Ajari Aku Cinta

Ajari Aku Cinta
Kemajuan


__ADS_3

"Maaf..!!!". Berkali-kali Raka minta maaf tapi tidak pernah di indahkan oleh Chaca.


Gadis itu sangat kesal.Menurutnya Raka sangat keterlaluan.Hampir saja Chaca jantungan karena ulah Raka.Gadis itu sudah sangat takut pria itu melakukan hal yang iya-iya padanya.


Huft... Chaca..Apa Kamu tidak sadar ,Kamu sendiri juga membuat Raka senam jantung.Dia sangat takut saat Kamu berjalan ketengah laut.


Tapi sepertinya,Chaca tidak menyadari perbuatannya karena perasaan kesal nya mendominasi.


"Sayang..!!!Maafin Kakak ya..Janji nanti ulangi lagi".


Chaca mendelik mendengar ucapan Raka.Bahkan pemuda itu tertawa lepas."Iya-iya..Janji gak lagi..Yang tadi nanggung soalnya".goda Raka


"Kak Raka..!!!". teriak Chaca


Raka tertawa lepas.Dia begitu senang menggoda kekasihnya. apalagi ekspresi wajah Chaca saat cemberut dengan pipi chubby nya..Uuhhh... sangat menggemaskan.


"Ketawa aja terus.. Mumpung masih bisa ketawa".sungut Chaca.


Raka berhenti tertawa dan pindah duduk di samping Chaca."Yakin bisa tanpa Kakak".


Deg


Hati Chaca mencelos.Ada rasa tidak suka saat Raka berkata seperti itu.Niatnya hanya bercanda,tapi siapa sangka Raka menganggap nya dengan serius.


"Udah ah..Chaca mau masak..Laper".Chaca pergi ke dapur dan mulai mengeluarkan semua bahan yang dia beli tadi di supermarket.Sebagian Dia masukkan ke kulkas dan sebagian akan Chaca eksekusi.


Raka tersenyum melihat Chaca yang begitu gesit memotong sayuran dan meracik bumbu.Lalu muncul ide untuk menggoda Gadis itu kembali.


Raka menyusul Chaca ke dapur dan memeluk gadis itu dari belakang.


Hug

__ADS_1


"Kak..".pekik Chaca


"Apa?".Raka mengeratkan pelukannya dan menyadarkan dagunya di bahu gadis itu.


"Chaca lagi masak..Jangan ganggu ".seru Chaca.


"Kakak gak ganggu kok.Kakak cuma mau kek gini dulu". Raka menghirup wangi aroma tubuh kekasihnya.Aroma yang Dia rindu kan.


"Kak jangan gitu!!! Geli ". Seolah menulikan telinga nya, Raka justru semakin berani mencium leher Chaca .


"Ah ".


Sial..Niat ingin menggoda Chaca , justru malah dirinya yang tergoda karena suara Chaca.Bahkan Adik kecil nya bangun hanya karena mendengar 1 kata yang keluar dari bibir gadis itu.


Raka merutuki kebodohan nya dan pergi begitu saja membuat Chaca bingung."Mau kemana Dia?Ah sudahlah..Yang penting gak ada yang ganggu Chaca lagi".gumam Chaca.


Sementara itu Raka pergi ke kamar mandi untuk menuntaskan hasrat nya dengan senam lima jari.Dia terus menggerutu karena sekarang Dia terlihat seperti pria bajingan.


Bagaimana tidak? Setiap di dekat Chaca ,Dia berusaha keras menahan dirinya agar tidak melakukan hal yang iya-iya pada gadis itu.Hal itu terjadi semenjak kejadian Kemping kemarin di mana Dia terjebak di hutan dengan Chaca.Uhh....kenangan indah yang tidak akan pernah Dia lupakan.


Dia mengatur nafas sejenak baru setelah itu Dia mandi untuk kedua kalinya.


Setelah selesai mandi,Raka keluar dan memakai bajunya.Dia diem sejenak teringat kejadian saat di pantai tadi.Lantas dia mengambil ponselnya dan menghubungi Dokter Rena.


"Halo Raka.Ada apa?Apa terjadi sesuatu pada Chaca?".tanya Dokter Rena


"Gak Dok.Dia baik-baik saja.Tapi Ada hal yang ingin saya bicarakan dengan Dokter".seru Raka


"Tentang?"


"Chaca.. Tadi Kami pergi ke pantai.Dia melakukan hal yang membuat ku marah dan tanpa sengaja Aku membentak nya.Tapi Respon Chaca berbeda dengan sebelumnya.Dia tidak ketakutan.Tapi justru tertawa lepas seolah puas mengerjai ku".Terang Raka

__ADS_1


Dokter Rena mendengar kan cerita Raka dan mengambil poin penting dari kejadian itu.


"Itu kabar yang sangat baik.Itu artinya ada kemajuan dan Dia berhasil sedikit demi sedikit keluar dari masa kelam nya.Tapi Kamu jangan lengah.Chaca tertawa karena berhasil melakukan apa yang dia inginkan.Bukan karena Dia melakukan kesalahan.Jadi Aku harap Kamu harus berhati-hati dalam berbicara dengan nya".


Raka terdiam.Dia mencerna semua ucapan Dokter Rena.Memang ada benarnya.Chaca seperti puas mengerjai nya.Mungkin respon nya akan berbeda jika Chaca merasa bersalah.


"Terimakasih Dok.Aku akan mengingat ucapan Dokter ".


"Jika ada hal sekecil apapun itu yang berhubungan dengan masa lalu Chaca, perubahan sikap,emosi dan pandangan nya.Kamu harus memberitahu ku".


"Baik Dok".


"Kak..!!".Chaca masuk ke kamar dan melihat Raka yang sedang menelepon seseorang.Tapi tiba-tiba Raka mengakhiri panggilan nya.


"Lagi telepon siapa?".tanya Chaca


"Bukan siapa-siapa ".jawab Raka


Chaca hanya ber O ria dan mengajak Raka untuk makan Siang karena Dia baru saja selesai memasak.


"Ayo makan..!!Chaca udah selesai masak".Ajak Chaca


"Masak apa?".


"Sop ayam, tempe goreng,Udang goreng sama sambal".


Raka terdiam sejenak."Chaca duluan gih.Ntar kakak nyusul".


"Jangan lama-lama!!".


"Iya Iya..".

__ADS_1


Raka menatap punggung Chaca yang menghilang di balik pintu.Setelah itu Dia mengobrak-abrik isi tas nya dan mengambil sesuatu di sana.


"Chaca gak boleh tahu Gue gak mau Dia khawatir ".batin Raka


__ADS_2