
Kini Chaca,Maya dan Zion sampai di gedung pencakar langit berlogo RM Company.Mereka masuk dan diantar oleh resepsionis ke ruangan Presdir mereka.
Tok Tok Tok
"Masuk!!"terdengar suara bariton seorang pria dari dalam ruangan yang mempersilahkan mereka masuk.
Cklek
Zion membuka pintu dan mempersilahkan Chaca untuk masuk terlebih dahulu.
"Selamat pagi Tuan Rey.Maaf mengganggu anda pagi-pagi begini."seru Chaca.
"Tidak masalah Nona.Lagipula ini sudah hampir masuk jam siang.Silahkan duduk!!"
"Terimakasih."Chaca duduk berhadapan dengan Rey.Sedangkan Maya dan Zion duduk di sebelah Chaca.
"Jadi,apa ada yang bisa saya bantu?"
"Begini Tuan Rey, maksud kedatangan kami kemari untuk mengajukan kerjasama dengan perusahaan Anda.Perusahaan anda bergerak di berbagai bidang.Salah satunya bidang properti dan kami ingin meminta bantuan anda untuk mencari lahan yang strategis.Karena kami berencana membangun sebuah supermarket untuk cabang yang ada di kota X."
"Begitu ya.Tapi kenapa harus perusahaanku?Anda bisa mengajukan kerjasama dengan perusahaan lain yang lebih bagus dari pada perusahaan ku.Misalnya dengan Perusahaan Tuan Wira mungkin."seru Reynand.
"Anda benar.Seharusnya aku menemui kakekku dan mengajukan kerjasama dengannya.Pasti kakek akan langsung menerimanya bahkan akan membayar semua biaya yang akan aku keluarkan.Lalu apa gunanya aku bekerja?"
Reynand terdiam.Dia hanya bertanya dan ingin tahu alasan Chaca memilih perusahaannya tapi tidak disangka jawaban gadis di depannya itu sungguh menarik.
"Good.Jawaban yang cerdas.Bahkan Tuan Rey tidak bisa berkutik."batin Maya.Dia terus memperhatikan Reynand dengan seksama untuk melihat reaksi pria itu saat berhadapan langsung dengan Chaca.
"Jika anda keberatan dan tidak bersedia,Aku tidak masalah Tuan."Chaca berdiri dan sedikit membungkuk."Terimakasih atas waktunya Tuan Rey,Kami permisi dulu."Chaca membalikkan badannya dan disaat bersamaan seseorang yang tiba-tiba masuk tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu.
"Chaca!!"sapa pria yang tak lain adalah Roger.
"Kak Roger?Apa yang kakak lakukan di sini?"tanya Chaca.Sebenarnya dia sedikit malas bertemu dengan pria itu.Dia hanya berbasa-basi saja karena dia tidak ingin dicap tidak sopan oleh pria itu.Apalagi Roger adalah rekan bisnis kakeknya.
__ADS_1
"Aku ada perlu dengan Rey.Kau sendiri?"
"Oh..Aku......"
"Ekhm..Nona Chaca,bisa aku lihat proposal Anda?"ucap Rey memotong pembicaraan Chaca dengan Roger.Dia paling tidak suka di abaikan
Chaca tersenyum dan kembali ke tempat duduknya semula."Ini proposal dari perusahaan kami Tuan."
Rey menerimanya dan mulai mempelajari berkas tersebut.Sedangkan Roger dengan tidak sopannya meminta Zion untuk pindah dan duduk di samping Chaca.
"Chaca lagi ngajuin kerjasama dengan perusahaan Rey?"tanya Roger.
Chaca hanya tersenyum dan mengangguk.Dia merasa risih karena pria itu terlalu dekat dengannya.
"Ini kesempatan Cha.Jadikan Tuan Roger umpan untuk menangkap reaksi si pemangsa."bisik Maya.
"Tapi Kak...."
"Aku akan memantau reaksi Tuan Rey."
"Tapi Chaca takut Kak Roger salah paham nantinya."bisik Chaca.
"Bilang aja Chaca cuma anggap dia kakak.Tapi jangan bilang di depan Tuan Rey."
Zion memicingkan matanya curiga melihat Chaca dan Maya yang berbisik-bisik.Dia merasa jika Chaca dan Maya merencanakan sesuatu tanpa sepengetahuannya.
Pertama perubahan Chaca yang tiba-tiba.Kedua,dia tidak di beritahu tentang kerjasama ini.Padahal sebelumnya dia selalu ikut andil dalam pembuatan proposal pengajuan kerjasama dengan perusahaan lain.Dan yang ketiga,Chaca bersikap tidak pernah terjadi apa-apa dengan Reynand.Padahal waktu pesta ulang tahun perusahaan CR Company,Chaca sampai menangis setelah melihat Reynand yang mirip dengan Raka.Tapi sekarang?
"Huft.Bukankah itu bagus Zion.Itu artinya Chaca sudah bisa melupakan Raka."batin Zion.
"Baiklah.Aku terima kerjasama ini.Tolong segera buat surat perjanjian kerjasama kita."seru Reynand.
"Terimakasih Tuan Rey.Kami akan segera mengirimkan surat perjanjian itu untuk Anda."
__ADS_1
"No.Tapi aku ingin Anda sendiri yang datang kemari.Anda mengerti nona Chaca?"
Glek
Chaca menelan Saliva nya kasar.Kenapa pria itu mendadak berubah menyeramkan?pikir Chaca.
"Ba_baik Tuan.Aku akan segera mengabari Anda.Sekali lagi terimakasih.Kalau begitu kami permisi dulu."Chaca dan Maya berjabat tangan dengan Rey secara bergantian.
"Cha!!"panggil Roger.
"Ya?"
"Apa kau ada waktu luang untuk malam Minggu besok?"
"Emm..Entahlah.Kenapa memangnya?"
"Aku ingin mengajakmu pergi jalan-jalan."
Chaca melirik sekilas Reynand yang terlihat sibuk dengan berkas ditangannya."Baiklah,akan Chaca pikirkan.Permisi."Chaca melenggang pergi bersama kedua asistennya.
"Bukankah dia terlihat begitu manis?"seru Roger yang masih setia menatap pintu.
"Jangan macam-macam!!kau tidak tahu siapa dia?"
Roger berbalik menatap Reynand."Justru Tuan Wira ingin menjodohkan ku dengan Chaca,Rey.Hah..Sepertinya aku menyukai gadis itu.Aku harus mendapatkan nya bagaimanapun caranya."
Ctak
Pena yang ada di tangan Reynand tiba-tiba patah.
"Kau kenapa Rey?"
"Jika kau hanya ingin bicara omong kosong lebih baik kau keluar dari ruangan ku."
__ADS_1
"Hei..Aku kemari ingin membicarakan tentang kelanjutan kerjasama kita Rey.Dan soal Chaca,kau tenang saja.Aku akan meninggalkan semua mainanku dan menjadi Chaca satu-satunya wanita yang ada di istana ku."
Reynand menatap Roger dengan tatapan yang sulit di artikan.Dia tidak suka sifat Roger yang suka mempermainkan wanita.Sudah berapa banyak wanita yang termakan rayuan Roger dan menjadi korban pria itu.Tapi pria itu sangat pintar menyembunyikan kebusukan nya.Dan kali ini dia menargetkan gadis polos seperti Chaca.Ini tidak bisa di biarkan.