
Dor
Dor
Dor
"Wah, tepat sasaran. Kemampuan mu berkembang pesat, Cha." seru Zion
"Thanks Kak." Chaca meletakkan senjata api nya dan beralih ke panah. Dia mengarahkan anak panah nya ke papan target dan melepasnya. Tepat sasaran.
Chaca menghela nafas panjang. Sepulang dari kantor, Chaca langsung mengajak Zion ke basecamp. Dia bermaksud menghibur diri dengan berlatih di basecamp dan melupakan kejadian saat berada di kota x. Di tambah lagi kedatangan Andhika yang kembali membahas Reynand membuat suasana hatinya semakin memburuk.
"Mungkin akan menyenangkan jika kita bertarung kak." Chaca menatap Zion dan mengarahkan panahnya. Zion menghindar saat Chaca melepas anak panahnya. Chaca kembali mengambil anak panah dan mengarahkan pada Zion. Entah apa yang merasukinya, Saat ini dia sangat ingin melampiaskan kekesalannya karena kenyataan pahit yang dia dapatkan.
"Stop Cha!!" teriak Zion. Tapi Chaca seolah menulikan telinganya. Dia membuang busur panahnya dan mengejar Zion. Terjadi pertarungan sengit antara mereka. Tapi Zion tidak melawan, dia hanya menghindar dan menangkis serangan dari Chaca.
Sepertinya telah terjadi sesuatu pada gadis itu. Terlihat tatapan kemarahan, dan kecewa di mata Chaca. Untuk itu, Zion membiarkan Chaca terus menyerangnya.
"Kenapa kakak menghindar saja? Ayo lawan aku!!" teriak Chaca
"Apa yang terjadi? Kenapa kau terlihat marah, Cha?"
__ADS_1
Chaca tidak menjawab. Dia terus menyerang Zion. Air matanya jatuh saat teringat Reynand. "Kenapa hatiku sakit sekali? Harusnya dari awal aku tahu jika dia bukan Kak Raka. Apa aku harus melupakannya?" jerit Chaca dalam hati.
Chaca semakin kehilangan kendali, hingga mau tidak mau Zion melawan dan memukul tengkuk Chaca yang membuatnya tidak sadarkan diri.
"Maaf Cha," Zion mengangkat Chaca ala bridal dan membawanya masuk ke kamar Raka. Dia tahu apa yang terjadi pada gadis itu tapi dia lebih memilih diam dan berpura-pura tidak tahu apa-apa.
"Dia baik-baik saja?" tanya sosok yang baru saja datang. Dia mendekat dan duduk di tepi tempat tidur. Bahkan dia bisa melihat sisa air mata di sudut mata Chaca.
Zion beranjak dan memberi hormat pada sosok yang baru saja datang. " Aku rasa kau tahu jika suasana hatinya sedang buruk saat ini, Tuan Reynand."
Ya, orang itu adalah Reynand. Dia datang setelah Zion memberitahu nya jika Chaca mengajaknya ke basecamp. Dia tahu jika Chaca sedang tidak baik-baik saja saat ini.
Reynand menatap setiap sudut rumah yang dia jadikan basecamp. Dulu di tempat ini adalah rumah kedua untuk dirinya singgah. Tempat ini juga yang menjadi tempat untuk berlindung dari para musuhnya. Dulu dia mempunyai banyak anak buah yang tinggal di sini, tapi sekarang tempat itu sepi.
Setelah skenario kematian Raka, Zion memberi tugas pada anak buah Raka untuk mengembangkan usaha showroom motor milik bos nya. Sedangkan dirinya menjadi bodyguard pribadi Chaca. Hingga basecamp itu tidak berpenghuni lagi. Tapi sesekali Zion akan datang untuk berdiskusi dengan Reynand. Yah, selama lima tahun mereka terpisah, Zion tetap menjalin komunikasi dengan Raka yang saat ini mengubah nama menjadi Reynand. Dia selalu melaporkan apa saja kegiatan Chaca dan bagaimana keadaan gadis itu.
Saat di London pun Zion menghubungi Reynand untuk melaporkan kegiatan Chaca.
