Ajari Aku Cinta

Ajari Aku Cinta
Suami Istri


__ADS_3

Chaca mengerjapkan matanya,Aroma maskulin dari tubuh Raka menusuk Indra penciuman nya.Dia menggeliat kala merasa kan sesuatu yang berat menimpa pinggang nya.


Chaca mengedip-ngedipkan matanya saat wajahnya begitu dekat dengan dada bidang Pria itu.Hampir saja dia berteriak dan mendorong tubuh Raka,Tapi Chaca mengurungkan niatnya saat teringat apa yang terjadi semalam.


Chaca mendongakkan kepalanya menatap wajah Raka yang terlihat damai dalam tidur nya.


Sejenak Chaca terdiam.Dia baru sadar jika pria itu sangat tampan saat tertidur.Wajah nya yang putih bersih, Hidung mancung,alis yang melengkung seperti pelangi dan bibirnya berwarna merah kecoklatan memberi kesan seksi Dimata nya.


Ingin rasanya Chaca merasakan lagi bibir pemuda itu.


Chaca menggelengkan kepalanya pelan.Dia membuang jauh pikiran kotor yang ada di kepala nya.


Perlahan Chaca menyingkirkan tangan Raka yang ada di pinggangnya tanpa mengganggu tidur nyenyak pemuda itu.


Chaca menghela nafas lega bisa lepas dari pelukan Raka.Perlahan Dia turun dari tempat tidur tapi tiba-tiba tubuhnya terhuyung jatuh di atas tubuh Raka.


"Kyaa...!!!"pekik Chaca


''Mau kemana..??"tanya Raka dengan suara khas bangun tidur.


"Kak .!!! Lepasin...!!!Chaca mau mandi dan bikin sarapan.Chaca gak mau terlambat ke sekolah..,"Chaca terus meronta di atas tubuh Raka.


"Jangan gitu Cha..!!! Nanti Adik Kakak bangun..!!"


"Adik..??"tanya Chaca bingung.Sedang Raka tersenyum misterius dengan mata yang masih terpejam.


"Lepas Kak..!!?"


"Jangan gerak ..!! Kalo adik Kakak bangun susah nidurin nya.."


"Adik siapa maksud Kakak..??"


Raka membuka sebelah matanya dan kembali memejamkan matanya.


"Emang Chaca gak ngerasain..??"tanya Raka


Chaca menggelengkan kepalanya.Tapi kemudian dia merasa kan sesuatu yang mengganjal di bawah sana.


"Ihhh ..!!! Kakak mesum..!!!"teriak Chaca.Dia masih Terus meronta di atas tubuh Raka.Sedang pemuda itu justru memeluk erat tubuh Chaca.


"Lepas Kak..!!Ini hari pertama Chaca masuk sekolah..Chaca gak mau telat..''


"Hari ini gak sekolah Cha.."


"Kak Raka mau bolos lagi..???"pekik Chaca


"Hari ini Hari Minggu Chaca.."seru Raka gemas


"Ha_Hari Minggu..??"


"Hmm.."Raka meraba ponsel nya yang ada di nakas dan memberikan nya pada Chaca tanpa melepas pelukannya.


"Cek kalo gak percaya.."


Chaca menerima ponsel yang diberikan Raka.Dia membuka ponsel itu tapi ternyata ponsel itu terkunci.


"Sandi nya tanggal lahir Chaca.. Sandi Apartemen Kakak juga udah Kakak ganti tanggal lahir Chaca.."seru Raka yang masih setia memejamkan matanya.


Walau ragu,Chaca memasukkan tanggal lahir nya.Dan ternyata benar, Ponselnya terbuka.


Tapi sejenak Chaca terdiam.Bukan hanya karena sandi ponsel saja tapi Raka juga menjadi kan foto nya saat tertidur sebagai wallpaper di ponsel nya.


Chaca melupakan tujuan nya mengecek tanggal dan hari ini,Dia jadi penasaran dengan isi galeri foto pemuda itu.


Chaca mengintip galeri Raka dan betapa terkejutnya dia ketika melihat isi galeri Raka yang berisi foto dirinya.Hanya ada foto dirinya.


Gadis itu terdiam.Dia melirik Raka yang masih memejamkan matanya.Diam-diam gadis itu memilih tanda opsi dan bermaksud menghapus foto-foto nya.


"Berani menghapus foto-foto itu, Kakak pasti'in menjadi kan Chaca milik Kakak seutuhnya saat ini juga.."ancam Raka yang seolah tahu apa yang akan di lakukan gadis itu.

__ADS_1


glek


Chaca menelan Saliva nya.."Si_siapa juga yang mau hapus..??"


Chaca menghela nafasnya dan memilih menekan aplikasi hijau di ponsel Raka.Dia ingin tahu isi chat pemuda itu.


Tapi sayang.Tidak ada yang aneh di sana.Padahal dia berharap menemukan chat Raka dengan cewek lain yang bisa di jadikan alasan untuk putus dari Raka.


Chaca kembali menekan kontak di ponsel Raka.Matanya menyipit saat melihat nama kontak ber tuliskan My Love.


Dan betapa terkejutnya dia ketika tahu jika itu adalah nomor ponsel nya.


"Darimana Kak Raka tahu nomor Chaca..?? Apa dari Kak Dhika..??"batin Chaca


"Udah ngecek nya..??"seru Raka yang membuat Chaca tersadar dari lamunannya.


"A_Apa..??"


