
🐰🦁🐻🐣
Marian menangis sambil memeluk Renata di lapangan basket dekat rumah nya Renata.
Renata juga pernah merasakan apa yang dia rasakan dulu.
"Lupakan dia weh daripada kamu di sakiti sama dia."saran Renata yang tak tega melihat kondisi berantakan dari Marian.
"Tak semudah itu,Ren."jawab Marian serius.
"Belajar dari itu semuanya maka kamu bisa melupakan dia dan fokus kepada dirimu untuk masa depan, banyak cowok yang mau sama kamu, Mariana Yuwana."nasihat Renata kepada Marian.
Marian melepaskan pelukannya dan menatap wajah serius dari Renata.
"Kalo gak ada kamu mungkin aku sudah lompat diri di gedung tertinggi, terimakasih sudah tulus kepadaku."ucap Marian lembut.
Senyum tulus milik Renata membuat Marian sedikit tenang setidaknya ada Renata yang menghibur dirinya saat ini.
"Yuk pulang aku antarkan kamu pulang."ucap Renata lembut.
Skip mereka berdua pergi iya.
Renata sedang mendengarkan musik di ponselnya dengan memakai earphone sambil kerjakan tugas dari kantor pastinya. Dulu dirinya sering kerjakan tugas sekolah sekarang tugas kantor.
"Semangat banget sih adek."kata Mona pas melihat Renata sedang asyik sendiri pokoknya di kamarnya.
"Iya dong mama masa adek sedih mulu sih."jawab Renata santai.
Mona justru mencubit pipinya Renata karena gemas sekali, sejujurnya dia tak rela putrinya tumbuh besar alias dewasa.
"Sakit ma pipi adek."rengek Renata bete.
"Mama gemas sama adek, soalnya adek lucu banget kayak anak bayi."jawab Mona polos.
"Adek bukan anak bayi,Mama."protes Renata tak suka dibilang anak bayi.
Mona malah tertawa dengar protes dari sang putrinya.
"Mama ke kamar dulu iya dan jangan begadang iya,adek."ucap Mona lembut dan mencium puncak kepalanya Renata.
Renata masih mengerjakan tugas dari kantor sedangkan Mona sudah keluar dari kamar putrinya.
Kenapa Renata tidak mengerjakan tugas nya di ruang kerja karena malas.
Otte juga menemani Renata di kamarnya sambil mengerjakan tugas nya.
"Otte jangan nakal iya sama adek."pesan Renata kepada Otte
Otte hanya menurut saja apa yang di pesan oleh Renata biasa otte hanya menurut sama Jonathan saja.
Walaupun Renata alergi terhadap anjing tetapi Renata mengurus otte dengan tulus.
.......
__ADS_1
Renata saat melihat pria itu dengan jengkel sekali dan sekarang pria itu sudah dia pecat secara tak hormat.
Renata melanjutkan pekerjaan nya habis ini dia mau menemui seseorang setelah pulang kerja nanti.
"Eh katanya si Irena pernah ganggu Renata iya, emang salahnya Renata apa iya."tanya Alan ke Agung.
Agung tak tahu lagi dengan sikap dari Irena yang terlalu jahat kepada anaknya.
"Iya, emangnya kenapa kamu bertanya kayak gitu bukan kah kamu paling malas peduli dengan keluarga sendiri,."tanya Agung karena tak mau menjawab pertanyaan dari Alan.
"Kak Agung gak ada peduli dengan putrinya sendiri,anakmu itu dija......."kata Alan ngegas tetapi di potong oleh Agung.
"Aku jauh lebih tahu daripada kamu,aku papanya kedua anakku dan aku tahu aku dihina terus kedua anakku juga hina oleh mak lampir,tapi aku tak terima jika anakku di hina."ucap Agung dingin lalu meninggalkan Alan ketika mobilnya sudah sampai di parkiran bandara.
Kebetulan saja Alan dan Agung ketemu di bandara disini dan hanya ngobrol gak jelas ala saudara kandung lah.
Renata tak sengaja melihat ada David tetapi David tidak melihat nya disini cepat-cepat dirinya kabur dari sini agar David tak melihatnya.
Dia sangat takut sekali dengan David entah itu dari ancaman Irena atau dia yang suka menghindari David.
"David,kamu kenapa."tanya Sandra ke adek ketiganya.
"Gak papa Kak Sandra."jawab David dingin.
Sandra tak sengaja melihat ada Renata tetapi Renata sudah jauh dari pandangannya.
"Kasihan sekali kalian berdua mungkin kalian berdua tak jodoh dan aku berharap kalian berdua menemukan orang yang tepat untuk kalian sendiri dan tak ada rasa permusuhan diantara kalian berdua."batin Sandra yang juga tak tega melihat adeknya dan gadis dingin dan tak pernah senyum yaitu Renata.
"Kak Renata lagi apa."tanya Justin pas melihat ada Renata yang dingin.
Entah kenapa Justin selalu terpesona dengan kecantikan dari Renata sendiri meskipun Renata usianya tua darinya.
"Kenapa Kak Renata cantik banget sih."batin Justin dengan mulutnya benganga.
"Awas lalat masuk di mulut mu."ucap Jun dengan julid.
