Ajari Aku Cinta

Ajari Aku Cinta
Kembali


__ADS_3

Hari-hari Chaca lalui seperti biasanya.Dia akan terlihat baik-baik saja di depan semua orang tapi jika dia sedang sendiri,dia akan menunjukkan kerapuhan nya.


Seperti malam ini.Chaca tidak bisa memejamkan matanya dan memilih untuk keluar ke balkon.Dia menatap langit gelap berhias bintang-bintang.Sejenak dia tersenyum tapi air matanya terus menetes.


"Ibu,Kak Raka, Kenapa kalian tega ninggalin Chaca sendiri di sini?"


"Chaca takut,Chaca takut tidur sendirian.Chaca Takut memejamkan mata."


"Mimpi itu datang lagi.Mimpi buruk yang selalu bikin Chaca kembali ke peristiwa yang sangat ingin Chaca lupakan.Bagaimana Chaca harus menghadapinya Ibu hiks hiks...Dulu ada kak Raka yang membuat nyaman Chaca.Tapi sekarang kak Raka lebih memilih pergi ninggalin Chaca.hiks hik..Kalian jahat sama Chaca.Jahat."tubuh chaca merosot kelantai.Dia menangis merasa sesak di dadanya.


...****************...


5 Tahun Kemudian


Setelah lulus sekolah,Chaca memutuskan untuk melanjutkan pendidikan nya ke Luar Negeri, tepatnya di London.

__ADS_1


Di sana dia memulai hidup baru dengan suasana yang baru dan teman baru tentu nya.Dia bukan Chaca yang dulu yang pemalu,tapi kini dia menjadi gadis ceria dan mudah bergaul.


Banyak orang-orang yang menyukainya.Bahkan ada yang sampai menyatakan cinta pada Chaca.Tapi Chaca menolaknya karena ingin fokus pada pendidikan nya terlebih dahulu.


Sebenarnya bukan itu alasan nya.Dia masih belum bisa melupakan Raka.Pria itu memang sudah tidak ada di sampingnya lagi.Tapi baginya Raka akan selalu hidup di hatinya.


Pernah dia mencoba untuk menyusul Raka ke surga.Tapi entah kenapa dia selalu gagal melakukan.Dia mulai putus asa,tapi Zion selalu menghibur nya dan menceritakan tentang Raka yang membuat hatinya tenang.


Selama di London,Chaca tidak sendiri.Dia tinggal bersama Zion yang memang bertugas menjadi pengawal pribadi nya.Tidak terjadi apa-apa di antara mereka.Chaca sudah menganggap Zion sebagai kakaknya sendiri.Bahkan Wira mendaftarkan Zion di universitas yang sama dengan Chaca.Dan hal itu membuat Chaca lebih dekat dengan Zion.


"Jadi kapan Kau akan pulang sayang?"tanya Wira di seberang sana.Saat ini dia sedang berbicara dengan Chaca melalui telepon.


Zion yang mendengar hal itu merasa heran.Bukankah mereka akan kembali sekarang?


Chaca menempelkan jarinya di depan mulutnya agar Zion tidak bersuara.Ya,kini dia tahu rencana Chaca.

__ADS_1


"Kau sudah mendapat gelar sarjana sekarang.Jadi Kakek berharap kau mau memegang salah satu perusahaan Kakek di sini.Kakek sudah tua.Sudah waktu nya istirahat."


"Kakek baik-baik saja kan?apa Kakek sedang tidak enak badan?"tanya Chaca khawatir.


"Kakek baik-baik saja.Hanya saja Kakek ingin pensiun.Nanti kakek akan memberimu salah satu usaha Kakek.Kau harus mengembangkan nya.Jika kau mau kau juga boleh mengangkat Zion sebagai asisten mu."


"Iya kek.Ya sudah,Chaca tutup dulu telepon nya.Chaca harus segera pergi."


"Baiklah.. Hati-hati cucuku."


"Iya Kek."Chaca mematikan sambungan teleponnya.Dia menatap Zion dan bertanya,"apa semua sudah siap?"


"Kita tinggal berangkat ke bandara sekarang."seru Zion.


"Baiklah.Mari kita beri kejutan untuk Kakek,Ayah dan Bunda."Chaca keluar dari apartemen nya dengan bibir yang mengembang.Dia sudah tidak sabar ingin memberi kejutan pada keluarga nya .

__ADS_1


Lima tahun dia pergi dan tidak pernah kembali karena takut teringat dengan peristiwa kelam itu.Tapi kini dia sudah merasa sangat baik.Dan dia akan mencoba melawan rasa takut itu.Karena jika dia terus terpuruk dalam lingkaran masa lalu, dia tidak akan pernah bisa bangkit untuk mencapai kebahagiaan nya.


"Aku kembali.Apa lau merindukanku?'


__ADS_2