Ajari Aku Cinta

Ajari Aku Cinta
Malu


__ADS_3

Menikmati pemandangan indah di pantai membuat Chaca lupa diri.Dia begitu senang menghabiskan waktu liburan nya bersama sang kekasih.


"Chaca senang..??"tanya Raka.Kini mereka sedang berada di perjalanan pulang.


"Sangat..!! Terimakasih Kak .. Chaca sudah sangat lama ingin pergi ke pantai tapi Ibu tidak pernah punya waktu..."sahut Chaca sendu.


Raka yang melihat Chaca yang berubah sedih hanya bisa menguat kan dengan menggenggam tangan gadis itu.."Gak usah sedih..Kakak akan ajak Chaca ke tempat yang lebih indah lagi lain waktu.."


"Beneran Kak..???"


"Hm ..."


"Kemana..???"


"Rahasia.."


"Ish...Main rahasia-rahasia segala.."gerutu Chaca.


"Cium Kakak nanti Kakak kasih tahu.."


"Ogah ."Jawab Chaca cepat.


Raka terkekeh melihat kekasihnya yang begitu menggemaskan.


"Nginep ya..!!!"pinta Raka saat mobil memasuki area basemen apartemen nya.


"Gak..Chaca gak bawa seragam.Habis ini anterin Chaca pulang.."


"Ya udah..Kakak aja yang nginep di rumah Chaca.."


Chaca membulat kan matanya.."Gak boleh...!!"


"Kenapa..??"


"Ya pokoknya gak boleh.."Chaca melipat tangan nya di depan dadanya.


"Kakak gak menerima penolakan.."seru Raka.


"Ck...Dasar Mr Horor tukang paksa.."gerutu Chaca.


"Chaca bilang Apa barusan..!?"tanya Raka memicingkan matanya curiga


"Chaca ngatain Kakak..??"


"Eng_enggak koq..."ucap Chaca terbata.

__ADS_1


"Nanti bikinin Kakak sup ya.."pinta Raka


"Iya iya..."Chaca memutar bola matanya malas.Raka selalu begitu.Tidak terbantahkan.


Mobil yang Raka kendarai kini sudah terparkir sempurna di basemen apartemen Raka.


Pemuda itu membukakan pintu untuk Chaca dan menggenggam tangan kekasihnya seperti biasanya.


"Masih punya PR..??"tanya Raka.


Chaca menggelengkan kepalanya.."Gak ada.. Memang nya kenapa..??"


"Gak papa.. Kayaknya bentar lagi mau diadakan camping lagi untuk kelas 10."


"O ya..???"


"Em..Tapi Kita belum dapat lokasi yang pas.Ada yang mengusulkan ke luar kota ,di hutan sama deket-deket area sekolah.Jadi kita belum bisa memutuskan karena keselamatan kalian Paling utama.."terang Raka


"Kenapa di ada'in camping lagi sih Kak..??"


"Untuk mengisi waktu luang kelas 10.Karena sekolah kelas 12 sudah mulai aktif melakukan tryout untuk ujian . Daripada kalian libur dan malas-malasan di rumah Jadi kita ada'in acara ini.."


"Ih..sapa juga yang malas-malasan..Buktinya Chaca malah di jadiin babu sehari di rumah pacar Chaca.."gerutu Chaca yang langsung menutup mulutnya dengan tangan nya


"A_apa..??"


"Tadi..Chaca bilang apa barusan..??"


"Cha_chaca gak bilang apa-apa kok.."sangkal Chaca.


"Gak..!!Tadi Kakak dengar Chaca bilang pacar Chaca.."


"Ck..Kakak salah dengar kali..Udah ah Ayo cepetan buka pintu nya .!!!Chaca mau siap-siap.."seru Chaca mengalihkan pembicaraan.


"Ck..Kalau mau masuk tinggal tekan sandi nya aja Cha.Kan Kakak pernah ngasih tau kalau sandi apartemen Kakak tanggal lahir Chaca.."ucap Raka sambil menekan tombol sandi apartemen nya


"Ya ini kan apartemen Kakak.Gak sopan dong kalau Chaca main masuk aja.."


"Apartemen kita ..."sahut Raka


Chaca membulat kan kedua matanya.."A_apaan sih Kak..Gak lucu.."seru Chaca


"Jelas aja gak lucu . Orang Kakak gak lagi ngelawak.."goda Raka


"Ish..Kakak lama-lama nyebelin ya..Udah ah..Chaca lagi malas debat ."Chaca lari ke lantai dua di mana kamar Raka berada.Dia ingin membereskan barang bawaannya dan segera pulang.

__ADS_1


Sedangkan Raka tertawa puas karena berhasil membuat Chaca salah tingkah.


Brakh


Chaca menutup pintu kamarnya dengan keras.


"Jantung..??? Jantung aman kan..??"monolog Chaca sambil memegang dadanya.


"Ini gila.. Bisa-bisa Chaca beneran kena serangan jantung kalau tiap hari kayak gini.Udah kayak habis lari maraton aja.."


"Chaca cepetan!!! keburu malam.."teriak Raka


"I_iya sebentar..!!!"


"Inhale ..Exhale...Huh..."


Chaca segera mengemas baju ganti nya dan turun menemui Raka


"Kenapa lama..??"


"Ck..Namanya juga cewek.."gerutu Chaca.


"Iya-iya.Cewek selalu benar..Ayo keburu malam.Kakak sudah lapar.."


"Siapa suruh ngajakin debat.."sungut Chaca.


Raka hanya tersenyum dan membawakan tas Chaca


"Mampir supermarket dulu ya..Kayaknya isi kulkas Chaca udah nipis.."


"Iya sayang.."


Blush


"Apaan sih Kak..??"


"Kenapa???Malu??hmm..."goda Raka


"E_enggak koq..Udah ah.. Buruan!! katanya keburu malam..Laper.."


Chaca berjalan terlebih dahulu meninggalkan Raka.Sungguh dia sangat malu .Dari tadi Raka terus saja menggoda nya .


Wajah nya tak henti-hentinya memanas karena ucapan Raka.


"Ais ..Jangan Baper Cha.."

__ADS_1


__ADS_2