Ajari Aku Cinta

Ajari Aku Cinta
Pesta Ulang Tahun Perusahaan


__ADS_3

Hari-hari Chaca jalani dengan aktivitas seperti biasa.Bangun pagi,pergi ke perusahaan,pulang ke apartemen dan tidur.Terus seperti itu.Sangat menjemu kan.Chaca ingin pergi liburan untuk refreshing.Otaknya benar-benar membutuhkan hiburan.Tapi tanggungjawab nya sangat berat karena dia menanggung hidup ratusan karyawan.Jika dia memikirkan egonya, bagaimana nasib karyawannya?Bahkan dia harus lembur demi memajukan perusahaan cabang milik kakeknya itu.


"Huft...Ini sangat melelahkan."Chaca melihat jam yang melingkar di tangannya.Sudah waktu nya makan siang.Tapi dia malas keluar.


Tok Tok Tok


"Masuk!!"


Cklek


Zion dan Maya masuk ke ruangan Chaca bersamaan membuat gadis itu mengerutkan keningnya.


"Tumben barengan?ada apa?"tanyanya


"Udah jam makan siang.Chaca mau makan diluar atau pesen?"tanya Zion.Dia melihat tumpukan berkas yang masih banyak di meja Chaca.Dia berkewajiban menginginkan gadis itu untuk makan.Jika tidak,dia akan menjadi sasaran seseorang.


"Pesen aja Kak.Chaca males keluar."serunya sambil menyenderkan punggungnya di kursi kebesarannya."Lalu Kak Maya?"


"Hanya ingin mengingatkan.Nanti malam acara pesta ulang tahun perusahaan CR Company."


Chaca menghela nafas panjang saat mendengar ucapan Maya.Dia sangat malas pergi ke pesta.Apalagi ini pertama kalinya untuk nya.Pasti akan sangat membosankan karena dia tidak mengenal siapapun.Tapi jika dia tidak datang,dia tidak akan tahu seperti apa pemimpin perusahaan lain.


"Kami akan mendampingi mu nanti malam.Jadi tidak perlu khawatir."lanjut Maya yang tahu apa yang di pikiran Chaca.


"Boleh gak Chaca gak dateng?Kak Maya aja ya yang wakilin Chaca."ucapnya memelas.Tapi Maya menolaknya karena undangan itu di tunjukkan untuk pemimpin perusahaan.Dia akan datang jika pemimpin perusahaan juga datang.


"Dateng aja Cha.Siapa tahu nanti ketemu yang bening."seru Zion yang langsung mendapat pelototan dari Chaca.


"Lama-lama kak Zi nyebelin ya.Sama kayak Kakek."sungut Chaca.


Zion terkekeh.Dia pergi untuk memesan makanan untuk Chaca.Kini di ruangan itu menyisakan si Presdir cantik dan Sekretaris nya.


"Apa pekerjaan mu masih banyak?"Maya mendekat dan berdiri di samping Chaca.


"Bukan banyak lagi.Tapi membeludak tuh di atas meja.Masih puluhan berkas yang belum Chaca selesaikan."


Maya tersenyum.Dia mengambil satu map bertuliskan laporan keuangan tiga bulan yang lalu.Dia membantu Chaca mengerjakan satu persatu berkas yang ada di atas meja Chaca.


"Ini semua tidak akan sesulit ini jika Pemimpin sebelum nya lebih teliti.Lihat!!banyak kesalahan di sini.Aku akan memberikan berkas-berkas ini pada yang bersangkutan untuk diperbaiki.Laporan tiap bulannya harus cocok dan tidak boleh ada selisih walaupun hanya sedikit.


"Wah...Kakak memang hebat.Kenapa Kakek gak angkat Kak Maya aja jadi pemimpin perusahaan?"


"Karena perusahaan ini adalah milik keluarga Joseph.Dan Aku hanya karyawan disini."


"Tapi sebelum Chaca,kakek juga merekrut orang luar untuk mengelola perusahaan ini akan?"


"Hanya sementara Cha.Sementara."ucap Maya menekan kata sementara


Chaca berdecak kesal bersamaan dengan Zion yang datang membawa banyak makanan.


"Makanan datang!!!"


"Wah.. Kelihatan enak."Chaca bangun dari kursi kebesaran nya dan langsung duduk di sofa.Disana mereka bertiga menikmati makan siang bersama.


*


*


*


*

__ADS_1


Malam telah menggantikan siang.Rembulan datang membawa hawa dingin yang menusuk ke tulang rusuk.Sangat dingin.


Dan malam ini Chaca tengah bersiap untuk menghadiri acara pesta ulang tahun perusahaan dari CR Company.


Sebenarnya dia enggan untuk datang.Entahlah sejak tadi siang jantung nya terus berdetak tidak beraturan.Dia merasa gelisah dan takut terjadi sesuatu yang tidak dia inginkan.


Dia sangat baru di dunia bisnis.Bagaimana jika dia melakukan kesalahan?


"Tenang Chaca!!kamu pasti bisa.Semangat."serunya menyemangati diri sendiri.Walau sebenarnya dia sangat gugup.


Ting Tong Ting Tong


"Itu pasti Kak Zi sama Kak Maya.Chaca harus cepet."gadis itu kembali memperhatikan penampilan nya di cermin dan mengoleskan sedikit lipstik di bibirnya


"Perfect."Chaca mengambil tasnya dan keluar dari kamar.


Cklek


Chaca membuka pintu apartemen nya dan ternyata benar,Zion dan Maya sudah menunggunya.


"Wah,Chaca cantik sekali."puji Maya.