Hingga pada malam itu di mana untuk pertama kalinya Reynand bertemu dengan Chaca di pesta ulang tahun perusahaan CR Company. Reynand menatap Zion dengan tatapan mengerikan karena tidak memberitahu nya jika Chaca juga hadir ke acara tersebut.
Reynand belum siap bertemu Chaca. Apalagi pertemuan mereka terjadi di tengah-tengah acara besar. Sudah pasti mereka menjadi pusat perhatian. Dan untungnya Zion bertindak cepat dengan menekan berita yang sempat muncul di dunia maya.
__ADS_1
Saat gadis itu memeluknya, ingin rasanya dia membalas pelukan itu tapi dia teringat jika dirinya bukan lagi Raka. Dan akhirnya dia harus memainkan sandiwaranya. Bahkan sebagai hukuman, Reynand menghajar Zion malam itu juga karena sengaja mempertemukan dirinya dengan Chaca. Dia tahu cepat atau lambat Chaca akan tahu tentang keberadaannya. Tapi bukan seperti itu yang di inginkan Reynand. Hingga akhirnya sandiwara itu berlangsung sampai saat ini. Dan sepertinya Chaca percaya jika dirinya bukan Raka, orang yang gadis itu cintai.
"Ada apa Tuan?" tanya Zion
"Aku hanya ingin kau memperketat penjagaan pada Chaca. Musuh mulai mencurigai ku, bahkan dia sengaja mempertemukan ku dengan orang-orang yang dulu dekat dengan ku." Reynand memutar tubuhnya menatap Zion dan kembali berkata, "Kau juga harus berhati-hati dan waspadalah!! Kau sudah mempersulit tujuannya. Jadi bisa saja kau menjadi incarannya saat ini."
Zion mengangguk paham. Dia tahu hal ini akan terjadi. Jadi dia sudah menyiapkan diri. Dia akan melindungi Chaca dengan mempertaruhkan nyawanya. Untuk itu dia akan melakukan apapun demi keselamatan gadis itu.
"Aku berterimakasih kau masih setia pada ku, Zi. Bahkan kau mempertaruhkan nyawanya mu demi melindungi Chaca. Aku tidak tahu bagaimana membalas kebaikan mu ini Jadi setelah semua ini berakhir, Aku akan melepaskan mu."
Deg
Zion menegakkan kepalanya. Apa maksud Reynand melepaskannya? Apa dia sudah tidak membutuhkan nya lagi?
"Jangan berfikir yang tidak-tidak!! Aku hanya ingin kau hidup seperti orang pada umumnya. Memangnya kau tidak ingin menikah dan hidup bahagia dengan keluarga mu?" seru Reynand.
Zion kembali menunduk. Baginya Reynand adalah keluarga nya. Dia rela berdiri di samping pria itu seumur hidupnya.
"Aku tidak ingin terlihat kejam Zi. Dengan melibatkan mu kedalam masalah ku saja, aku sudah merasa bersalah padamu. Aku memberimu pilihan untuk tetap di sisi ku atau pergi. Tapi kau memilih untuk tetap di sisi ku. Untuk itu, setelah semuanya berakhir aku akan memberimu kebebasan menjalani hidup. Jangan khawatir, kau tetap temanku." seru Reynand.
Zion terharu. Dia memberanikan diri memeluk Reynand. Dia bersyukur masih ada orang yang perduli padanya. Jika saja dulu Raka tidak menolongnya, mungkin dia sudah lama mati. Tapi Raka mengulurkan tangannya dan memperlakukan nya dengan baik. Untuk itu dia bersumpah untuk setia pada Raka. Bahkan sampai saat ini dia masih memegang sumpah nya. Dan seperti yang Reynand katakan. Di saat semua sudah berakhir, dia akan menjalani kehidupan nya yang baru dengan hidup bersama keluarga barunya. Yah, dia mulai jatuh cinta. Hanya saja dia belum berani mengungkapkan nya karena tidak ingin wanita itu terlibat bahaya. Semoga wanita itu mau menunggunya menyatakan cinta. Sebentar saja, semua akan segera berakhir.
__ADS_1