Ajari Aku Cinta

Ajari Aku Cinta
Pertemuan Reynand Dan Andhika


__ADS_3

Sesampainya di apartemen, Chaca melempar tasnya di sofa. Dia menjatuhkan tubuhnya di atas tempat tidur dan menghela nafas panjang. Entah kenapa dia jadi kepikiran dengan Reynand. Kenapa pria itu pergi begitu saja? Apa dia tersinggung dengan ucapannya? apa dia marah padanya? Hah.... seperti nya dia harus meminta maaf pada Reynand nanti.


"Lebih baik aku mandi dan bersiap ke kantor." Chaca beranjak masuk ke kamar mandi. Dia akan memikirkan bagaimana caranya untuk meminta maaf pada Reynand nantinya. Sekarang yang harus dia lakukan adalah pergi ke kantor dan berdiskusi dengan Maya dan Zion untuk memilih lokasi mana yang akan mereka ambil untuk pembangunan cabang di kota x.


****


Di tempat berbeda, di gedung pencakar langit dengan logo WJ Company, yang merupakan perusahaan pusat keluarga Joseph. Tengah diadakan meeting penting dengan perusahaan RD_able Group.


"Bagaimana menurut Anda, tuan Dhika? keuntungan yang kami berikan tidak main-main bukan?" seru Roger. Dia adalah pemimpin perusahaan RD_able Group menggantikan Ayahnya yang sudah lama pensiun. Perusahaan mereka sudah lama menjalin kerjasama sejak jaman Wira memimpin perusahaan. Jadi tidak heran mereka terlihat begitu dekat.


"Aku akan memikirkan nya. Secepatnya asisten ku akan mengabari anda." seru Andhika.


Roger tertawa. Keuntungan sebesar itu masih mau di pikirkan? Apa dia tidak bisa melihat peluang dalam dunia bisnis? "Kau sangat berbeda dengan Tuan Wira dan Tuan Yoga. Mereka akan langsung mengambil keputusan saat ini juga karena mereka tahu peluang yang menghasilkan keuntungan besar." seru Roger.


Andhika tersenyum tipis. Dia memang berbeda dengan Kakek dan ayahnya. Bagaimanapun hal ini menyangkut perusahaan dan kehidupan ribuan karyawan nya. Memang keuntungan yang di berikan sangat besar, tapi tetap saja, Dia harus mengambil keputusan dengan hati-hati.


" Aku memang berbeda dengan mereka. Mereka orang hebat, sedangkan aku masih baru. Tidak seperti anda yang sudah lebih dulu terjun ke dunia bisnis. Jadi ya, aku masih harus banyak belajar dari anda." jawab Andhika santai.


Roger mengumpat dalam hati, dia pikir mudah untuk membuat Andhika menyetujui kerjasama yang dia berikan. Tapi ternyata pria di depannya ini penuh dengan pertimbangan.


"Ya, kau benar tuan Dhika. Kita sebagai pebisnis harus mempunyai banyak pertimbangan untuk perusahaan kita. Aku harap anda segera memberi kabar baik padaku."


"Tentu saja Tuan Roger." seru Andhika. Entah kenapa dia mempunyai firasat buruk terhadap pria di depannya ini. Tapi Kakek Wira selalu membanggakan nya dan berniat menjodohkan nya dengan Chaca. Ck.. dia tidak setuju. Tapi apa yang bisa dia lakukan? semua terserah pada Chaca. Tapi, dia jadi penasaran dengan kencan mereka.


"Oh ya, aku dengar dari kakek, belum lama ini kau berkencan dengan adik ku. Bagaimana? apakah berhasil?" tanya Dhika.


"Tentu saja berhasil. Kami pergi makan malam di restoran mewah dan menikmati makanan di ruang VIP. Dan, yah .. Chaca sangat senang." seru Roger.


"Syukurlah kalau begitu. Aku ikut senang mendengarnya. Selama ini dia tidak pernah mau makan di restoran mewah. Dan kau orang pertama yang berhasil mengajaknya kesana."

__ADS_1


Roger tertawa lepas. Haruskah dia bangga? ya, dia memang harus bangga karena menjadi orang pertama yang mengajak Chaca makan di restoran mewah. Walau pada akhirnya kencan mereka gagal karena pengganggu.


Kemarin dia datang ke perusahaan Chaca untuk menanyakan kenapa dia tiba-tiba pergi meninggalkan nya. Tapi gadis itu tidak ada di tempat. Dia justru bertemu dengan Asisten sekaligus bodyguard pribadi Chaca. Siapa lagi jika bukan Zion. Dan dengan beraninya Zion memberi peringatan padanya untuk tidak macam-macam pada Chaca.


