Ajari Aku Cinta

Ajari Aku Cinta
Kerjasama


__ADS_3

Sesampainya di perusahaan,Chaca kembali keruangan nya di ikuti Zion yang berjalan di belakangnya.


Chaca berhenti sejenak dan memutar tubuhnya."Kak Zi boleh kembali bekerja.Aku akan ke ruangan ku sendiri."setelah mengatakan itu,Chaca k embali melangkah meninggalkan Zion yang kebingungan.


"Ada apa dengannya?kenapa aku merasa ada yang aneh dengan Chaca?"gumam Zion.


Di ruangan nya, Chaca langsung menutup rapat pintu setelah memastikan tidak ada siapapun disana.


"Astaga,oh my God.. Jantung Chaca gak aman."Chaca memegang dadanya dan menghembuskan nafasnya perlahan.


"Ini gak bener.Kenapa jantung Chaca berdetak kencang kayak habis lari maraton gini sih."


"Ini gara-gara ketemu si Rey rey itu.Huft..Kenapa Chaca yakin kalau dia Kak Raka?tapi kalau inget dia udah punya calon,rasanya Chaca mau nyerah."


Tok Tok Tok


Chaca menetralkan sikapnya."Ekhm..Masuk!!!


Cklek


"Kak Maya?Huft kirain siapa?"


Maya mengerutkan keningnya dan duduk di depan Chaca."kenapa memangnya?"


"Chaca tadi ketemu Reynand di kantor Tuan William."


"O ya? lalu?"


"Ya Chaca langsung aja minta maaf ke mereka.Habis itu Chaca pulang."


"Chaca gak liat gimana reaksi Tuan Rey?"


Chaca terdiam dan mengingat-ingat pertemuannya dengan Reynand tadi."Chaca gak merhatiin.Chaca udah gugup duluan.Apalagi tadi chaca duduk di sebelah Reynand."


"Yah.. Harusnya kau memperhatikan reaksi tuan Rey ,Cha."


"Kenapa memangnya Kak?"


"Gini ya,Kalau dia memang Raka,saat kau bersikap biasa saja atau terkesan cuek padanya,pasti dia akan bereaksi.Apalagi kalau kau mau memperlihatkan kemesraan mu dengan pria lain di depan Tuan Rey.Pasti akan terlihat jelas perubahannya.Tapi itu jika benar dia Raka."


"Kalau bukan?"


"Ya dia akan biasa saja.O iya,aku sudah membuat proposal untuk kerjasama dengan RM Company.Kau pelajari ya!!"Maya memberikan sebuah map pada Chaca.


"Kenapa harus Chaca?"

__ADS_1


"Lha kan kau Presdir nya Cha.Gimana sih?"


Chaca memanyunkan bibirnya kesal.Dia belum siap jika harus bertemu dengan Reynand lagi.


"Aku sudah mencari tahu tentang Perusahaan RM Company.Sepertinya dia mempunyai hubungan yang baik dengan CR Company.Dan untuk Tuan Rey,ini pertama kalinya dia mau turun langsung menangani perusahaan."


"Kenapa begitu?"tanya Chaca.


"Entahlah.Dulu setiap ada pertemuan, Asisten Tuan Rey yang selalu mewakilinya.Makanya tidak ada yang tahu seperti apa wajah Presdir RM company."


"Dan perlu kau tahu,RM company itu perusahaan besar dan bergerak di berbagai bidang.Ya walau masih belum ada apa-apanya dibandingkan perusahaan pusat milik Tuan Wira,tapi perusahaan Tuan Rey bisa membantu mengembangkan perusahaan kita."


Chaca mengangguk paham.Perusahan cabang yang sekarang dia pegang memang belum ada apa-apanya dibandingkan perusahaan lainnya.Untuk itu Kakek Wira ingin Chaca mengelola perusahaan ini selain untuk belajar tapi juga untuk mengasah kemampuan Chaca .


"Jadi kapan kita akan mengajukan kerjasama kita ke perusahaan itu?"tanya Chaca.


"Besok."


"APA???BESOK??"


"Ish.. kenapa kau berteriak Cha?astaga telinga ku."


"Ma_maaf kak.Tapi kenapa mendadak Kak?aku belum siap bertemu dia lagi.Tadi aja jantung Chaca rasanya mau copot.Apalagi besok harus berhadap-hadapan dengan nya dalam waktu yang cukup lama."gerutu Chaca.


"Kau harus terbiasa Cha.Anggap aja itu terapi jantung untukmu."kekeh Maya.


