Ajari Aku Cinta

Ajari Aku Cinta
Memulai Kegiatan


__ADS_3

"Perhatian semua nya!!!!Harap semua berkumpul di lapangan segera karena kita akan segera melaksanakan kegiatan kita hari ini.."Seru Chandra


Semua mulai berbondong-bondong berbaris di lapangan sesuai kelompok mereka.


"Karena hari menjelang siang dan cuaca sedikit mendung, Jadi kegiatan kita hari ini adalah melestarikan lingkungan.Nanti kalian akan di bagi beberapa tanaman dan kalian harus menanam nya di lokasi yang akan kami tunjukkan."


"Di harapkan untuk tidak berjalan sendiri karena kita akan melewati hutan.Takutnya ada yang kesasar.Kalian paham..???"


"Paham Kak...!!!"


"Oke kalau begitu silahkan perwakilan mengambil tanaman dan alat untuk menanam pada Kak Reva dan Kak Raka.Nanti yang sudah mendapatkan nya bisa langsung meminta peta pada Kak Andhika.."Seru Chandra


"Selamat bertugas dan tetap semangat..!!!"


Semua mulai membubarkan diri . Mereka menunjuk perwakilan untuk mengambil tanaman dan peta dari Kakak OSIS.


"Cha...Loe ambil gih tanaman nya.Biar di bantu Syakilla.."ucap Sivanya


"Kenapa Chaca...???"tanya Chaca


"Udah sana..."Sivanya mendorong tubuh Chaca di ikuti Syakilla.


"Menurut kalian Chaca cemburu gak sih Kak Raka jadian sama Merica,,??"


"Loe suka banget sih ganti nama orang Yan .??"gerutu Indira

__ADS_1


"Yee..koq loe sewot sih . Kenapa???Loe gak terima???"


"Ck. Gak gitu juga Yan.Cuma aneh aja denger nya . Jangan-jangan loe juga ganti panggilan ke kita lagi..??"


"Ya gak lah..Cuma orang-orang tertentu yang mendapat gelar panggilan dari gue.."


"Udah-udah...Pada bahas apaan sih..??"seru Monica


"Dayana nih .."sungut Indira


"Koq gue sih.."


"Bisa diem gak.."teriak Sivanya


"Iya maaf.."seru Indira dan Dayana


"Bagus dong..Itu artinya Chaca sebenarnya ada perasaan sama Kak Raka.."timpal Alya


"Yang jadi masalah kenapa Chaca gak mau mengakui nya.Apa alasannya..??"


"Iya juga ya..."


Tanpa mereka sadari seseorang masuk ke dalam tenda mereka dan memasukkan sesuatu ke dalam tas Chaca.


"Dari kelompok apa??"tanya Reva

__ADS_1


"Sakura Kak.."jawab syakilla.


Reva mencatat nama kelompok dan memberikan peralatan menanam pada Syakilla sedangkan Raka memberikan beberapa tanaman pada Chaca.


Tidak ada sepatah katapun yang keluar dari mereka.Mereka saling menutup rapat bibir mereka tetapi tidak dengan tatapan mereka.


Raka yang dengan jelas menatap Chaca sedang Chaca yang menunduk sesekali mencuri pandang pada Raka.


"Terimakasih Kak.."seru Syakilla


"Sama-sama.. Setelah ini Kalian ambil peta ke Kak Dhika ya.Jangan lupa bekal kalian seperti air minum.Karena perjalanan kali ini cukup jauh."ucap Reva


"Siap Kak...!Ayo Cha.!!!ajak Syakilla.


"I_iya.."Chaca melirik Raka yang seperti mengucapkan sesuatu.


"Hati-hati.."Begitulah kira-kira gerakan bibir Raka.


Chaca tersenyum dan membalas nya dengan anggukan kecil.


Entah mengapa hanya sedikit perhatian sudah membuat Hati Chaca menghangat.Jujur dia merindukan moments saat dia bersama Raka


Jika Dia hidup normal pasti dia tidak akan pernah melepaskan sosok seperti Raka.Tapi Dia tidak mau egois.Menurutnya Raka berhak untuk mendapatkan yang lebih baik dari nya.


Cinta memang aneh bukan . Terkadang Cinta adalah Naluri yang harus di pertahankan agar dunia terus berjalan.Walau bersentuhan dengan akal dan perasaan tapi tidak ada yang tau jawaban pasti mengapa ada Cinta.

__ADS_1


"Sekarang ada ruang kosong di hatiku.Kekosongan yang tidak bisa diisi lagi.Ini salahku karena Aku memilih jalan kegelapan."~Chaca.


__ADS_2