Ajari Aku Cinta

Ajari Aku Cinta
Menghindar


__ADS_3

Walaupun Chaca berhasil membalas Marissa dan Laura nyata nya Itu tidak membuat Chaca tenang.


Dia memikirkan ucapan Laura di restoran tadi .


Chaca melihat Raka yang sudah tertidur damai di samping nya.


Malam ini Raka memaksa menginap di rumah Chaca dengan alasan sudah malam Padahal hari belum begitu larut.Tapi dia terus beralasan karena lelah hingga akhirnya Chaca mengijinkan pemuda itu untuk menginap.


Chaca memiringkan tubuhnya menghadap Raka.Walau terhalang tumpukan bantal sebagai pembatas antara mereka ,Chaca masih bisa menikmati pahatan sempurna sang Pencipta yang sekarang ada di depan nya


Chaca tersenyum melihat raut wajah Raka yang begitu tampan saat tertidur.Tapi lagi-lagi dia teringat ucapan Laura.


"Apa Kakak akan tetap mencintai ku jika tahu keadaan ku yang sebenarnya..??"


Chaca menghela nafasnya.Perlahan dia turun dari tempat tidur.Dia pergi ke kamar mandi untuk membasuh muka nya.


Dia memandang dirinya di pantulan cermin di wastafel.


"Laura benar..Chaca gak pantes buat Kak Raka.Kak Raka begitu sempurna.Sedang Chaca ...."


"Hah... Kalau mereka tahu Chaca yang sebenarnya pasti mereka tidak mau berteman dengan Chaca lagi dan menganggap Chaca gila..."


"Gak...!!! Sebelum semua terlanjur Chaca harus mengakhiri semuanya.Chaca harus jaga jarak dengan Kak Raka.. Semoga Kak Raka mengerti"


Chaca keluar dari kamar mandi dan membaringkan tubuhnya di samping Raka.


Tak berapa lama Chaca tertidur menjemput mimpi.


🍁🍁🍁🍁🍁


Pagi menjelang..Raka yang merasa silau karena sinar matahari yang masuk dari celah jendela mulai membuka matanya perlahan.


Dia melihat Chaca sudah tidak ada di sampingnya.

__ADS_1


Raka menegakkan tubuhnya.Dia meregangkan otot-otot tubuhnya.Dan turun dari tempat tidur.


Raka melihat jam dinding di kamar Chaca.."Jam 6..?? Kenapa Chaca gak bangunin gue..??"


Raka mengambil handuk yang sudah disiapkan Chaca dan masuk ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.


Lima belas menit kemudian Raka keluar dari kamar mandi dengan seragam sekolah nya .


Dia mengambil tas nya dan keluar dari kamar.


"Cha...!!!"panggil Raka


Sepi


Raka kembali memanggil Chaca .Kali ini dia sedikit berteriak tapi tidak ada Jawaban dari gadis itu.


"Kemana Chaca..??"


"Maaf.. Chaca gak bangunin Kakak.Habis kakak pules banget tidur nya ,πŸ˜€πŸ˜€πŸ˜€Chaca udah siapin sarapan untuk Kakak.Di makan ya...Maaf Chaca berangkat lebih dulu karena ada urusan sebentar.."


"Urusan apa..???Apa tidak bisa nunggu gue sebentar saja..??"gerutu Raka


Pemuda itu membuka penutup saji di meja makan .Ada sepiring nasi goreng bakso dan telur mata sapi.Tidak lupa susu yang masih hangat tersaji di meja makan.


Raka tersenyum dan mulai melahap sarapan nya.


Selesai sarapan.Raka berangkat ke sekolah.Dia mengendarai mobil nya dengan kecepatan tinggi.Bukan karena takut terlambat tapi karena dia ingin cepat bertemu dengan kekasih nya.


Sampai di Sekolah SMA Tunas Bangsa,Raka memarkirkan mobilnya dan berlari ke kelas Chaca.


Tapi sesampainya dia di sana,Raka tidak menemukan keberadaan Chaca.


Dia mendekati teman-teman Chaca yang sedang berbincang.."Chaca mana..??"tanya Raka

__ADS_1


"Dia belum datang Kak..??"sahut Dayana


"Tumben Kakak gak bareng Chaca..??"tanya Fanesa.


Raka terdiam.Dia merasa ada yang aneh..Bukan nya tadi Chaca bilang berangkat lebih dulu.Tapi kenapa dia belum sampai di sekolahan..??


"Kak...!!!Kenapa bengong .??"seru Sivanya


"Tidak apa-apa.. Nanti kalau Chaca sudah datang.Tolong beritahu dia kalau gue cari dia.."


"Ok Kak..!!"seru mereka serempak.


Raka keluar dari kelas Chaca.Dia masih memikirkan Chaca.Dia merasa ada yang tidak beres.Dia merasa jika Chaca menghindari nya.


"*Mungkin ini hanya perasaan gue saja.."


🍁🍁🍁🍁🍁*


Di tempat lain di taman belakang sekolah, seorang gadis duduk sendiri di bangku taman.


Dia adalah Chaca.. Setelah sampai di sekolah, Chaca tidak langsung masuk ke kelas nya.Tapi dia pergi ke taman belakang.


Dia sengaja pergi ke sana untuk menghindari Raka..


Chaca menghela nafasnya.."Sekarang pasti Kak Raka sudah sampai di sekolah.."


"Chaca harus gimana...???Chaca gak yakin bisa menghindari Kak Raka terus.."


Tidak berapa lama terdengar suara bel tanda masuk dan pelajaran jam pertama akan di mulai.


Chaca bergegas ke kelas nya.


Chaca tidak sadar jika sedari tadi ada sepasang mata yang mengawasi nya.Dari mulai Chaca tiba di sekolah dan pergi ke taman belakang.Orang itu terus mengikuti Chaca.Dia bahkan mendengar gumaman Chaca yang ingin menghindari Raka membuat orang itu menyeringai dan memulai aksinya.

__ADS_1


__ADS_2