Ajari Aku Cinta

Ajari Aku Cinta
Masuk Perangkap


__ADS_3

"Cinta itu bukan mencari yang sempurna,Tapi mencari yang bisa menyempurnakan Cinta itu sendiri"


________________________________________________


Semua Peserta Camping sudah memulai perjalanan mereka.


Walau cuaca sedikit mendung tapi tidak mematahkan semangat mereka menjalankan tugas yang diberikan oleh Pembina OSIS.Apalagi mereka hanya di minta menanam tanaman untuk melestarikan alam.


"Apa masih jauh..??"tanya Indira


"Lumayan.. Kenapa..??"tanya Alya


"Gue capek"


"Iya udah.. Kita istirahat sebentar.."ajak Monica


Kelompok Sakura memutuskan untuk beristirahat sejenak di bawah pohon yang cukup besar.


"Minum..!!!"Sivanya memberikan air mineral untuk teman-teman nya.


Chaca membuka tasnya untuk mengambil camilan.Tapi pergerakan nya terhenti kala menemukan sesuatu di dalam tasnya.


"Surat..??"lirih Chaca


"Ada apa Cha..??"tanya Fanesa


"Gak papa koq.."Chaca mengeluarkan beberapa camilan dan memberikan nya pada yang lain.


Baru setelah nya dia membaca surat Yang tadi ditemukan nya.


"Nanti tunggu Kakak.Ada sesuatu yang ingin Kakak bicarakan.."Raka


"Kak Raka.."


"Apa..???Kak Raka..??"seru Dayana yang duduk dekat Chaca..


"Ini.."Chaca memberikan surat itu kepada Dayana


"Kak Raka ngajak ketemuan???"


Chaca mengangguk


"Terus loe gimana..???"


"Gak tahu.."


"Loe temui aja, Siapa tau ada hal penting yang ingin dibicarakan"seru Sivanya


"Tapi Chaca takut.."


"Takut kenapa?? Marissa??"sahut Alya


Chaca mengangguk kan kepala nya.."Chaca takut nanti dia salah paham.."


"Udah.Gak usah di pikirin.. Yang penting loe temui dulu Kak Raka . Siapa tahu dia ngajak balikan.."goda Monica


"CK...Apaan sih Mon.."


"Udah-udah.. Sekarang Kita lanjutkan perjalanan.Keburu hujan.."ajak Syakilla


Semua mengangguk dan mulai melanjutkan perjalanan mereka.

__ADS_1


Tidak berapa lama mereka sampai di tempat tujuan.


Mereka terdiam sesaat melihat pemandangan yang ada di depan mata.Sungguh indah ciptaan Tuhan.Mereka sampai terkagum-kagum dengan pemandangan indah disana sampai-sampai melupakan tugas mereka.


"Wah.... Indah banget.."


"Iya...Gue mau foto Ah.."Dayana mengambil ponselnya dan menghidupkan kamera.Dia berpose dengan background pemandangan yang ada di sana.


Tidak hanya Dayana,Yang lainnya pun juga berfoto ria di sana .


"Pantas saja Kak Raka ngajakin ketemu disini.. Pemandangan nya indah banget.."seru Alya


"He'em.. Romantis banget sih Mas mantan.."Goda Fanesa


Blush


Kedua pipi Chaca memanas.Dia terlihat salah tingkah mendengar ucapan teman-temannya.


"Udah cukup foto-fotonya.Sekarang kita kerjain dulu tugas kita.Kasihan yang menunggu buat ketemuan"goda Sivanya


"Apaan sih Siv..."gerutu Chaca


Teman-teman Chaca tertawa melihat Chaca yang malu.


Setelah selesai mengerjakan tugas menanam tanaman, Mereka kembali ke lokasi camping kecuali Chaca tentu nya.


"Nih Cha..Loe pegang peta nya.Ntar takutnya kalian nyasar lagi.."goda syakilla.


"Ya gak mungkin lah mereka kesasar..Kan Kak Raka Wakil Ketua OSIS.Pasti tahu lah jalan untuk pulang.."sahut Alya


"Udah gak papa.Loe bawa aja..Gue udah hafal koq sama jalan nya ."sambung Sivanya.


