Ajari Aku Cinta

Ajari Aku Cinta
Dia


__ADS_3

Malam semakin larut,membawa setiap orang mengarungi alam mimpi di tempat ternyaman.Tempat tidur.Begitu juga dengan Raka dan Chaca , mereka sudah kembali ke kamar mereka.Tapi mata keduanya belum terpejam, mereka masih bercengkrama satu sama lain.


Chaca mendekati Raka dan memeluk pemuda itu.Tentu saja Raka senang.Karena Chaca berinisiatif lebih dulu dan tidak ada pembatas sialan diantara mereka.Tapi Chaca mulai merengek dan memaksa Raka untuk menceritakan tentang dirinya.Siapa Raka? bagaimana kehidupan nya?kemana orang tua nya?Chaca sangat ingin tahu.Ck, ternyata ada mau nya.


"Cepetan Kakak ceritain tentang kakak!!"pinta Chaca.


"Chaca dulu,baru kakak."ucap Raka.


"Kok gitu?kan Chaca dulu yang pengen tahu kehidupan kakak."


"Lagian Chaca yakin kakak udah tahu siapa Chaca."gumam Chaca yang masih bisa di dengar oleh Raka.


Raka tersenyum dan memeluk gadis itu erat."Iya,kakak tahu siapa Chaca?"


"Chaca adalah cucu kakek Wira Ardian Joseph,Ibu Chaca adik dari paman Yoga.Itu artinya Chaca adik Andhika.Hanya itu yang kakak tahu.Selebihnya Kakak gak tahu."lanjut Raka.


Chaca terdiam.Ternyata sudah sejauh itu Raka mengetahui siapa dirinya."Apa Kak Andhika yang ngasih tahu Kakak?" tanya Chaca.


Raka mengangguk membenarkan."Iya,tapi awalnya dia gak mau kasih tau Kakak.Dia cuma bilang ke kakak buat jaga Chaca."


"Sudah sejak kapan Kakak tahu?"tanya Chaca lagi.


"Emmm..Kakak gak inget."jawab Raka bohong.


"Kalau gitu,Chaca gak perlu lagi ceritain siapa Chaca?kan Kakak udah tahu."seru Chaca.


"Tapi bukan itu maksud kakak Cha.Kakak pengen Chaca cerita yang Chaca alami selama ini.Kakak pengen tahu."batin Raka.


"Kak!!!"panggil Chaca.


Raka menatap teduh kekasihnya itu dan mulai menceritakan tentang dirinya."Gak ada yang spesial di hidup kakak.Selama ini kakak hidup dengan kakek.Beliau yang merawat kakak dari usia 1 tahun,sedangkan orang tua kakak sibuk dengan pekerjaan mereka masing-masing.Kakak selalu kesepian,kakak iri dengan teman-teman kakak yang selalu diantar jemput oleh orang tua mereka.Tapi kakek selalu memberi pengertian pada kakak,kalau ayah dan ibu bekerja demi memenuhi kebutuhan kakak."Raka menatap Chaca dengan tatapan sendu penuh luka.

__ADS_1


"Awalnya kakak mencoba mengerti, sampai lama kelamaan kakak merasa bosan untuk mengerti.Mereka bekerja bukan untuk kakak,tapi untuk diri mereka sendiri.Jangankan bertemu, menelepon sekedar mengatakan halo saja mereka tidak melakukan nya."Raka menunduk.


Chaca dengan sigap langsung merengkuh pemuda itu kedalam pelukannya."Jika itu menyakitkan, gak usah di terusin."seru Chaca.


Raka menggeleng.Dia akan menceritakan semuanya pada Chaca kecuali satu, tentang jati diri Raka yang sebenarnya.


"Sampai sekarang kakak tidak pernah tahu kabar mereka.Bahkan kakak lupa rupa wajah mereka seperti apa."lanjut Raka.


Chaca menetes air matanya.Dia tidak menyangka jika orang yang selama ini terlihat kuat di depan nya itu sangat rapuh.Dia menyimpan banyak kesedihan yang orang lain tidak tahu.


Chaca merasakan hal yang sama dengan Raka.Kesepian,tanpa orang yang kita cintai.Tapi dia sedikit lebih beruntung, karena dia masih mempunyai Kakek yang begitu menyayangi nya.


"Kakak gak sendiri.Ada chaca di sini.Chaca akan selalu menemani kakak."seru Chaca


Raka membalas pelukan Chaca erat."Terimakasih sayang."


"Sama-sama."balas Chaca."Kak,hari Senin nanti,Chaca masuk sekolah ya?Chaca kangen pengen sekolah."lanjut nya.


"Terimakasih.Sudah malam.Bobok yuk!!"ajak Chaca


"Bobokin ya."goda Raka.


plak


Chaca memukul lengan Raka."Mesum."


Raka hanya terkekeh pelan.Dia membaringkan tubuhnya di samping Chaca."Good night."


Chaca tersenyum dan mengangguk dan tidak berapa lama mereka sudah berkelana ke alam mimpi.


Tik

__ADS_1


Tik


Tik


Tik


Hanya terdengar dentingan jarum jam yang menggema di ruangan tempat dua insan itu terlelap.


Tapi tak berapa lama,salah satu dari mereka membuka matanya.Dia adalah Raka.


Raka menyingkirkan pelan tangan Chaca yang memeluknya dan menatap kekasihnya itu sejenak dan tersenyum."Terimakasih sudah mau ada di samping ku."Raka mencium bibir Chaca sekilas kemudian turun dari tempat tidur.


Dia mengambil ponselnya di nakas dan menggenggamnya erat .Dia menoleh kearah Chaca dan memastikan jika kekasihnya masih terlelap.Lalu kemudian Raka keluar dari kamar.


"Ada apa?"tanya Raka pada seseorang yang berada di seberang sana.Dia menghubungi orang itu karena orang itu berkali-kali menghubunginya.


"Dia datang bos."sahut orang itu yang tidak lain adalah Zion.


Raka terdiam.Dia datang?.


"Bos!!"panggil Zion


"Perketat keamanan.Cari tahu tujuan Dia datang kemari!!"titah Raka.


"Baik."


Tut Tut Tut


Raka mengepalkan tangannya.Dia datang?Ini sangat berbahaya.Raka tidak mau Chaca menjadi target Dia.


Seperti nya Raka harus meminta bantuan pada Andhika.Iya..Hanya itu jalan satu-satunya.

__ADS_1


__ADS_2