
Raka terdiam.Dia mengepalkan tangannya erat.Dia yakin Chaca mengetahui sesuatu.Chaca tahu keadaan nya.Tapi dari mana Chaca tahu?Selama ini yang tahu tentang hal itu hanya Andhika dan Zion.Andhika tidak mungkin mengatakan nya pada Chaca.Apalagi Zion.
Raka mengusap wajahnya kasar.Sejenak dia teringat botol obat miliknya."Sial..!!!"
Raka meninggalkan beberapa lembar uang di meja restoran dan pergi mengejar Chaca.Dia begitu bodoh karena kecolongan.Harusnya Dia menyembunyikan obat nya tadi setelah meminumnya.
Dia yakin Chaca melihat obat nya dan bertanya pada Dokter Rena tentang obat itu.
"CHACA..!!!"teriak Raka.Dia ingin menjelaskan nya pada Gadis itu.Dia tidak ingin Chaca salah paham.
"CHACA!!!CHACA DIMANA??"Kemana Chaca?kenapa Gadis itu tidak ada di manapun.Seharusnya gadis itu belum jauh.Tapi kenapa dia tidak ada.
Raka mulai panik.Dia merutuki kebodohan nya.Seharusnya Dia langsung menyusul kekasihnya tadi.Tapi Raka malah diam saja.
"CHACA...!!!"lagi Raka berteriak memanggil Chaca.Tapi Chaca tidak ada . Karena takut sesuatu terjadi pada Chaca,Raka menghubungi Zion .Tapi belum sempat panggilan tersambung, Pandangan Raka tertuju pada gadis yang berdiri di tepi pantai.
Raka memasukkan kembali ponselnya ke dalam saku dan menghampiri gadis itu.
Hug
Raka memeluk Gadis itu dari belakang."Maafin Kakak..."lirih Raka.
"Kenapa Kakak gak bilang sama Chaca hiks..Kakak sakit karena Chaca.Chaca yang udah bikin Kakak......."
"Sstt..Ini bukan salah Chaca.Kakak yang salah karena menyembunyikan nya dari Chaca."
"Kenapa?"tanya Chaca.
"Kalau Kakak bilang Kakak takut kehilangan Chaca,Apa Chaca percaya?"seru Raka.
Chaca melepas pelukan Raka dan membalikkan tubuhnya menghadap Raka."Kakak takut kehilangan Chaca karena alergi Kakak atau Kakak ingin Chaca jadi orang jahat karena terus menyakiti Kakak?Bahkan Chaca hampir membunuh Kakak.." teriak Chaca.
Raka hanya bisa diam.Dia membiarkan kekasih nya meluapkan semua amarah nya.Ya memang di sini Dia yang salah.Sama seperti saat Raka tahu keadaan Chaca.Seperti itu lah yang di rasakan Chaca saat ini.
"Kakak ingin Chaca jadi pembunuh?Kakak gak cinta sama Chaca."
"Sstt... Sayang.. Itu gak bener.Kakak cinta sama Chaca.Kakak ingin menikah dengan Chaca..Kakak ingin hidup berdua dengan Chaca.. Please jangan ngomong kek gitu Cha."
"Lalu kenapa Kakak gak bilang sama Chaca?"
__ADS_1
''Kakak ingin bilang tapi waktu nya belum tepat.Lagipula Chaca juga gak jujur soal penyakit Chaca.Justru Kakak sendiri yang cari tahu soal Chaca."gerutu Raka.
"Kakak balas dendam sama Chaca?.Kan dari awal Kakak yang ngejar-ngejar Chaca.Ngapain juga Chaca ngasih tahu Penyakit Chaca ke Kakak?.Penyakit Chaca itu beda dengan penyakit Kakak.Chaca sakit mental sedang sakit alergi.Kakak gak bakal kenapa-kenapa asal menghindari makanan yang bisa buat Kakak kambuh.Tapi Chaca......
Cup
Raka membungkam bibir Chaca dengan bibir nya.Kali ini Chaca udah kelewat berisik.Raka pusing mendengar nya.Untuk itu Raka mencium gadis itu.Ini adalah cara ampuh agar Chaca diem.
Dan benar saja,Chaca terdiam kaku.Raka mengambil kesempatan dengan melakukan lebih.Dia memagut lembut bibir Chaca dan menekan tengkuk gadis itu untuk memperdalam ciuman mereka.Lama kelamaan Chaca membalas perlakuan Raka.Dia memeluk leher Raka dan memagut lembut bibir Raka.
