Alettha ( Si Anak Pelakor)

Alettha ( Si Anak Pelakor)
Bersandiwara


__ADS_3

Ponselnya bergetar beberapa kali membuat Gresia berlari untuk mengambil nya, dia terkejut saat Andre menghubungi dirinya terus menerus.


"*Kenapa ayah menelpon ku begitu banyak? " Gumam Gresia heran.


"Ada apa Gresia? " Ucap Leo mendekati Gresia yang nampak heran.


"Ayah menghubungi ku beberapa kali, ada apa nyaa? " Gumam Gresia*.


Gadis itu lantas menghubungi kembali ayah nya dan menanyakan ada apa menghubungi dirinya begitu sering.


"*Ada apa ayah? " Gumam Gresia saat telepon nya diangkat oleh Andre.


"Gresia ayah menghubungi mu sedari tadi, kau dimana dan sedang melakukan apa nak?" Ucap Andre nampak panik dari suaranya.


"Maaf yah aku sedang dirumah Leo sekarang, tadi aku meninggal kan ponsel ku diruang tamu sedang aku dan Leo sedang berada di taman belakang. " Ucap Gresia menjelaskan semuanya pada Andre.


"Ada apa yah? Apa ayah sakit lagi? " Timpal Gresia.


"Tidak nak ayah tidak sakit, hanya saja adik mu Aurora sekarang berada dirumah kembali lah. " Ucap Andre.


"Jadi anak itu sudah kembali, baiklah yah aku akan pulang sekarang. " Ucap Gresia mematikan sambungan ponselnya.


"Ada apa? " Ucap Leo Menatap Gresia yang tiba-tiba diam memandang ponselnya.


"Aurora sudah ada dirumah Leo, aku harus kembali.. " Ucap Gresia menyambar tasnya dan memasukkan ponselnya.


"Ayoo aku akan ikut bersama mu. " Ucap Leo mengambil jaket dan juga kunci mobilnya*.


Mereka segera masuki mobil Leo dan berkendara menjauh dari komplek rumah Leo, Gresia menghubungi Willy untuk membawa polisi datang ke rumah nya sekarang.

__ADS_1


Leo hanya memandang kemarahan dari mata gadis yang begitu dia cintai Leo tidak berkata apapun dia takut akan membuat suasana menjadi lebih buruk, Gresia hanya diam memandang keluar jendela mobil.


Setelah berkendara cukup jauh mereka akhirnya sampai dirumah Gresia dan seorang satpam membuka gerbang itu dan menyapa mereka, Leo hanya tersenyum kemudian masuk kedalam.


Tak lama Willy datang bersama dengan para polisi yang berada dibelakang nya, Willy pun masih bingung untuk apa Gresia menyuruh nya membawa polisi kerumah nya.


"Gresia sebenarnya ada apa? " Ucap Willy mendekati Gresia dan Leo.


"Aku akan menjelaskan nya nanti, sekarang aku akan membuat perhitungan pada seseorang. " Ucap Gresia tegas.


Mereka hanya mengikuti gadis itu masuk kedalam rumah besar itu yang dipenuhi oleh canda tawa pemilik rumah, semua orang nampak terkejut saat Gresia datang bersama dengan polisi dibelakang nya.


Andre berdiri dan menatap Gresia dengan heran kenapa anaknya itu membawa polisi pulang ke rumah, Andre mendekati Gresia bingung.


"Gresia untuk apa polisi ini datang ke rumah? Ayah rasa kau baik baik saja kan? " Ucap Andre.


Gresia tidak menghiraukan ucapan Andre dia memilih untuk berjalan mendekati Aurora yang menatap nya dengan tajam, entah apa yang sedang gadis itu pikiran.


Dua kali tamparan membuat seisi rumah menjadi tagang, Andre dan Zahra begitu terkejut melihat Gresia yang berlaku kasar pada Aurora. Andre mendekati Gresia dan tangan Gresia yang ingin kembali memukul Aurora.


"Apa yang kau lakukan Gresia? " Bentak Andre marah.


"*Kau mau mu apa sih? kau ingin aku datang kamari hanya untuk menerima tamparan mu saja? " Pekik Aurora.


"Kau pantas mendapat itu kau tahu.... " Bentak Gresia begitu marah*.


Leo dan Willy segera mendekati Gresia dan menang kan Gresia yang meluapkan amarahnya, Zahra berusaha untuk menangkan Aurora yang ingin membalas tamparan Gresia.


"Aurora sudah lah kita bisa membicarakan nya dengan baik baik. " Ucap Zahra.

__ADS_1


"Kau ingin aku bicara baik baik padanya? Kau tidak *lihat dia menamparku.. " Bentak Aurora pada Zahra.


"Diaammm." Bentak Andre membuat semua orang disana terdiam.


"Ayah bingung padamu Gresia kau sendiri yang meminta adikmu kembali dan kau melakukan hal yang tidak pernah ayah pikiran. " Ucap Andre menatap Gresia yang masih marah.


"Dan kalian semua sebenarnya apa yang ingin kalian lakukan? " Ucap Andre menatap para polisi.


"Maaf Pak kami hanya menerima tugas saja dan nona Gresia sudah membuat laporan tentang kematian saudara Ayumna pada kami tadi siang.. " Ucap Aparat kepolisian yang semakin membuat Andre bingung.


"Laporan tentang kematian Ayumna, Gresia apa apaan kamu? Bukankah ayah sudah katakan untuk tidak membuat semua ini semakin rumit dan akan membuat ayah semakin kepikiran. " Gumam Andre mengelus dadanya yang terasa berdebar.


"Ayah duduk lah maafkan aku yah, ayah tidak boleh berpikir berat biar aku saja yang menyelesaikan semua ini. " Ucap Gresia memapah Andre untuk duduk.


"Gresia sebenarnya ada apa? " Tanya Zahra menarik tangan Gresia.


"Kau akan tahu sendiri nanti Zahra, biar gadis tidak tahu diri ini yang menjelaskan semuanya tentang apa yang dia lakukan. " Ucap Gresia penuh penekanan menatap Aurora yang nampak pucat.


"Apa dia sudah tahu? " Batin Aurora.


"Apa maksud mu Gresia? Kau menuduh ku melenyapkan saudara ku sendiri? " Bentak Aurora menatap Gresia.


"Aku tidak bilang begitu tapi kau sediri yang mengatakan nya.. " Ucap Gresia menarik kasar tangan Aurora hingga membuat gadis itu terjatuh dibawa kakinya.


"Kau begitu licik Aurora aku tidak mengira bahwa musuh selama ini yang kita berharap untuk tidak menemukan nya, tapi dia tak lain saudara sendiri.. " Bentak Gresia.


"Apa yang kau katakan, ayah lihat lah apa yang dia katakan aku tidak habis pikir bahwa dia bisa menuduh ku seperti itu. " Ucap Aurora mengadu pada Andre.


"Gresia ayah minta untuk kau menyuruh para polisi itu untuk keluar dari rumah ini dan kau jelas apa maksud mu menuduh adikmu seperti itu. "Ucap Andre.

__ADS_1


" Aku tidak ingin ayah melakukan kesalahan untuk kedua kalinya jadi maafkan aku yah, aku tidak bisa mendengar kan perkataan mu saat ini. "Ucap Gresia*.


__ADS_2