"Jika calon istrinya ada di sana itu malah bagus.Kau harus menunjukkan jika kau tidak perduli.Intinya buat Tuan Rey cemburu.Jika dia bereaksi, kemungkinan dia Raka.Jika dia diam saja.Itu artinya ya.... kau tahu kan."


"Jika kerjasama kita diterima,Kau bisa mencari tahu lebih dalam tentang Tuan Rey.Buat dia cemburu dan kau akan tahu kebenarannya."


Chaca terdiam.Itu artinya dia harus dekat dengan seorang pria saat bertemu dengan Reynand kan?tapi siapa yang bisa dia ajak bersandiwara?Zion?itu tidak mungkin.Zion adalah orang kepercayaan Raka.Jika benar Reynand adalah Raka,dia tidak akan masalah jika Chaca dekat dengan Zion.


Ah... Chaca menjentikkan jarinya.Dia tahu siapa yang bisa membantunya.


*


*


*


*


*


Keesokan harinya,Chaca sudah rapi dengan setelan blazer dan rok yang berwarna senada.Dia bersolek di depan cermin dan memastikan penampilan nya hari ini tidak terlalu berlebihan.

__ADS_1


"Chaca cantik.Tapi sayang jomblo.Huft...Kapan Chaca bisa keluar dari bayang-bayang Kak Raka.Seolah Kak Raka tidak mengijinkan Chaca untuk bahagia."gadis itu menghela nafas panjang dan kembali menatap dirinya di cermin."Hari ini Chaca akan ketemu sama orang yang mirip dengan Kak Raka.Moga aja Chaca gak malu-maluin.Semangat Chaca."


Ting Tong Ting Tong


"Itu pasti Kak Zi."Chaca mendekatkan wajahnya ke cermin dan memastikan riasannya tidak berlebihan."Perfect."Chaca mengambil tas nya dan keluar dari kamar.


Ting Tong Ting Tong


"Iya kak, sebentar."Chaca bergegas membuka pintu.Dan benar saja,Zion sudah menunggunya.


"Udah siap?"tanya Zion yang melihat Chaca sedikit berbeda dari biasanya.


"Udah."Chaca berjalan terlebih dahulu.


"Ada apa dengannya?"gumam Zion.


Di sepanjang perjalanan,Zion melirik Chaca yang fokus pada kertas yang ada di tangannya.Entah apa yang Chaca pelajari.Mungkin itu laporan perusahaan,pikir Zion.


Sesampainya di perusahaan, seperti biasa Chaca langsung masuk ke ruangan nya dan memeriksa berkas yang sudah menumpuk di meja kerjanya.


Tok Tok Tok


"Masuk!!"


Cklek


Maya masuk bersama dengan Zion."Nona,hari ini kita ada meeting dengan RM Company untuk mengajukan kerjasama dengan perusahaan itu dan saya sudah membuat janji dengan Tuan Rey."


Ucapan Maya sontak membuat Zion melebarkan kedua matanya."Apa? Kerjasama?"


"Iya.Kenapa memangnya?"tanya Maya heran.


"Kenapa aku tidak tahu?"


"Memangnya kenapa Kak Zi harus tahu?Yang penting kan Chaca tahu.Dan Chaca juga sudah mempelajari proposal pengajuan kerjasama dengan Perusahaan RM company."jawab Chaca.


"Kau tenang saja Zi.Aku sudah memberitahu Tuan Rey dan beliau bersedia untuk bertemu."terang Maya meyakinkan Zion.


"Benarkah?"


"Ck..Kau ini kenapa sih? tidak biasanya kau seperti ini saat perusahaan kita mengajukan kerjasama dengan perusahaan lain.Kita membutuhkan Perusahaan RM Company yang bergerak di bidang properti untuk usaha kita Zi."


Zion menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.Sebenarnya tidak masalah mau dengan siapa Chaca ingin bekerjasama.Tapi ini dengan RM Company dan Presdir mereka mempunyai wajah yang sama dengan Raka.Apa Chaca tidak apa-apa?tapi melihat raut wajah Chaca yang biasa saja sepertinya memang dia baik-baik saja.


"Baiklah kalau begitu.Kita berangkat sekarang."Chaca memberikan map berisi surat pengajuan proposal kerjasama pada Maya.Dia berjalan terlebih dahulu dan diikuti Maya dan Zion yang berjalan di belakangnya.

__ADS_1


Dia sudah lelah dipermainkan.Untuk itu di permainan kali ini dia akan menjadi pemain dan merebut posisi pemeran utama.


__ADS_2