
Mentari pagi bersinar dengan terangnya.Awan putih menggantung di atas langit yang cerah.Burung-burung berkicauan menyambut pagi yang cerah.
Perlahan Chaca membuka kedua matanya.Dia terbangun karena silau cahaya matahari yang masuk melalui celah jendela kaca kamar Raka.
Chaca menggeliat dan menegakkan tubuhnya..
"Sudah pagi..."gumam Chaca.Sejenak dia teringat kejadian semalam.
"Kak Raka..!!"Chaca menyibak selimut nya dan turun dari tempat tidur.
"Kak Raka...!!!"panggil Chaca.Dia keluar dari kamar dengan tergesa-gesa.
"Kak Raka...!!!"teriak Chaca.Tapi gadis itu tidak menemukan Raka di manapun.
"Kak Raka..!!! hiks hiks..Kak Raka Dimana..??"Isak Chaca
"Kakak di sini..!!"
Chaca menghapus air matanya dan memutar tubuhnya.Pemuda yang dia cari berada di depannya dengan rambut yang masih basah.
Chaca berlari menubruk tubuh kekar pemuda itu...
"Chaca kenapa..??"tanya Raka
"Chaca takut ...!!!"
"Ada Kakak di sini..Chaca gak perlu takut.."
Chaca melonggarkan pelukannya.."Chaca kira Kakak pergi ninggalin Chaca.."gumam Chaca.
Raka menaikkan sebelah alisnya.."Kenapa Kakak ninggalin Chaca..Yang ada Chaca ninggalin Kakak..Ini kan apartemen Kakak.."goda Raka
"Kak Raka..!!!"pekik Chaca.
Raka terkekeh dan mengusap pelan pucuk kepala Chaca..
"Udah ... Mending sekarang Chaca mandi.. Sebentar lagi kita berangkat..!!"
"Berangkat..??''
"hmm.. Jangan bilang kalau Chaca lupa..???"
"Pantai...???"teriak Chaca.Gadis itu langsung berlari ke atas untuk bersiap-siap.
Tak berselang lama Chaca turun dengan memakai kaos oblong berwarna putih dan celana hot pants nya.Tidak lupa sebagai pelengkap dia memakai topi vendora.
Raka yang menunggu Chaca di bawah seketika mengeluarkan taring nya..
"Kenapa Chaca pakai baju kayak gitu..??? Cepetan ganti..!!!''
"Tapi Kak..Kita kan mau ke pantai..Ini masih mending dari pada Chaca pake bikini..."
Raka melebarkan kedua mata tajam.."Gak ada pake gituan.. Buruan ganti..!!Atau kita gak jadi ke pantai.."ancam Raka.
"Ish..."Chaca menghentak kan kaki nya kesal.Tapi dia tetap menuruti perintah Raka.
Beberapa menit kemudian Chaca turun dengan memakai Maxi dress bermotif floral.
"Pakai ini boleh..???"tanya Chaca.Tapi pemuda itu tidak menjawab pertanyaan Chaca.Raka terhipnotis oleh kecantikan gadis itu.
"Kak ..!!!''Chaca melambaikan tangan nya di depan wajah Raka.
"Ah..Iya...Itu lebih baik.."ucap Raka gugup
"Ya udah ayo kita sarapan dulu..!!!"ajak Raka
"Pesen..???"
Raka menggelengkan kepalanya.."Gak...Kakak masak.."
"Emang bisa..!?"ledek Chaca.
Raka mengangkat kedua bahunya.."Di coba aja..''
Di meja makan sudah terhidang 2 piring nasi goreng dengan telur dadar di atas nya.
"Wah.. Kelihatan nya enak..Ini beneran Kakak yang masak..??"Raka hanya menjawab dengan mengangguk kan kepalanya.
__ADS_1
Chaca mulai memasukkan nasi goreng itu kedalam mulutnya.Dia mengunyah nya secara perlahan menikmati masakan Raka.
"Ini enak sekali Kak..Chaca gak nyangka Kak Raka jago masak.Kenapa Kakak malah sering pesen makanan..???"
"Ini masakan pertama Kakak.."
"A_apa..???"sentak Chaca.
"Masakan pertama Kakak..???"Raka mengangguk kan kepalanya sambil melahap sarapan nya.
"Baru pertama masak tapi masakan Kakak udah seenak ini !!!!CK CK ck...Kakak memang bener-benar hebat.."
"Udah..!!!Di simpan dulu pujian nya untuk nanti.Sekarang Cepat habiskan sarapan Chaca sebentar lagi kita berangkat...!!!"
"Siap Bos...!!!"
🍁🍁🍁🍁
Kini mereka sudah berada di perjalanan ke pantai.Chaca terlihat begitu senang .Dia menyanyi di sepanjang jalan.Sedangkan Raka fokus mengemudi.Sesekali dia melirik kekasihnya yang terlihat sangat menggemaskan.
