menyuruh Jonathan untuk mendengarkan percakapan itu di tahun 2012, Jonathan geram dengar percakapan itu.


"Sialan, tunggu pembalasan dari aku."batin Jonathan.


"Adek mau ketemu iya kalo sudah di bolehkan pulang dari tempat ini.,,, boleh kan..?Kak Jo."kata Renata polos.


"Boleh dek."jawab Jonathan berubah jadi lembut suaranya.


"Terimakasih Kak Jonathan Hadikusuma."balas Renata tulus.


"Sama-sama Renata Hadikusuma."kata Jonathan lembut.


🍁🍁🍁.


"Kamu kalah,Eneng Renata."ucap Jun dengan gaya julidnya.


"Iya aku kalah,aku gak pandai main beginian."kata Renata sedih.


"Kamu kebanyakan belajar sih makanya kurang ngerti cara mainnya."ledek Danny dan Renata langsung menoleh ke arah Danny dengan tatapan anehnya.


"Di sekolah kita ada acara kelas meeting minggu depan,kita diundang sih ,kamu mau ikut gak."tawar Jun dan Renata langsung ikut tawaran dari Jun.


"Aku mau ikut tapi kamu yang jemput iya."jawab Renata dengan wajahnya yang antusias.


"Ok tapi aku gak tahu alamat rumahmu."balas Jun gak tahu.


"Di jalan cempaka putih nomor 21.pagarnya warna hitam."kata Renata santai.


"Ok deh kalo gitu."jawab Jun santai.


Di luar pintu itu Jonathan yang mendengar percakapan 3 manusia ini langsung tersenyum karena Renata kembali seperti yang dulu lagi yaitu mau berteman dengan siapa saja tanpa melihat latar belakang dari seseorang.


🍂🍂🍂🍂.


1 Minggu kemudian,Renata bersiap-siap untuk pergi ke acara kelas meeting di sekolah nya meskipun dirinya sudah lulus SMA tetapi ketua yayasan tetap mengundang para alumni sekolah nya untuk datang.


"Gak sabar mau kesana tapi pergi ke kantin doang hehe."batin Renata.

__ADS_1


Renata keluar dari kamarnya dan turun ke bawah.


Sepi sekali karena semuanya pada sibuk kerja sedangkan dirinya dapat cuti 2 bulan dari Agung.


Air mata mulai muncul di bola matanya karena dia ingin sekali liburan bareng keluarga nya.


"Aku ingin papa,mama dan kakak,ada disini."batin Renata.


Daripada dirinya menangis lebih baik dirinya menunggu Jun saja.


🍁🍁🍁🍁.


"Hei Eneng sudah datang,aku kangen kamu gila."ucap Marian heboh banget pas melihat Renata datang.


"Padahal kamu selalu datang gila ketika aku masih dirumah sakit bahkan 2 hari kamu gak mandi-mandi pula."ledek Renata sambil menyodorkan camilan buat Marian.


"Iya sih tapi aku kangen kayak apa,Ren."kata Marian manja.


"Kak Renata,apa kabar."sapa Kanaya datang bersama ketiga sahabatnya.


"Aku tak baik-baik saja."jawab Renata jujur.


"Kenapa Kak Renata."tanya Kanaya bingung.


"Karena orangtuaku sibuk kerja dan Kakakku pergi ke Malaysia karena ada perjalanan bisnis."jawab Renata jujur dan sendu.


"Sabar iya Kak Renata."balas Kanaya lembut.


Di Malaysia.


Jonathan dan Sean sedang berbicara dengan salah satu Mr Lin dan Mr Grey di restoran.


"Gimana hasilnya Mr Hadikusuma dan Mr Grey."tanya Mr Lin dengan bahasa Inggris.


"Hasilnya ok Mr Lin."jawab Sean bangga dengan bahasa Inggris.


"Aku suka hasilnya."sambung Jonathan tapi pakai bahasa Mandarin,hal itu membuat Sean dan Mr Grey gak mengerti.


"Artinya aku suka hasilnya,buat kalian berdua yang gak tahu bahasa Mandarin."jawab Mr Lin dalam bahasa Inggris.


Sean dan Mr Grey mengerti apa yang dimaksud oleh ucapan dari Jonathan.


"Kamu harus ikut les bahasa Mandarin dari adek,biar ngerti bahasanya."bisik Jonathan ke telinganya Sean.


"Iya tapi aku gak ada waktu, Jonathan."balas Sean dengan berbisik ke telinganya Jonathan


Kembali ke Indonesia.


Peter dan Rani pergi ke sekolah dulu namun matanya melihat Renata yang hendak naik atas panggung di lapangan sekolah.


Peter dan Rani dulu pernah menjadi murid di sekolah disini namun cuma SMA saja bukan SMP-nya.


Geng Black Moon berkumpul di lapangan sekolah lengkap dengan 12 personil dan melihat Renata di atas.


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍂🍂🍂🍂

__ADS_1


Ternyata masa lalu dari Renata dan Lira adalah Renata tak sengaja mendengar percakapan dari Ayah dan anak Dajjal.


Kira-kira apa yang di lakukan Renata diatas.


__ADS_2