Ajari Aku Cinta

Ajari Aku Cinta
Putus


__ADS_3

"Kak Raka..!!!"lirih Chaca


"Ikut Kakak.."Raka membawa Chaca ke rooftop sekolah.


"Ini...!!!"Chaca terdiam melihat pemandangan indah yang ada di depan mata.


"Chaca suka..??"


"Iya.."Chaca mengangguk kan kepalanya senang.Seolah dia lupa tujuan nya.


Raka memeluk Chaca dari belakang.Dia menghirup dalam aroma tubuh kekasihnya yang sangat dia rindukan.


"Tidak ada yang tahu tempat ini.Karena Anak-anak dilarang kesini.."


"Kenapa..???"tanya Chaca


Raka mengangkat kedua bahunya.."Tanya saja pada Dhika..!!"


"Lalu Kakak..???"


"Kakak tahu tempat ini saat pertama kali bolos.Sejak saat itu tempat ini menjadi tempat favorit Kakak buat bolos.."


"Kakak sering bolos..??"


"Dulu..Tapi sekarang gak lagi..Soalnya Ada Chaca sebagai penyemangat Kakak.."


Chaca terdiam..Hatinya tiba-tiba merasa gelisah.


"Cha..!!!"panggil Raka


"I_iya Kak.."


"Kemana aja???Kakak kangen sama Chaca.. "


"Chaca gak kemana-mana Kak.."


Raka melonggarkan pelukannya.Dia memutar tubuh Chaca berhadapan dengan nya.


"Kakak salah apa..??"tanya Raka


"Kakak gak salah apa-apa"


"Lalu...???"


"Kak,,Chaca..."Ucapan Chaca tertahan.Dia merasa ini kesempatan untuk mengakhiri hubungan mereka.Tapi entah kenapa lidah Chaca terasa kelu.


Raka menaikkan kedua alisnya menunggu ucapan Chaca yang terhenti..


"Apa..???"


"Maaf..!!!"lirih Chaca

__ADS_1


"Untuk..???"


Chaca terlihat ragu mengatakan nya mengingat jika dirinya adalah semangat untuk Raka.Tapi jika dia teringat curhatan Rizky membuat dia yakin untuk mengakhiri hubungan nya dengan Raka.


Chaca menghela nafasnya.Dia memberanikan diri menatap kedua mata Raka.


"Maaf jika selama ini Chaca menjauhi Kakak.Ini sudah hampir 3 bulan.Dan Chaca tidak ingin membuat Kakak terlalu berharap Sama Chaca.."ucap Chaca


"Mak-maksud Chaca...???"


"Kita akhiri saja sekarang..!!!"


Raka terpundur.Dia tersenyum masam.."Masih ada waktu Cha.. Kenapa mesti sekarang..???"


"Tapi Chaca gak ingin Kakak terlalu berharap sama Chaca"


"Walaupun tersisa 1 detik pun Kakak gak bakal menyerah Cha..Gak mungkin kan selama kita bersama Chaca gak punya perasaan apa-apa sama Kakak..??"


"Walau hanya sedikit Kakak yakin di hati Chaca terselip nama Kakak.."imbuh Raka


Chaca memalingkan wajahnya.."Tidak Kak..Chaca gak punya perasaan apa-apa sama Kakak.."


"BOHONG..!!!!"teriak Raka


Chaca tersentak mendengar Raka yang membentak nya.


Raka yang sadar akan kesalahannya mencoba meredam emosi nya..


"Setidaknya Kakak masih punya banyak waktu untuk bersama Chaca.."batin Raka


Chaca menatap dalam mata Raka.Ada keseriusan di mata nya.Tapi hal itu membuat hati Chaca merasa sakit.


"Tapi Chaca gak ingin Kakak pergi dari pandangan Chaca.."lirih Chaca dalam hati


"Cha...!!!"Raka memegang kedua bahu Chaca


"Please..!!"


"Maaf Kak.. Chaca gak bisa.."


"Chaca gak bisa jika Kakak menghilangkan dari pandangan Chaca.Chaca gak bisa jika Kakak membenci Chaca jika Kakak tau keadaan Chaca yang sebenarnya.. Chaca gak bisa Kak.."


"Maaf..!!"Chaca melangkah menjauh dari Raka yang masih terdiam dengan tatapan kosong.


"Beri Kakak alasan !!!"


Langkah Chaca terhenti..


Raka mendekati Chaca dan kini berdiri di depan gadis itu.."Beri Kakak alasan kenapa Chaca tiba-tiba ingin mengakhiri nya sekarang..??"


"Karena Chaca tidak pantas untuk Kakak"

__ADS_1


Chaca menatap mata Raka.."Karena kita memang tidak cocok.."


"Itu bukan alasan..Apa Chaca menyukai orang lain ??"


Chaca menggelengkan kepalanya.."Chaca gak ingin pacaran dulu.."


"Kakak bisa menunggu..Kakak akan tunggu sampai Chaca siap.."


"Chaca tidak mencintai Kakak.."


"Kakak akan buat Chaca mencintai Kakak.."


"Kak..!!! Chaca mohon.!! Jangan mempersulit ku.."


"Kakak tidak mempersulit Chaca..Kakak serius Cha..Kakak cuma ingin Chaca.."


"Tapi Chaca tidak..!!"


Raka terdiam.Dia mengusap wajahnya kasar.Dia menangkup kedua pipi Chaca.."Lihat Kakak..!!!Tatap mata Kakak.!!Katakan Chaca tidak mencintai Kakak..!!!"


Chaca menatap mata Raka kemudian memalingkan wajahnya.."Chaca tidak mencintai Kakak.."


Raka tertawa..."Chaca bohong sama Kakak..Chaca mencintai Kakak.."


"Chaca serius..!!"


"Kalau begitu tatap mata kakak dan katakan Chaca tidak mencintai Kakak..!!!"


Chaca menghela nafasnya.Dia menatap tajam Raka .."Chaca tidak mencintai Kakak..Puas..!!!"


Raka terdiam..Dia melihat kesungguhan di kedua mata Chaca.Dia melepas tangan nya yang berada di kedua pipi Chaca..


Raka tersenyum kecut.."Jadi usaha Kakak sia-sia.. Padahal Kakak yakin Chaca juga mempunyai perasaan sama Kakak.."


"Sesuai perjanjian kita..Jika Chaca tidak mencintai Kakak,kita akhiri hubungan ini.Tapi..."Ucapan Raka tertahan.Dia sekuat tenaga menahan sesak dalam hati nya.


"Tapi... Boleh kah Kakak..Kakak mencium Chaca untuk terakhir kalinya.."lirih Raka


Chaca tidak bisa berkata-kata.Hati nya ikut sakit melihat Raka yang terlihat rapuh..Dan ucapan kata terakhir membuat hati nya terasa sesak.


Raka mendekati Chaca.Dia menangkup kembali kedua pipi Chaca dan menyatu kan kedua bibir mereka.


Raka mel**** lembut bibir Chaca.."Kakak akan selalu mencintaimu sayang..!!!Itu janji Kakak"


Raka melepas ciumannya dan pergi meninggalkan Chaca yang masih terdiam di sana.


Chaca membuka matanya.Dia menyentuh pipi nya yang basah..


"Kak Raka menangis..??"


Tubuh Chaca merosot ke bawah.."Maafin Chaca Kak...Maaf.."

__ADS_1


__ADS_2