
Hari terus berlalu.Tak terasa kini telah tiba Acara camping kelas 10 di laksanakan.
Semua mulai berkumpul di lapangan berbaris sesuai kelompok nya masing-masing.
Karena Kelompok di tentukan sendiri tiap kelas,maka Chaca dan yang lainnya memilih menjadi satu kelompok seperti sebelumnya.Yaitu Chaca , Sivanya, Fanesa, Dayana, Monica, Syakilla Alya dan Indira.
Ada hal yang membuat Chaca risih karena Orang-orang yang membicarakan tentang hubungan nya dengan Raka.Mereka berspekulasi jika Chaca dan Raka sudah putus . Karena mereka tidak melihat Chaca dan Raka bersama-sama seperti biasanya.
"*Kayaknya mereka beneran putus"
"Bagus dong..Ini kesempatan kita buat Deket sama Kak Raka"
"Sepertinya Kak Raka sudah sadar siapa cewek itu sebenarnya*.."
Bisik-bisik orang-orang membuat Chaca menunduk kan kepalanya..
"Udah gak usah di dengerin.."seru Sivanya
"Iya bener.. Setidaknya loe udah pernah jalan bareng sama Kak Raka dari pada orang-orang halu itu.."Dayana sedikit mengeras kan suaranya saat mengatakan kata halu.Membuat orang-orang yang tadi membicarakan Chaca memilih untuk pergi.
Chaca menghela nafasnya.."Begini salah, begitu salah..Apa sih mau mereka sebenarnya..??"gerutu Chaca
"Anggap aja angin lalu.."
Ucapan mereka terhenti saat tiba-tiba Andhika dan yang lainnya masuk ke lapangan.
Tidak hanya itu .Orang yang selama ini menghilang entah kemana keberadaan nya kini juga berdiri di lapangan bersama dengan anggota OSIS lain nya
"Itu Kak Raka kan..??"tanya Fanesa..
"Kayaknya iya deh.."sahut Indira
"Cha...!!!"
Chaca hanya tersenyum.."Chaca gak papa.."
"Selamat Pagi Adik-adik..!!!"sapa Chandra
"PAGI KAK..!!"
"Wah.. Semua semangat ya..Oke..Pagi ini kita akan mengadakan kemah kembali.Tapi kemah sekarang berbeda dengan sebelumnya nya.Seperti yang sudah saya sampaikan beberapa hari yang lalu.Kita akan kemah di luar area sekolah.Lebih tepat nya di pedesaan.Dari sini Kita akan menempuh perjalanan selama 3 jam.Dan untuk acara kita nanti akan Kami sampai kan jika kita sudah sampai di sana.."
Chandra terus menjelaskan tentang acara hari ini.
Semua murid-murid kelas 10 begitu antusias mendengarkan nya Tapi tidak dengan Chaca.
Dia menatap dalam pemuda yang sangat dia rindukan..
Raka.
Tidak bisa dia pungkiri jika dia merindukan pemuda itu.
__ADS_1
Beberapa hari tidak melihat nya membuat Chaca menyadari sesuatu.Ada yang berbeda dengan Raka.
Dia terlihat lebih kurus.Dan tatapan nya begitu dingin.Berbeda dengan sebelumnya.
Tanpa sengaja pandangan mereka bertemu.
1 detik
5 detik
15 detik
Lebih 1 menit mereka saling pandang seolah saling mengatakan jika mereka saling merindukan.
"Paham semua..???"tanya Chandra.
Chaca tersadar dan mulai melihat ke arah Chandra.
"PAHAM KAK...!!!"
"Oke.. Sekarang Kakak akan absen kalian.Yang namanya sudah di panggil boleh langsung masuk ke Bus.."
"Dari kelompok cewek dulu ya !!!"
Chandra memulai mengabsen peserta camping di bantu oleh Reva.
Chaca dan yang lain nya sudah masuk kedalam Bus 2.
Setiap Bus di awasi Beberapa anggota OSIS.Dan Raka memilih menaiki Bus 2 tempat Chaca berada.
Dia duduk di dekat pintu depan belakang sopir sambil memegang gitar.. Sedang kan Chaca Duduk dengan Sivanya tidak jauh dari Raka.
Untuk menghilangkan rasa jenuh ada sebagian dari mereka bercerita, Tidur, bernyanyi dan juga makan camilan.
Begitu juga dengan Raka.Dia mulai memetik gitar nya dan menyanyikan sebuah lagu .
Waktu terus berlalu
Tanpa ku sadari yang ada hanya
Aku dan kenangan
Chaca menatap dalam Raka saat memulai bernyanyi
Masih teringat jelas
Senyum terakhir yang kau beri untuk ku
Tak pernah ku mencoba
Dan tak ingin ku mengisi hati ku
__ADS_1
Dengan cinta yang lain
Kan ku biarkan
Ruang hampa di dalam hidup ku
Chaca merasa setiap lirik yang Raka nyanyikan di tujukan pada nya
Bila Aku harus mencinta dan berbagi hati
Itu hanya dengan mu
Namun bila ku harus tanpa mu
Akan tetap ku arungi hidup tanpa bercinta
Raka terlihat begitu menghayati setiap lirik yang dia nyanyikan.
Banyak Siswi yang terpesona dengan suara merdu sang idola.
Tapi berkat lagu itu juga.Semua yang mendengar kan Lirik lagu yang di nyanyikan Raka mulai menyadari akan satu hal.
Hanya dirimu yang pernah tenangkan ku dalam peluk mu
Saat ku menangis.
Bila Aku harus mencintai
dan berbagi hati
Itu hanya dengan mu
Namun bila ku harus tanpa mu
Akan tetap ku arungi hidup tanpa bercinta.
Sivanya yang duduk di samping Chaca hanya bisa menepuk bahu gadis itu..
"Siva..Bisa kita tukeran tempat duduk..???"
Siva mengangguk kan kepalanya..
Setelah mereka bertukar tempat, Chaca tidak bisa lagi menyembunyikan air mata nya..Dia terisak dalam diam.
"Keluarin Cha..!!!Nangis aja jika itu buat loe tenang.."seru Siva menenangkan Chaca..
"Chaca gak tahu Siva.Tapi hati Chaca terasa sesak..!!!"
''Sudah, Sudah..!!"Sivanya hanya bisa mengelus punggung Chaca.
Sedangkan Raka . Dia sadar jika Chaca menangis.Dia sengaja menyanyikan lagu itu agar Semua orang tahu terutama Chaca.Jika dia tidak akan pernah berpaling.Jika hanya Chaca yang dia cintai..
__ADS_1