
Mobil mereka terparkir sempurna di depan basecamp Raka. Zion turun terlebih dahulu dan membukakan pintu untuk Reynand.
Ini untuk kedua kalinya dia datang kemari. Sebelumnya dia kemari saat melihat Chaca yang kacau karena ulahnya. Dan sekarang dia kemari karena ingin bersenang-senang dengan mainan nya.
Reynand dan Zion masuk dan di sambut anak buah Reynand. Mereka adalah anggota dari organisasi yang Reynand pimpin. Mereka di percaya untuk menjaga mainannya, sedangkan yang lainnya ada di sekitar kediaman keluarga Joseph.
"Selamat pagi Tuan." sapa para bodyguard
"Hm." Reynand dan Zion melewati mereka begitu saja dan langsung ke ruang bawah tanah.
Di sana, di ruang bawah tanah. Seorang pria dengan penampilan yang sangat berantakan dengan wajah yang memar dan bekas pecutan di tubuh nya yang mengeluarkan darah yang sudah mengering. Pria itu terlihat tidak sadarkan diri.
"Seperti nya si botak mengambil banyak bagian saat bermain-main." seru Zion.
Reynand hanya tersenyum sinis. Dia meminta anak buahnya untuk membangunkan pria itu.
Byur
"Hah..Uhuk uhuk uhuk.." Pria itu mencoba menetralkan penglihatan dan menatap Reynand dan Zion.
"Reynand!!" ada kilatan kemarahan yang terpancar dari kedua mata pria itu. Tapi bukannya takut, Reynand justru tertawa keras.
__ADS_1
"Apa kabar Roger? Apa kau menikmati pelayanan dari anak buahku?"
"Dasar brengsek! Bajingan! lepaskan aku, Sialan!" teriak Roger. Dia tidak menyangka jika Reynand melakukan hal itu padanya. Itu artinya ayahnya benar jika Reynand sebenarnya adalah Raka. Tapi bagaimana bisa? Sedangkan waktu itu anak buahnya melihat sendiri jika mobil yang di tumpangi Raka meledak bersama dengan Raka di dalamnya.
"Aku tahu kau pasti bingung kan? Baiklah akan aku jelaskan sedikit. Aku memang Raka dan aku tidak pernah mati. Aku yang meneruskan organisasi milik Kakek Carlos dan aku adalah Angel of Death. Malaikat maut yang akan mencabut nyawamu."
Deg
"A_apa? Ti_tidak! itu tidak mungkin. Jangan menggertak ku, sialan!!" teriak Roger
"Untuk apa Aku menggertak mu, Aku mengatakan yang sebenarnya. Dan aku datang untuk membalaskan dendam atas kematian Ayah, ibu dan juga Kakek ku."
Roger terdiam. Tapi tak lama kemudian, dia tertawa keras. "Jadi kau benar-benar Raka, Cucu dari Carlos? Apa kau tahu, ayahku sangat ingin membunuh mu. Walaupun kau di kenal dengan nama Malaikat Maut sekalipun, kau tidak akan menang melawan Ayahku." bentak Roger.
"Perusahaan iblis yang kalian bangun, nyaris bangkrut. Dan sekarang ayahmu sedang sibuk mengurus perusahaannya. Seperti nya dia melupakan mu, Roger."
Deg
"I_itu tidak mungkin." gumam Roger yang masih di dengar Reynand
"Karena perbuatan mu pada Chaca, kakek Wira membatalkan kerjasamanya dengan perusahaan mu. Kau tahukan apa akibat jika bermasalah dengan perusahaan besar WJ Company." seru Reynand
__ADS_1
"TIDAK! ITU TIDAK MUNGKIN! KAU PASTI BERBOHONG KAN?"
"Untuk apa aku membohongi mu." Reynand berdiri dan kembali berkata, "Dan sekarang waktunya untuk bersenang-senang sebentar. Zion!!"
"Saya Bos." ucap Zion
"Siapkan kamera. Aku ingin memberikan kejutan untuk Tuan Danu. Hadiah yang akan membuatnya senang." seringai Reynand
Zion melakukan apa yang diperintahkan Reynand. Dia menyiapkan kamera yang mengarah pada Roger yang di ikat merentang oleh bodyguard.
"Lepaskan aku, sialan!!" teriak Roger. Tapi Reynand seolah menulikan telinganya. Dia justru meminta bodyguard untuk menyiapkan bara api.
"A_apa yang akan kau lakukan?" tanya Roger terbata melihat bara api di depannya.
"Aku sudah bilang kan, kita akan bermain-main sebentar." Reynand mengambil bara tersebut dengan penjepit besi dan mengarahkan pada Roger.
"Aarrgghh....
Teriak Roger menggema di ruang bawah tanah. Hal itu terjadi terus menerus hingga akhir Roger tidak sadarkan diri.
"Kirim video itu pada Danu. Pastikan video itu sampai ke tangan Danu." titah Reynand
__ADS_1
"Baik Tuan."