"Ya ampun kamu tuh selalu julid iya, kasihan temanmu ini."tegur Renata dengan ngegas kepada Jun.
"Justin lagi melamun iya."ledek Danny ke Justin.
"Sembarangan saja lo."kata Justin mengelak.
"Jangan bohong deh,kamu pasti melihat aku kan karena aku cantik hehehe, jujur saja ke aku."ucap Renata santai tetapi Justin justru terdiam karena diam-diam dia mengagumi sosok gadis ini.
"Iya sudah aku pamit dulu,aku tunggu jawaban nanti malam."kata Renata lagi lalu bergegas ke rumah nya dengan jalan kaki.
"Justin,kau kenapa selalu melihat Renata seperti itu kayak orang lagi jatuh cinta."tanya Jun bingung.
"Mana ada aku suka dengan Kak Renata,Kak Renata itu tua sama kayak kalian berdua."jawab Justin ngegas.
Jawaban dari Justin itu sampai ke telinganya Renata tetapi Renata tak peduli karena Renata tak suka sama pria yang lebih muda darinya.
"Nanti malam dia kerumah mu lo."ledek Danny lagi.
__ADS_1
"Pulang sana nanti dicariin mommy kalian berdua."ucap Justin ngegas banget.
Renata baru saja sampai di rumah tetapi ada tamu dirumahnya,siapa orang itu.
"Adek sudah pulang."tanya Agung lembut ketika melihat putrinya pulang dari minimarket.
Renata mengenal siapa tamu,iya orang itu adalah Azura.
"Oh adek sudah pulang, nenek kok gak bilang kalo nenek mau kesini."kata Renata lembut tetapi kaget melihat ada neneknya disini.
"Oh nenek tadi pergi bersama Ezra sekalian pergi kerumahnya Ezra dan berbicara dengan pacarnya,nenek juga senang karena pacarnya itu sahabatnya adek waktu dia pindah kesini sekarang nenek sudah lama tidak kerumah orang tuamu."jawab Azura lembut.
Renata dengan sopan salim tangannya Azura, Agung dan Mona lalu pergi ke kamarnya karena mau mandi.
"Btw dimana putramu yang bandel itu."tanya Azura kepada putra dan menantu nya.
"Aku tak tahu mama,Jo kemana hari ini setahu aku iya Jo sudah pulang di jam segini tapi belum pulang juga tuh anak."jawab Agung santai.
"Bandel iya Mama kayak Agung dulu hahahaha."balas Mona niatnya bercanda kepada mertuanya eh malah Azura ikut-ikutan.
"Namanya juga bapak dan anak pasti sama-sama bandel dan suka bikin masalah di sekolah dulu."kata Azura bercanda dengan menantunya sedangkan Agung bete sekali.
"Oh iya mama perhatikan sekarang adek wajahnya kayak mama dulu waktu remaja,mama benar' tak menyangka kalo adek sekarang tumbuh jadi gadis yang sangat cantik,makanya diluar sana banyak pria yang mengejarnya tapi sayangnya adek sangat dingin dan kaku orangnya."ucap Azura baru sadar jika cucunya semakin hari semakin cantik.
"Iya jelas anak aku emang cantik sama seperti mama dan istriku."jawab Agung dengan bangga memiliki ibu yang cantik,istri yang cantik beserta putrinya yang sangat cantik.
"Iya mama tahu,nak."balas Azura lembut.
"Mama kenapa tidak ke rumah papa."tanya Mona bukan Agung.
Azura diam sejenak dia mencari cara agar Scott tidak terkejut saat melihat dirinya nanti bahkan dirinya juga belum siap ketemu dengan suaminya.
"Mama butuh waktu untuk waktu yang pas,sabar iya nak semuanya pasti ada jalannya."jawab Azura lembut dan membuat putra sulungnya dan menantu yang paling tua ini pada tenang.
Malam harinya Renata pergi kerumahnya Justin entah mau ngapain karena Renata hanya jalan kaki saja kesini.
"Permisi anda mencari siapa."tanya Ibu dari Justin.
"Saya Renata Hadikusuma,Tante."jawab Renata sopan dan ramah.
Ibunya Justin terkejut dengar nama gadis dingin ini dan lebih terkejut lagi melihat wajah cantik dan ayu milik Renata.
"Ada apa iya mau kesini."tanya ibu Justin lembut.
"Oh ini buat Tante dan keluarga,ini kue buatan saya, coba deh Tante rasanya enak dan gak eneg di tenggorokan."ucap Renata lembut lalu memberikan sebuah kue butter cake keju buatannya sendiri.
"Terimakasih nak,maaf merepotkan Anda,"kata Ibu Justin dengan lembut saat mengambil kue yang berikan oleh Renata.
"Sama-sama Tante,saya pamit dulu dan semoga keluarga Tante suka dengan masakan saya sendiri."kata Renata lembut.
Renata masuk kedalam mobilnya entah mau kemana dia pergi sedangkan ibunya Justin masuk kedalam rumah dengan membawa kue.
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁.
__ADS_1
Btw Renata masak kue berapa banyak iya.
Selamat hari raya Imlek bagi yang merayakan.