"Terimakasih.Kakak juga cantik.Pas banget jadi pasangannya Kak Zi."goda Chaca.


Maya hanya tersipu.Dia menyembunyikan wajahnya yang sudah memerah karena di goda oleh Chaca.Apa Maya menyukai Zion?


Iya,siapa yang tidak menyukai Zion.Pria tampan dengan postur tubuh yang sangat atletis.Benar-benar idaman setiap wanita.Siapapun yang yang menatapnya pasti akan jatuh cinta pada pandangan pertama.Tapi sepertinya itu tidak berlaku pada Chaca.Karena sudah bertahun-tahun Chaca bersama Zion,gadis itu sama sekali tidak mempunyai perasaan apapun pada Zion.


Ya, setelah tinggal di apartemen yang berbeda dengan Zion,Chaca merasa lega karena perasaan itu bukan perasaan suka.Nyatanya setelah pesta pertunangan Andhika, Chaca tidak lagi merasakan getaran aneh di hatinya.Tapi entah kenapa detak jantungnya kembali berpacu cepat sekarang.Ada apa sebenarnya?


"Udah, Ayo berangkat!!keburu malem.Ntar telat lagi."ajak Zion yang di jawab anggukan oleh kedua wanita cantik itu.


Mungkin kecelakaan yang menimpanya beberapa tahun lalu menyisakan trauma untuk gadis itu.Kecelakan yang merenggut kebahagiaannya.Merenggut Orang yang sangat dia cintai.


Setelah menempuh perjalanan selama satu jam, akhirnya mereka sampai di gedung pencakar langit yang berlogo CR Company.Perusahaan yang sangat besar.Pikir Chaca.


Zion turun lebih dulu dan membuka pintu mobil untuk Chaca.


Deg


Jantung Chaca tiba-tiba berdetak kencang saat menginjakkan kaki di depan perusahaan besar itu.Ada apa sebenarnya?apa akan terjadi sesuatu? Sungguh hal itu membuat Chaca takut.


Zion memberikan kunci mobil pada penjaga untuk di parkirkan Sedangkan Chaca dan Maya masuk ke perusahaan lebih dulu.


Acara ulangtahun perusahaan CR Company di adakan di aula yang berada di lantai 10.Aula yang sangat luas dan terlihat sangat indah dengan dekorasi yang elegan.


Maya mengajak Chaca untuk menemui si pemilik perusahaan untuk mengucapkan selamat.


"Selamat malam Tuan William."sapa Maya.


"Oh Anda dari perusahaan WJ Group bukan?"


"Iya Tuan.Saya Maya sekertaris di perusahaan WJ Group.Dan di samping saya ini adalah Presdir kami."


"Selamat malam Tuan William.Dan selamat ulang tahun untuk perusahaan anda."Chaca mengulurkan tangannya dan di sambut oleh William.


"Terimakasih Nona......."


"Chaca.Nama saya Chaca."


"Oh ya.. Terimakasih Nona Chaca.Saya sangat senang anda mau datang di acara sederhana ini."

__ADS_1


"Anda terlalu merendah Tuan.Acara ini sangat mewah dengan dekorasi yang elegan.Dan Anda tidak perlu formal pada saya.Karena bagaimanapun juga anda lebih tua dari saya."


Wiliam tertawa dan berkata,"Baiklah,aku tidak akan terlalu formal padamu.Silahkan nikmati acaranya.Aku akan menemui tamu yang lain."William menepuk pelan bahu Chaca dan pergi menyapa tamu yang lainnya.


"Huft..Ini sangat membosankan.Hanya ada orang-orang formal disini.Chaca rasa,cuma Chaca yang anak kecil disini."gerutu Chaca.


Maya terkekeh dan berkata,"setidaknya kita bisa menikmati makanan enak disini."


"Iya.Kaka Maya benar.Ayo kita habiskan makanan di pesta ini!!"Chaca menarik Maya ke meja yang dipenuhi aneka kue dan makanan lezat lainnya.


"Wah.Kelihatannya enak."


Saat Chaca menatap binar makanan di depan nya,di saat itu pula seorang pria tampan dengan tatapan mata yang tajam masuk ke aula tersebut.


Deg deg deg


Chaca memegang dadanya.Detak jantungnya kini kehilangan kendali.Ada apa sebenarnya?apa dia mempunyai penyakit jantung?


Maya menatap aneh Chaca yang mematung."Cha,ada apa?"


Belum sempat Chaca menjawab, tiba-tiba dia mendengar suara yang tidak asing di dekatnya.


"Apa kabar Tuan William? Selamat ulang tahun untuk perusahaan Anda."


Deg


Chaca membalikkan tubuhnya.Dia melihat seseorang yang berbicara dengan Si pemilik pesta.Tapi sayang tidak terlihat jelas karena pria itu berdiri membelakanginya.


Tapi entah kenapa kakinya justru membawanya melangkah menghampiri pria itu.


Semakin dekat,jantung Chaca semakin berdetak kencang.Anehnya air mata Chaca menetes tanpa permisi.


Chaca berdiri tepat di belakang pria itu.Ada rasa bahagia,rindu dan sedih bercampur menjadi satu.Chaca memberanikan diri memegang bahu pria itu dan......


Deg


...****************...


Visual


Chaca Elyasa Ayna Joseph



Raka Wisnu Dewa Natha



Zion Anggara



Andhika Putra Ananda Joseph



Sivanya Fitri Amriani Saragih



Maaf jika Visual tidak sesuai kriteria kalian,kalian boleh membayangkan sendiri Visual yang pas untuk mereka.Terimakasih

__ADS_1


__ADS_2