Pemuda itu tersenyum di tengah-tengah aktivitas mereka.Dia melepaskan ciumannya dan menyatukan keningnya dengan kening Chaca.
"Maafin Kakak.Kakak janji gak bakal kek gitu lagi.Kakak bakalan jujur sama Chaca.Tapi please..Jangan tinggalin Kakak."Raka merapat kan tubuh mereka.Tapi tiba-tiba Chaca menangis keras
"Hiks hiks...Huaa..."
Raka panik.Dia memeluk gadis itu untuk menenangkan nya."Sudah dong..Jangan nangis!!.Iya Kakak salah..Kakak minta maaf."
"S_sakit Kak..huaaa...."
"Maaf sayang..Maafin Kakak.."
"Cha..Jangan gitu!!.Kakak kan udah minta maaf sayang.Janji gak bakal bohong atau menyembunyikan apapun dari Chaca".seru Raka.
"Tapi ini sakit Kak..Kalau kakak gak minggir Kaki Chaca bisa gepeng.."ucap Chaca
Hah?gepeng?.Raka terlihat bingung.Tapi kemudian Chaca menunjuk kebawah dan Raka ikut melihat ke bawah.Astaga...Ternyata Raka menginjak Kaki Chaca.Pantas gadis itu berteriak kesakitan."Maaf..Maaf..."Raka jongkok di depan Chaca dan mengecek kaki Chaca.
"Masih sakit?Bisa jalan gak?Kakak gendong ya."seru Raka
"Gak usah..Chaca bisa jalan sendiri."Chaca menghapus air matanya dan pergi begitu saja dengan langkah yang sedikit tertatih.
"Cha..!!!"panggil Raka.
Chaca berhenti dan menoleh."Apa?"
"Chaca masih marah sama Kakak?"tanya Raka.
"Iya..Chaca masih marah sama Kakak.Tapi Chaca laper.Pengen makan.Jadi marah nya di pending dulu."Raka tersenyum mendengar ucapan Chaca.Dia menyusul gadis itu dan langsung menggendong nya ala bridal
__ADS_1
"Kyaaa....''pekik Chaca
"Malam ini kita makan di Villa aja ya.Kakak yang masak."ucap Raka.
"Yang benar?"Raka mengangguk dan membawa Chaca kembali ke Villa.
Sesampainya di Villa.Raka menurunkan Chaca di kursi meja makan.Sedangkan Raka langsung mengeluarkan bahan makanan yang ada di kulkas dan mulai mengeksekusi nya.
Chaca menopang dagunya dengan kedua tangannya.Dia menatap Raka yang begitu cekatan saat memasak.Walaupun Pemuda itu mengikuti tutorial memasak dari YouTube tapi Raka terlihat sudah ahli dalam memasak
"Udah belum Kak?? Chaca laper."teriak Chaca
Raka menoleh sekilas dan tersenyum."Sebentar lagi matang."seru Raka.
Cklik
Raka mematikan kompor dan memindahkan masakan nya ke piring.Dia hanya membuat nasi goreng sosis dan bakso yang simpel dan cepat di buat.Dia tidak mau kekasih nya kelaparan.
"Makanan datang."Raka meletakkan piring berisi nasi goreng di depan Chaca."Silahkan makanan Anda Nona."seru Raka.
Chaca tersenyum dan mulai memakan masakan Raka.
"Bagaimana?"
"Emm.... Lumayan."
"Hah? lumayan?.Yang benar?"Raka memasukkan nasi goreng buatan nya ke dalam mulutnya.
"Emm..Iya.. Rasanya lumayan."seru Raka.
"Habis makan,Kakak harus cerita semua tentang Kakak.Kalau gak Chaca bakalan marah sama Kakak."ancam Chaca.
"Kalau Chaca begitu ingin tahu tentang Kakak,Chaca juga harus menceritakan tentang Chaca.Gimana?"
Chaca terdiam.Apa Raka sedang menjebaknya?. Memangnya apa yang Raka ingin tahu dari nya? Bukankah Raka Sudah tahu semuanya.
"Tentang Chaca dan keluarga Chaca.Setelah itu kakak akan kasih tahu tentang Kakak.Adil kan?"
Deg
__ADS_1