Ajari Aku Cinta

Ajari Aku Cinta
Jahil


__ADS_3

Kini mereka sudah berada di pusat perbelanjaan dekat rumah Chaca.


Chaca berjalan terlebih dahulu untuk mengambil troli tapi tangan nya di tahan oleh Raka.


''Kenapa..???"tanya Chaca.


"Gak papa.Pengen gini aja.."Raka menggenggam tangan Chaca dan mendorong troli belanja an mereka.


Banyak mata menatap iri pada sepasang kekasih itu karena Mereka berdua terlihat sangat serasi .


Bagaimana tidak.Mereka terlihat seperti pasangan muda yang baru saja menikah.


"Kenapa pada liatin Chaca kayak gitu sih..?"gumam Chaca yang masih terdengar oleh Raka .


"Cuekin aja.."Raka menggenggam tangan Chaca erat seolah menegaskan jika Chaca adalah miliknya.Karena Sedari tadi tidak sedikit pria menatap kagum kekasih nya.


"Kak jangan gini.."Chaca mencoba melepaskan genggaman tangan Raka.


"Kenapa..??"


"Gimana belanja nya kalo tangan Chaca Kakak pegang kayak gini."gerutu Chaca


"Kakak aja yang ambil.Chaca sebut'in aja apa yang harus di beli.."


"Terus yang dorong ini..??"Chaca menunjuk troli di depan nya


"Ck..Kakak lepas tapi jangan jauh-jauh dari Kakak.."


"Jangan jauh-jauh dari Kakak...Emangnya Chaca anak kecil apa..!!!"gerutu Chaca.


"Chaca...!!!"panggil Raka penuh penekanan.


Sedang gadis itu hanya menyengir memperlihatkan deretan gigi putih nya.


Chaca mulai memilih beberapa bahan makan dan bumbu dapur.Sedang Raka masih setia di belakang Chaca mengikuti kemana pun gadis itu pergi.


"Ck .. Kalau kayak gini kapan selesainya Kak.."sungut Chaca


"Apa nya..??"


"Dari tadi Kakak intilin Chaca terus.Dikit-dikit pegang dikit-dikit peluk.Chaca jadi gak bisa belanja.."

__ADS_1


"Kakak cuma gak pingin Chaca kenapa-napa.."


"Ck ...alesan...Udah sekarang kita pencar aja biar cepet selesai.Tadi katanya Laper..''


"Gak ..Kakak pengen kayak gini aja ."Raka langsung memeluk pinggang ramping Chaca kala sepasang mata menatap kekasihnya itu.


Chaca hanya bisa pasrah melihat kekasihnya yang begitu posesif.


"Sudah..??"tanya Raka.


"Emm..Chaca pengen beli camilan dulu."


"Ya udah Ayo..!!!"ajak Raka.


Chaca memutar bola matanya jengah.Dia mulai mengambil beberapa camilan dan minuman.


"Kakak mau beli apa..??"


"Gak ada.."Raka melihat jam tangannya yang menunjukkan pukul 7malam.


"Kita ke restoran aja.Udah waktunya makan malam.."ajak Raka


"Gak .. Kakak sudah Lapar"


"Tadi di suruh pencar biar cepet gak mau.Dasar Mr Horor tukang paksa gak ada akhlak.."geram Chaca dalam hati


"Udah ..Gak usah ngebatin.."seru Raka tiba-tiba


"Si_siapa juga yang ngebatin.."


"Kakak tahu Chaca ngatain Kakak dalam hati kan..!!!"


"Dih GeeR... Kayak Chaca gak ada kerjaan lain aja.."Chaca berjalan terlebih dahulu .


Raka hanya menggeleng pelan melihat kekasihnya yang kesal.


"Kakak panggil pelayan gih..!!!"seru Chaca saat mereka sudah duduk di meja kosong di restoran yang berada di pusat perbelanjaan tersebut.


Raka mengangkat tangan nya memanggil pelayan.


''Mau pesan apa Nona .??"tanya seorang pelayan pria .Dia memberikan daftar menu kepada Chaca dan Raka.

__ADS_1


Gadis itu nampak melihat-lihat daftar menu yang di berikan oleh pelayan.


"Kakak mau makan apa..??"tanya Chaca.Dia sendiri terlihat bingung karena banyak makanan lezat di daftar menu tersebut.


"Makan Chaca boleh..???"goda Raka.


Chaca melototkan kedua matanya.Dia melirik pelayan yang terlihat salah tingkah dengan ucapan Raka.


Pemuda itu sengaja mengatakan hal itu karena tidak suka tatapan pelayan Pria itu yang tidak lepas dari kekasih nya.


"Kakak apa-apa'an sih..???''gumam Chaca.


Raka terkekeh dan kembali menggoda Chaca.."Sampai Rumah kita main ya .!!!"


Pelayan pria yang sedari tadi berdiri di dekat Chaca tersedak ludah nya sendiri mendengar ucapan Raka yang fulgar.


Main yang di Maksud Raka adalah permainan game di ponsel nya.


Tapi sepertinya pikiran Pelayan itu mengarah ke hal yang intim.


Raka sengaja ingin mengerjai pelayan itu sedang Chaca yang tahu maksud Raka hanya berdecak kesal.. "Dasar kebiasaan..!!! Jangan sering-sering main..Inget !!! besok sekolah.."ucap Chaca


Pelayan pria itu semakin salah tingkah.Dia kembali terbatuk mendengar ucapan Chaca.


"Mas kenapa dari tadi batuk terus..??? Sakit..???"tanya Chaca


"Ti_tidak Nona..Si_silahkan memilih menunya terlebih dahulu.Sa_saya permisi sebentar.."


Pelayan itu pergi meninggalkan sepasang kekasih itu.Dia terus menggerutu karena ucapan Raka dan Chaca..


"Dasar pasangan gak ada akhlak.Masih sekolah udah main kuda-kudaan.Gue yang lebih tua dari mereka saja belum pernah nyoba.Gimana mau nyoba pacar aja gue gak punya..''gerutu si pelayan


"Ais .. Kenapa gue jadi pengen nyoba sih..!!!''


Chaca melihat pelayan itu yang semakin menjauh.."Dia kenapa sih Kak...??"


Raka hanya mengangkat bahu nya acuh.Dalam hati nya dia tertawa puas karena berhasil mengerjai pelayan itu.


"Siapa suruh loe liat'in cewek gue sampe segitu nya..''seringai Raka


Raka memang dingin dan arogan.Tapi dia punya sisi lain menjahili siapa pun jika mereka masih bersikap wajar.Tapi jika mereka sudah mengganggu ataupun mengusik milik nya maka Raka akan menampakkan sisi gelap nya dan tidak akan melepaskannya siapapun itu.

__ADS_1


__ADS_2