Cih.. Dia hanya seorang asisten dan bukan anggota keluarga Joseph. Tapi dia berani mengatakan hal itu pada nya. Mungkin dia harus menyingkirkan Zion agar tidak mengganggu hubungan nya dengan Chaca.


"Ini sudah masuk jam makan siang. Bagaimana jika kita makan siang bersama?" ajak Andhika.


"Ide bagus. Tapi apa aku boleh mengajak temanku? Dia pemimpin perusahaan RM company. Aku yakin kau sudah mengenalnya."


Andhika mengangkat kedua bahunya. Dia memang sudah mendengar tentang perusahaan itu, tapi dia belum pernah bertemu dengan pemimpin nya. Apalagi perusahaannya belum pernah menjalin kerjasama dengan RM company.


"Kalau begitu, aku akan menghubungi nya dulu." Roger merogoh ponsel nya dan menekan kontak temannya.


Andhika tidak terlalu memperhatikan pembicaraan Roger dan temannya. Dia fokus pada proposal kerjasama dari perusahaan Roger. Entah kenapa dia merasa ada yang janggal. Tapi apa? Seperti nya Roger pandai bermain kata.


"Dia setuju." seru Roger. Dia memasukkan kembali ponselnya ke dalam saku jasnya.


Andhika dan Roger meninggalkan perusahaan WJ Company. Mereka akan makan siang bersama di restoran yang tidak jauh dari sana. Mereka pergi menggunakan mobil masing-masing karena setelah ini, Roger harus kembali ke perusahaan nya.


Tidak butuh waktu lama, mereka sampai di restoran. Mereka mencari tempat yang masih kosong dan mulai memesan makanan. Sambil menunggu, mereka kembali berbicara tentang bisnis.


Tak berapa lama, seorang pria menghampiri mereka dan langsung duduk di kursi yang masih kosong.


"Maaf, aku terlambat." seru pria itu.


Deg


Andhika menatap pria yang sekarang duduk di sebelahnya. "Raka?" gumam Andhika nyaris tidak terdengar.

__ADS_1


"Tidak apa-apa Rey, kami juga baru saja sampai. Tapi maaf, kami sudah memesan makanan lebih dulu." seru Roger.


Reynand mengangguk dan beralih menatap Andhika yang dari tadi menatap nya.


"Oh iya, perkenalkan !!! dia temanku, pemilik perusahaan RM Company. Namanya Reynand. Rey, dia Andhika, pemimpin perusahaan WJ Company. Dia adalah cucu tuan Wira." seru Roger.


"Reynand." Rey mengulurkan tangannya. Tapi tak kunjung dibalas oleh Andhika. Pria itu masih tidak percaya. Pria didepannya ini sangat mirip dengan sahabat nya.


"Andhika!!" panggil Roger membuyarkan lamunan Dhika.


"Oh, ma_maaf. Aku Andhika." Dhika menjabat uluran tangan Reynand. Pria itu hanya berdehem sebagai jawaban.


Ini sungguh luar biasa, Dhika sempat tidak percaya. Apa benar pria itu Raka? tapi kenapa dia tidak mengenali nya? dan kenapa namanya Reynand? seperti nya Dhika mulai penasaran dan akan mencari tahu lebih lanjut. Dan bagaimana dengan Chaca? jika dia tahu akan hal ini pasti dia akan terkejut.


"Anda dari WJ Company? kenapa rasanya aku pernah mendengarnya?" ujar Reynand.


"WJ Company adalah perusahaan pusat. Kau pernah mendengarnya karena sekarang kau bekerjasama dengan anak cabang WJ Company." seru Roger.


"Oh.. Maksudmu WJ Group?"


"Yes.. Andhika adalah kakak Chaca."


"Oh astaga, maaf tuan Dhika, aku tidak tahu. Ternyata kau adalah kakak dari Nona Chaca."


"Ka_kau mengenal Chaca?" tanya Andhika.


"Yah, kami sedang menjalin kerjasama saat ini."


Deg

__ADS_1


"Jadi Chaca sudah bertemu dengan Raka? ah tidak, maksud ku Rey. Tapi kenapa Chaca tidak memberitahu ku? seperti nya setelah ini aku harus menemui Chaca." batin Andhika. Dia semakin penasaran. Siapa Reynand? kenapa dia sangat mirip dengan Raka? dan kenapa Chaca merahasiakan semua ini darinya?


__ADS_2