Alettha ( Si Anak Pelakor)

Alettha ( Si Anak Pelakor)
Cinta Terpendam


__ADS_3

"Eh Gres tahu gak si pak Bagas tadik merhatiin lo, lagian lo kok gak terpengaruh maa kegantengan hakiki nya... " Ucap Aurel sembari tersenyum.


"Bodo amat lah orang kek gitu aja lo demenin, mending juga Billy. " Gumam Gresia sembari memakan baksonya.


Mereka kini sedang makan siang di pedagang kaki lima dekat Perusahaan Billy, banyak karyawan yang lebih suka makan di sana dari pada harus delivery.


"Gresia disini rupanya lo, dicariin tuh sama pak Billy. " Ucap seorang karyawan wanita.


"Ngapain pak Billy nyariin gue, pasti ada hubungannya dengan orang tadik. " Balas Gresia.


"Yaa udah sih sonoh, ntar malah menjadi jadi pak ganteng nungguin lo. " Balas Aurel.


Akhirnya Gresia meninggalkan kedua temannya itu dengan malas berjalan masuk ke loby kantornya dan memasuki lift menuju ruangan Billy, belum sampai pintu lift tertutup tiba-tiba Bagas menghalangi dan ikut masuk ke dalam lift itu.


Gresia nampak tak nyaman saad berada berdua bersama Bagas, dia sangat kesal pada Bagas karena sudah menghina dirinya di ruang meeting. Gresia memundurkan dirinya menjauh dari Bagas sedang Bagas acuh tak acuh melihat apa yang dilakukan Gresia.


"Kenapa harus bertemu dengan dirinya lagi, menyebalkan sekali. " Batin Gresia.


Ting

__ADS_1


Bunyi lift terbuka Gresia segera mendahului Bagas keluar dari dalam lift, segera pergi keruangan Billy.


TOK TOK TOK


"Masuk." Suara dari dalam.


Gresia kemudian masuk kedalam ruangan itu kemudian menyapa CEO nya dengan senyuman manis.



"Duduk lah Gresia ada yang ingin aku bicarakan padamu. " Gumam Billy sembari tersenyum.


"Soal apa kok kek serius banget sih Bil. "Ucap Gresia sembari duduk dikursi depan Billy.



"Gak ah aku gak mau lagian aku betah kerja disini sama kamu, ngapain juga gaji gede tapi punya bos kek dia gak banget. " Balas Gresia.


"Ha ha ha awas nanti jatuh cinta, cinta juga awalnya benci. " Ejek Billy sembari terkekeh.

__ADS_1


"Andai kamu Billy aku menyimpan rasa pada mu. " Batin Gresia berteriak.


Gresia hanya membalas ucapan Billy dengan tawa garing nya, Gresia sudah menyimpan rasa hampir 5 tahun lamanya saad mereka masih berkuliah dan menjadi teman baik. Billy yang terlahir menjadi pewaris dari perusahaan orang tuanya membuat mereka menjadi bos dan bawahan.


Namun sifat baik hati Billy membuat semua karyawan nyaman pada dirinya bayak para wanita yang mengantri untuk mendapatkan hatinya, namun Billy tetap menyendiri dan menganggap mereka hanya lah fans berat nya.


"Gimana mau atau kau tolak, jika kau tolak aku sangat sedih kau tahu dia rekan bisnis yang sangat-sangat berpengaruh di perusahaan kita. " Gumam Billy memelas.


"Akan ku pikiran dulu tawaran mu itu, tapi tidak sekarang Billy aku akan menyelesaikan semua pekerjaan dan tanggung jawab ku dulu setelah itu aku akan memikirkan tawaran gila mu itu. " Balas Gresia.


Billy terkekeh mendegar ucapan Gresia tentang sahabat nya itu, bahkan bagas saja tidak bisa menaklukkan Gresia. Padahal wanita diluar sana rela dengan suka rela menyerah tubuh mereka pada Bagas namun Gresia menatap nya saja dia tidak mau.


"Apa sudah selesai aku akan izin untuk keluar, lagi pula aku butuh referensi sebentar. " Ucap Gresia.


"Iyaa pergi Gresia dan jangan lupa ucapan ku, aku serius aku akan sangat bangga saat kamu menerima penawaran gila ku. " Balas Billy sembari terkekeh.


Gresia pergi dari ruangan Billy dengan perasaan yang sangat tidak baik, dia berpikir bahwa Billy ingin menyingkirkan dirinya dari kehidupannya.


Sedangkan Billy menatap lesu punggung gadis yang berhasil merebut hatinya itu dengan sendu, dia sangat mencintai Gresia sejak lama. Namun dia takut jika Gresia akan menolak dirinya.

__ADS_1


Cinta Gresia tidak lah bertepuk sebelah tangan namun rasa takut yang membuat mereka berdua tidak dapat menyatakan perasaan mereka.


"Entah sampai kapan rasa ini akan terpendam, aku takut kau menolak ku dan kemudian menghindari dari hidup ku Gresia. " Gumam Billy.


__ADS_2