
Setelah memastikan Chaca aman,Raka pergi ke tempat dimana Zion dan yang lainnya menunggu kedatangan nya.
Raka menggenggam erat setir mobil.Dia tidak menyangka hari ini akan datang kembali.Disaat dia bisa hidup dengan baik, bahkan sudah menemukan orang yang membuatnya nyaman, kenapa Arkan harus datang?bahkan Arkan langsung meminta kursi kepemimpinan organisasi milik mendiang Kakeknya.
Heh.Jangan harap Arkan akan mendapatkan nya.Walaupun Raka tidak memimpin organisasi itu secara langsung,tapi kesetiaan orang-orang kepercayaan Kakeknya selalu membantu dan melaporkan perkembangan organisasi padanya.
Bahkan Raka sendiri mempunyai orang yang sangat dia percaya yang selalu ada untuk nya.Dia adalah Zion.Orang yang sudah dia anggap sebagai saudara nya sendiri karena Zion selalu mempertaruhkan nyawanya untuk Raka saat Raka belum mengerti apa-apa tentang dunia kakeknya.
Raka terdiam,sekilas terlintas bayangan di mana Arkan dengan tega nya membunuh Kakek Carlos di depan matanya.
Saat itu,dia tidak pernah tahu kenapa kedua orangtuanya pergi meninggalkan nya.Dia hanya melihat Ayah dan Ibu nya bertengkar hebat dengan Carlos.Dan setelahnya mereka pergi begitu saja tanpa mengucapkan sepatah katapun padanya.
Raka merasa sepi.Dia tidak mempunyai teman.Hanya Carlos yang selalu ada untuk nya dan menemaninya kemanapun dia pergi.
Hingga suatu ketika ada seorang anak datang dengan keadaan yang sangat memprihatinkan.Dia sekarat dan nyaris kehilangan nyawanya.Carlos membawanya ke rumah sakit dan merawat nya hingga sembuh.
Anak itu adalah Arkan.Setelah Arkan sembuh,Carlos membawa nya pulang dan mengangkatnya menjadi cucunya untuk menemani Raka agar Raka tidak kesepian lagi.
Semua berjalan dengan baik,Raka tidak lagi kesepian karena ada Arkan yang selalu menemani nya bermain.Arkan juga yang mengajarinya banyak hal.
__ADS_1
Tapi hal itu tidak berlangsung lama.Raka yang beranjak dewasa mulai merasakan ada sesuatu yang aneh pada Arkan.
Pria itu selalu menatap Carlos dengan tatapan penuh kebencian.Tapi Arkan akan bersikap lembut pada Raka dan hal itu membuat Raka bingung.
Hingga suatu hari saat Raka tengah tertidur, samar-samar Raka mendengar suara jeritan Carlos.Raka terbangun dan mengira dirinya mimpi buruk.Tapi lagi-lagi Raka mendengar suara teriakan Carlos.
Raka terbangun dan lari keluar dari kamar.Disana, diruang tengah dia melihat Carlos tergeletak bersimbah darah dan Arkan yang berdiri dengan pisau penuh darah di tangannya.
Tubuh Raka bergetar,kakinya terasa lemas.Dia berteriak sekeras-kerasnya dan berlari menghampiri kakeknya.
"Kakek hiks hiks..Bangun kek!!Kakak,kenapa kau tega melakukan hal ini pada Kakek?hiks hiks huu..."
Arkan mendekati Raka dengan tubuh yang penuh dengan darah Carlos.''Aku tidak akan membunuhmu sekarang.Tapi setelah kau berusia 17 tahun.Saat itulah aku akan datang untuk mencabut nyawa mu dan mendapatkan semua yang aku inginkan.Jadi nikmati sisa hidup mu dengan baik."seringai Arkan
Arkan tertawa keras dan meninggalkan Raka yang hanya bisa menangis."Kakek..hiks hiks.."
"Ra_ka..!!"
Raka menghapus air matanya dan mendekatkan telinganya di depan bibir Carlos.
__ADS_1
"Ma_maafkan kakek Raka.Kakek hanya melakukan apa yang harus Kakek lakukan.Pesan Kakek, Jangan biarkan Arkan mendapatkan apa yang dia inginkan."ucap Carlos terbata.
"Apa maksud Kakek?kena....''
Belum selesai Raka bertanya,tapi Carlos sudah lebih dulu menutup matanya.Raka kembali menangis.Ini adalah peristiwa yang sangat mengerikan yang pernah terjadi di hidupnya.
Setelah kematian Carlos, beberapa pria berbaju hitam menghampiri Raka dan menunduk hormat.Raka tertegun.Tapi semenjak itu dia tahu apa yang harus dia lakukan.
CIIIIITTTTT
Raka menghentikan mobilnya.Dia memukul keras setir mobilnya dan berteriak sekencang-kencangnya.
"AAARRGGHHHH....."nafasnya memburu, perlahan air matanya mengalir.
"Kenapa kau tega melakukan hal itu?hiks hiks.KENAPA?"
"Kakek menolong mu dan merawat mu sampai sembuh,bahkan kau juga mendapatkan kehidupan yang baik.Tapi kenapa kau tega membunuh Kakek?"
Raka menghapus air matanya.Tatapannya berubah tajam."Aku tidak tahu dendam apa yang kau punya pada Kakek.Tapi aku pasti akan membalas apa yang sudah kau lakukan pada Kakek dan juga diriku.Kau ingin membunuh ku?Kau bisa melakukan nya kapanpun.Tapi Aku tidak akan membiarkan kau hidup lebih lama."
__ADS_1