Ajari Aku Cinta

Ajari Aku Cinta
I Love You My Baby Girl


__ADS_3

Clara di lepas kan oleh anak buah Raka di jalan tidak jauh dari rumah perempuan itu.


Dia berjalan dengan tertatih karena bagian sensitif nya yang perih.


Bagaimana tidak.Dia harus melayani 5 pria sekaligus tanpa jeda.Apa lagi dia berada dalam pengaruh obat perangsang.


Di sepanjang jalan Clara terus saja mengumpat dan berniat membalas perbuatan Raka.


"Dasar pria bre*****.Gue pasti akan bales loe lebih kejam dari ini..Awas aja loe.."geram Clara.


Kini dia sampai di rumah nya yang tidak terlalu besar.Dia masuk begitu saja di sambut oleh Ayah tirinya .


"Kenapa kau baru pulang ???"tanya Mang Udin.


Clara hanya melirik saja melewati Ayah tiri nya dan merebahkan tubuhnya di sofa.


Melihat cara anaknya berjalan,Mang Udin menyeringai.."Kau berhasil sayang..??"


"Diam lah Ayah..!!!Clara lelah.."


Tapi bukan nya diam Mang Udin justru mengungkung tubuh Clara..


"Apa yang Ayah lakukan..?? Clara capek..Awas..!!!"


"Tidak sebelum kamu layani Ayah.."


Belum sempat Clara menjawab Mang Udin sudah terlebih dahulu membungkam bibir anak tirinya itu.Dan dengan sekali hentakan Mang Udin memasuki Clara.


Pergumulan itu terjadi begitu cepat hingga beberapa menit kemudian mereka mencapai puncak kenikmatan.


Mang Udin menarik dari dari kepemilikan Clara.Dia mengenakan kembali celananya .


"Mulai hari ini kami gak usah meminum obat itu lagi.."seru Mang Udin


"Kenapa..?? Clara gak mau hamil Yah.."


"Kamu ini bagaimana..Biar saja janin itu tumbuh di rahim mu.Kita bisa menggunakan nya untuk menaklukkan Raka.Agar dia mau bertanggung jawab.Dan kita akan kaya raya Sayang.."girang Mang Udin


"Ayah gila...Clara begitu membenci pria itu.Clara di beri obat perangsang dan di minta melayani 5 pria sekaligus.."geram Clara.


"Apa..???!!!"sentak Mang Udin.


"Bagaimana bisa sayang..??"


Belum sempat Clara menjawab tiba-tiba pintu rumah mereka di ketuk oleh seseorang.


"Siapa malam-malam begini bertamu..??"Karena penasaran, Mang Udin membuka pintu nya.Tapi begitu tau siapa yang datang Mang Udin buru-buru menutup kembali pintu nya.Tapi berhasil di tahan oleh orang itu.Bahkan pintu itu berhasil di dobrak sehingga tubuh Mang Udin terjungkal ke belakang.


"Angkat tangan..Kalian kami tangkap dengan tuduhan penggelapan uang dan perbuatan asusila.."seru seorang polisi.


"Tidak..!!!Itu tidak benar..!!!"teriak Mang Udin.


"Anda bisa menjelaskan nanti di kantor polisi..Kalian cepat tangkap mereka.."

__ADS_1


"Siap komandan.."


"Lepas...!!!Gue gak salah...Lepas'in gue..!!"teriak Clara


"DIAM.."Bentak polisi itu membuat Clara terdiam seketika.


Sedangkan Mang Udin terus memberontak saat di bawa ke mobil.


Zion yang tidak jauh dari tempat mereka langsung melaporkan pada Raka jika semua berjalan dengan lancar.


"Semua berjalan sesuai rencana Bos.."


"......."


"Baik Bos ."


Zion memasukkan kembali ponsel nya kedalam saku celananya.Dia ingin segera pergi dari situ dan beristirahat.Sungguh dia sangat lelah


Sementara itu di dalam Villa.Raka yang mendapat laporan dari Zion nampak bernafas lega.Dia membaringkan tubuhnya di samping Chaca yang sudah lebih dulu tidur setelah mereka menyantap makan malam mereka.


"Good Night My Baby Girl.."Raka mengecup kening Chaca dan mulai memejamkan mata nya..


🍁🍁🍁🍁🍁🍁


Pagi hari nya . Matahari sudah nampak menyinari dunia . Langit juga begitu cerah.


Chaca sudah bersiap-siap untuk pulang.Walau dia masih enggan pergi dari villa itu dan masih ingin menikmati pemandangan di sana tapi dia harus segera pulang karena banyak tugas menantinya.


"Em ."Jawab Chaca singkat.


"Ya sudah...Kita berangkat sekarang..Kita sarapan di jalan saja ya.."


"Terserah Kakak..!!"


Raka turun di ikuti oleh Chaca yang berjalan di belakangnya.Pemuda itu mengunci pintu villa nya dan memberikan nya pada anak buahnya yang dia percaya menjaga villa saat ini sebelum mendapatkan orang yang tepat yang bisa di percaya.


"Ayo .!!"ajak Raka


"Mang Udin mana..?? "


Raka mengendikkan bahu nya..


"Chaca mau pamit.."


"Gak usah..Ayo masuk.."


Raka melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang.Sesekali dia melirik kekasihnya yang diam menopang dagunya melihat keluar jendela.


"Chaca kenapa..??''


"Gak papa..''


Raka menaikkan sudut bibirnya.Dan tanpa sepengetahuan Chaca,Raka mengambil jalur yang berbeda dengan arah pulang.

__ADS_1


"Turun..!!"ajak Raka


"Apa sudah sampai..??"


"Kita sarapan dulu.."


Chaca hanya mengangguk pelan dan turun dari mobil.


Raka menuntun Chaca masuk ke dalam restoran.


"Chaca mau pesan apa..??"


"Terserah Kakak saja..!!!"


"Yakin..?!!!"


"Em.."


Raka memesan makanan dan minuman masing-masing 2 paket romantis plus tempat khusus pasangan kekasih atau pasangan pengantin baru.


"Ayo..!!"ajak Raka


"Kemana..??Bukannya kita mau makan.."


"Iya..Tapi gak disini..Kakak udah pesen tempat khusus untuk kita.."


Chaca hanya pasrah.Mereka di pandu oleh pelayan restoran ke tempat yang di pesan oleh Raka.


"Kak..!!!I_ini...."Chaca tidak bisa berkata-kata.Dia di buat takjub dengan ruang makan yang terhubung dengan pemandangan laut yang begitu indah.


"Mari Tuan .Nona.. Silahkan masuk..!!!"seru pelayan itu.


Raka menuntut Chaca masuk ke dalam.


Tak berapa lama pesanan mereka datang.Tapi pandangan Chaca masih tidak lepas dari pemandangan laut di depan nya.


"Ayo makan... Nanti kita kesana..!!"


"Beneran..??"


"Em..."


"Kak Raka memang yang terbaik.."


cup


Karena begitu senang ,Tanpa sadar Chaca mencium pipi Raka dan kembali memandang laut di depan nya.


Sedangkan Pemuda itu hanya diam mematung.Dia menyentuh pipi nya yang baru saja di cium oleh Chaca.


Wajah nya memanas, Jantung nya berdetak lebih kencang.. Raka menaikkan sudut bibirnya samar.


"Kakak akan selalu membuat Chaca tersenyum..I Love You My Baby Girl"

__ADS_1


__ADS_2