"Sebenarnya kita gak tega Cha,Tapi kita juga gak mau kali jadi obat nyamuk.."kekeh Dayana.


"Gue yakin Kak Raka pasti jagain loe.Lagian loe kan tahu sendiri seperti apa Kak Raka itu.."


"Iya siv..."


"Udah jangan lesu gitu.Bentar lagi ketemu mas mantan.."Goda Indira.


Chaca hanya berdecak menanggapi godaan teman-temannya.


"Kalian hati-hati.."ucap Chaca


"Siap Bu Bos..."jawab mereka serempak.


Sivanya dan yang lainnya meninggalkan Chaca sendiri di tempat itu.


"Kenapa perasaan Chaca gak enak ya..??Ah semoga gak terjadi apa-apa??"gumam Chaca.


Tidak terasa sudah 1 Jam lebih Chaca menunggu.Tapi Raka belum juga menampakkan batang hidungnya.


"Kak Raka lama banget sih..??Udah mau ujan lagi.."


Chaca tidak sadar jika ada seseorang yang sedari tadi memperhatikan nya.


Dia tampak menyeringai karena mangsanya sudah masuk dalam perangkap.Orang itu berjalan mendekati Chaca dan kini berdiri di belakang Chaca dan membungkam mulut gadis itu..


"Hmmmpptt..."Chaca di tarik menjauh dari tempat itu.


Chaca terus memberontak hingga akhirnya Chaca menginjak kaki orang tersebut.

__ADS_1


"Akh..."teriak orang itu membuat bekapan nya terlepas.


Chaca mengatur nafasnya dan melihat siapa yang membungkam nya.


"Kamu...???"


"Siapa kamu..??"tanya Chaca


Orang itu memakai penutup wajah.Dia hanya diam dan tidak menjawab pertanyaan Chaca.


"Mau apa kamu..???"


Tanpa aba-aba orang itu menampar Chaca hingga jatuh tersungkur.


"Akh..."


Brugh


Orang itu menarik paksa Chaca untuk berdiri dan kembali menampar Chaca .Tapi kali ini Chaca menahan tangan orang itu dan memelintir nya


"Akh..."teriak orang itu


"Cewek..??"gumam Chaca.


"Siapa kamu sebenarnya..??Apa mau mu..??"teriak Chaca.


Orang itu tidak mau kalah.Dia menyodok Perut Chaca hingga Chaca mundur beberapa langkah.


"Loe gak perlu tahu siapa gue.Yang jelas gue benci sama loe dan bakalan nyingkirin loe "seringai orang itu


Chaca nampak mengerutkan keningnya..Dia seolah mengenali suara perempuan itu..


Orang itu mengeluarkan sebuah pisau dan mengayunkan nya ke perut Chaca.Tapi Chaca dengan lihainya berhasil menghindar.


"Cih..."Orang itu terus menyerang Chaca.Tapi berhasil ditangkis nya dan membuat pisau itu jatuh ke tanah.


Chaca mengambil pisau tersebut dan membalik keadaan.Dia menodongkan pisau itu dan berhasil melukai tangan orang itu.


"Akh..."teriak orang itu.


"Dasar sialan.."Orang itu maju dan mendorong Chaca .


Chaca yang belum siap , kehilangan keseimbangan nya dan jatuh ke jurang yang berada di belakangnya.


"Akh....."Tubuh Chaca terguling ke jurang yang cukup dalam.


Orang itu hanya melihat Chaca yang terjatuh ke jurang dari atas.."Good bye Chaca.."Orang itu mengambil pisau nya dan pergi meninggalkan Chaca setelah menghilangkan jejaknya.


Sedang di bawah sana.Chaca merintih kesakitan dan terus berteriak meminta pertolongan.


"Tolong...Hiks..Sakit..."


"Tolong..!!!!"


"Kak Raka..!!! Tolong Chaca..!!!"lirih Chaca sebelum kesadaran nya menghilang.


Deg


Raka yang saat ini tengah berada di area Camping nampak memegang dadanya yang terasa nyeri..


"Chaca..!!"

__ADS_1


__ADS_2