"Kita mampir dulu di supermarket ya.."seru Raka
"Mau ngapain..??"
"Beli bahan makanan sama cemilan.."
Chaca mengerutkan keningnya.."Emangnya di sana ada tempat buat masak..???"
"Hm..Kita nginep di villa keluarga Kakak.."
"Nginep..???"teriak Chaca
"Gak..!!!Chaca gak mau nginep..Besok sekolah Kak..Chaca gak mau bolos.."pekik Chaca.
ctak
"Auw....!!!Koq Kakak nyentil kening Chaca sih.. Sakit tau.."sungut Chaca mengusap keningnya yang sakit.
"Lagian Chaca bilang kayak gitu.Siapa juga yang mau ngajakin Chaca bolos.."
"Emangnya Chaca gak tau..??"
"Tau apa..??"
"Besok kan libur Cha..Besok mau di pake kelas 12 buat tryout.."
"Masak sih..???"
"Kalo gak percaya tanya aja teman-teman Chaca.."
Chaca langsung mengeluarkan ponsel dari tas selempang nya.Dia mulai mengetik sesuatu di group chat dengan teman-temannya.
Chaca
"Emang bener ya besok libur..???"
^^^Dayana^^^
^^^"Iya..Emang kenapa Cha..??"^^^
Chaca
"Koq gak ada yang kasih tau Chaca??"
^^^Syakilla^^^
^^^"Gak di kasih tau gimana..Orang Satria ngumumin di depan kelas kemarin.."^^^
Chaca
"Masak sih ???"
^^^Fanesa^^^
^^^"Jelas aja loe gak tau.Orang loe sibuk berduaan sama mas pacar.."^^^
Chaca
__ADS_1
"😒😒"
"Ish..."Chaca berdecih dan memasukkan kembali ponsel nya kedalam tas selempang nya.
"Kenapa..??
"Gak kenapa-kenapa.."
"Jadi...???"
"Iya besok libur.."
Raka tersenyum dan memarkirkan mobilnya di depan supermarket.
"Ayo..."ajak Raka..
Mereka membeli beberapa bahan makanan dan cemilan.
"Kak...!!!Chaca kan gak bawa baju ganti.."
"Nanti pake baju Kakak aja di sana.."
Chaca mengangguk pelan dan keluar dari supermarket untuk melanjutkan perjalanan.
"Kakak sering nginep di villa keluarga Kakak.."tanya Chaca memecah keheningan.
''Gak...''Jawab Raka singkat.
"Koq gitu..??"
"Villa itu di bangun Kakek saat Kakak masih berumur 3 tahun.Dengan tujuan jika liburan ke pantai kita bisa menginap di sana.Walau tidak terlalu besar tapi villa itu sangat nyaman untuk di jadikan tempat berlibur.."
"Tapi Kakak cuma 3 atau 4 kali datang ke villa.Karena setelah umur 5 tahun Kakak gak pernah lagi datang kesana.."lanjut Raka
"Kenapa..???"
"Percuma Kakak ke sana kalau cuma sendiri.."jawab Raka dengan wajah yang berubah sendu.
"Orang tua Kakak...."
"Mereka sibuk..."potong Raka yang kini menatap tajam ke depan.
"Kak Raka kenapa sih...???"
"Kalau terakhir Kakak ke sana umur 5 tahun berarti villa keluarga Kakak gak pernah di huni dong... Berarti...."
ctik
"Ish....!!Kakak kenapa sih suka banget nyentil kening Chaca.."Sungut Chaca.
"Sakit tau..!!!''
Raka terkekeh dan mengusap kening Chaca tanpa mengalihkan pandangannya ke depan.
"Maaf..!! Habisnya Chaca dari tadi pikirannya jelek terus.Chaca mau bilang kalau villa Kakak ada hantu nya kan..???."
"Ya kan mungkin aja Kak..!!!''
"Walau Kakak gak pernah ke sana tapi villa itu di sewakan Cha.Waktu itu perekonomian keluarga Kakak gak seperti sekarang.Ya bisa di bilang cukup.Jadi untuk menambah pemasukan Kakek menyewakan villa itu untuk keluarga yang berlibur.Dan uang sewa itu Kakek gunakan untuk membuka showroom motor bersama Kakak.."
"Showroom motor..???"
"hm.. Sekarang Kakak udah punya beberapa cabang di luar kota.."
"Jadi yang waktu itu kakak cek keuangan..."
"Iya.."seru Raka
"Maaf..."lirih Chaca
"Kenapa...??"
"Udah berpikir yang gak-gak soal Kak Raka.."
Raka tersenyum dan mengelus kepala Chaca.."Gak papa.."
"Kenapa Kak Raka terlihat sedih jika bercerita tentang Kakek nya tapi Kak Raka berubah dingin kalau Chaca tanya soal orangtuanya..???"
__ADS_1