"Kakak gak mungkin aneh-aneh karena Kakak sudah punya Chaca.Saat belum dengan Chaca aja Kakak gak pernah dekat cewek lain.Apa lagi sekarang.Chaca yang pertama buat Kakak.Chaca cinta pertama dan terakhir Kakak..Chaca pacar pertama kakak.. Chaca ciuman pertama Kakak..Chaca cewek pertama yang tidur di pelukan Kakak..Chaca..."


"Stop..!!!"Chaca membungkam mulut Raka dengan telapak tangannya.


"Jangan di terus'in.."


Raka membuka matanya dan mengangkat dagunya seolah bertanya kenapa..??


"Nanti pasti ujung-ujung nya ngomong mesum.."Gerutu Chaca.


Raka tersenyum dan kembali memejamkan matanya.


"Kakak cuma mau bilang kalau Chaca orang pertama yang bikin Kakak nyaman..Chaca tempat Kakak untuk pulang dan melepas lelah .Di dekat Chaca Kakak bisa tersenyum bahagia.."batin Raka


"Masih gelap..Tidur lagi..!!!"ajak Raka


"Gak ah...Chaca mau bangun aja.."


"Jam 4 ??"pekik Chaca


"Hm.. Kakak takut Chaca terbangun dan ketakutan karena gelap.Jadi Kakak nemenin Chaca sampai lampu menyala.."terang Raka


Chaca terdiam.Dia tidak menyangka jika Raka benar-benar menjaganya semalam.Bahkan rela tidak tidur hanya karena takut dia terbangun dan ketakutan.


"Maaf..!!"lirih Chaca


"Kenapa..??"


"Gara-gara Chaca Kakak jadi..."


"Tidur Cha..!!"potong Raka.Dia tidak mau gadis itu merasa bersalah karena dirinya.


Chaca mencebik bibir kesal.Raka selalu memotong ucapan nya dengan kata-kata yang tidak bisa terbantahkan.


"Iya iya...Tapi gak gini Kak..!!"Chaca merasa tidak nyaman dengan posisi dia yang berada di atas tubuh Raka.


Raka menggulingkan tubuh Chaca ke samping tanpa melepas pelukannya.Hingga wajah mereka begitu dekat.


Chaca menahan nafas ketika wajah Raka yang begitu dekat dengan nya.Hembusan nafas pemuda itu begitu terasa menerpa wajah nya.


"Bernafas Cha..!!"kekeh Raka.


Chaca memukul lengan Raka kesal dan memilih membelakangi Raka.


"Cha..!!"goda Raka


"Chaca bangun nih..!!"ancam Chaca.


Raka tersenyum dan memeluk tubuh chaca dari belakang.


"*Terima kasih sudah menjaga Chaca.Kakak adalah orang pertama yang bikin Chaca merasa Aman.."Chaca tersenyum dan mulai memejamkan mata nya.

__ADS_1


🍁🍁🍁🍁🍁*


Hari mulai terang.Tidak terasa sudah hampir pukul 8 pagi.Raka membuka matanya saat mendengar ponsel nya berdering dari tadi.


Dengan malas Raka mengambil ponselnya dan mengangkat telepon nya.


"..........."


"hmm.."


Tut Tut Tut


"Siapa..??"tanya Chaca yang terbangun karena merasa pergerakan dari Raka.


"Dhika..Dia ngajak ketemuan.."


"Ya udah kalo gitu..Kakak mandi dulu aja.Biar Chaca bikin sarapan.."Chaca menyibak selimut nya dan turun dari tempat tidur.


"Gak sekalian bareng aja mandi nya..??"goda Raka.


Chaca menatap tajam Raka yang terkekeh di atas tempat tidur.


Sementara Raka mandi, Chaca membuat sarapan nasi goreng dan telur dadar.


Setelah selesai,, Chaca menghidangkan nya di meja makan.


Sambil menunggu Raka, Chaca memilih mandi di kamar mandi dekat dapur.


"Chaca sudah mandi..??"tanya Raka yang melihat Chaca keluar dari kamar mandi dekat dapur dengan rambut yang masih basah.


"Kakak lama.."


"Siapa suruh diajak bareng gak mau.."goda Raka


Chaca melototkan mata dan memilih membelakangi Raka .Dia menggosok rambut nya yang masih basah dengan handuk.


Raka tersenyum dan memeluk Chaca dari belakang..


"Kak ..!!"pekik Chaca


"Sstttss.. Sebentar saja..!!"


"Kita udah kayak suami istri ya.. Tidur bareng,,Kakak mandi, Chaca siapin sarapan.Terus kita makan bareng.. Gimana kalau kita nikah aja..??"


"Kak Raka...!!!"pekik Chaca dengan wajah yang memerah.


Raka terkekeh dan melepaskan pelukannya.Dia begitu senang bisa menggoda kekasih nya itu..


"Chaca masak apa..??"tanya Raka


"Maaf..!!!Hanya nasi goreng sama telur dadar.. Soalnya stok kulkas udah habis.."


"Gak papa..Kakak akan makan apapun yang Chaca masak..Nasi goreng seafood..!?"tanya Raka yang melihat Chaca begitu cekatan mengambilkan makanan untuk nya.


Chaca menggelengkan kepalanya.


Raka tersenyum dan mulai melahap sarapan nya.


Selesai makan, Raka berpamitan dengan Chaca..


"Jangan kemana-mana..!!Di rumah aja..!!Tunggu Kakak kalo mau belanja.Nanti Kakak anter..!!"


"Iya iya...!!Udah Sana..!!"


Cup


Raka mencium kening Chaca dan melaju kan mobil nya meninggalkan pekarangan rumah Chaca.


Sedang gadis itu masih terdiam di tempatnya.Dia menyentuh kening dengan wajah yang merona..

__ADS_1


__ADS_2