
Tok tok tok
Aleta membuka pintu kamar nya, melihat Alex berdiri didepan pintu. Alex sudah berganti pakaian dengan kaos putih dan celana pendek, membuat dirinya terlihat lebih santai.
"Iyaa pak, ada apaa. " Ucap Aletta gugup.
Alex nampak memperhatikan Aletta sejenak, melihat Aletta masih dengan gaun pengantin nya yang membuat Alex terpana.
"Pindah lah kekamar ku, kita akan berbagi kamar sekarang. Bawak semua baju dan milikmu kekamar ku, mbok Ayu dan Rayen sudah aku suruh menetap di rumahku di daerah M. "
Aletta mendengar ucapan Alex dengan seksama, apa Alex akan meminta hak nya pada Aletta.
"Tapi pak saya nyaman berada dikamar ini dan kenapa mbok Ayu dan Rayen harus di pinda? " Ucap Aletta pada Alex, sebenarnya Aletta merasa takut Saad bertanya pada Alex.
"Dengar Aletta kau sudah menjadi istri ku, aku butuh privasi sendiri bersama istriku. Kita memang sekamar dan berbagi ranjang tapi aku tak akan menyentuh mu. "
Sejenak Aletta merasa lega karena Alex membuat sebuah keputusan yang benar, lagi pula mereka menikah bukan karna cinta.
"Dan satu lagi semua perhiasan dan mahar yang ku berikan berada di kamar ku di dalam lemari mu. Rumah ini beserta isi nya dan juga mobil di garasi adalah punyamu semua sudah ku pindah kan atas nama Aletta. "
Aletta terkejut dengan penjelasan Alex bagaimana mungkin dia begitu percaya padanya, apa dia sudah tidak waras bagaimana jika aku membawa semua pergi dan meninggal kan ya.
__ADS_1
"Tapi pak... "Ucap Aletta terhenti.
" Bisa kah kau menurut semua printah ku, apa susah nya bagimu bilang iya. " Ucap Alex kesal.
Aletta lantas terdiam, dia tak ingin berdebat dengan Alex. Aletta lantas merapikan semua baju nya kedalam tas,lalu berjalan menuju kamar Alex dengan Alex mengekori Aletta dari belakang.
"Berikan tas mu pada ku.. " Ucap Alex melihat Alo kesusahan mengangkat baju pengantin nya.
"Tidak usah pak, saya bisa bawak sendiri. "
Tanpa aba aba Alex langsung mengambil ahli tas Aletta dan meninggal Aletta menuju kamart.
"Kau itu susah sekali ditebak, kadang galak, dingin kadang pun perhatian. " Batin Aletta.
"Aku harus segera menganti baju ini, rasanya sesak sekali. " Ucap Aletta berusaha melepas reselitng belakang bajunya.
"Susah sekali sih.. " Gumam Aletta.
Tanpa disadari Aletta Alex sudah selesai mandi dan melihat Aletta kesusahan melepaskan baju nya, dengan sigap Alex membantu Aletta melepaskan resleting bajunya. Menampakkan punggung putih mulus Aletta membuat Alex terdiam mematung.
Aletta terdiam merasakan jari Alex menyentuh punggung terbuka nya. Dengan sigap Aletta lantas berbalik memghadap Alex.
"Maaf aku hanya membantu mu, lepaskan pakaian mu.. " Ucapan Alex seketika membuat Aletta terkejut dan menutup bagaian depan tubuh nya.
__ADS_1
Alex lantas menggeleng kan Kepala nya melihat Aletta salah tangap dengan ucapan nya.
"Tidak tidak, bukan melepaskan didepan ku, tapi dikamar mandi. " Ucap Alex pada Aletta.
"Permisi pak... " Ucap Aletta berlalu dari hadapan Alex.
Aletta masuk kedalam kamar mandi Alex dengan buru buru, hatinya kini sangat panas, dia merasa malu dengan perlakuan Alex pada nya. Apa lagi dia sampai salah tangap dengan ucapan Alex membuat nya sangat malu.
"Kau ini kenapa Aletta, ada apa dengan mu.. " Rutuk Aletta.
Aletta menganti pakaiannya dengan baju tidur panjang berwarna merah muda, Aletta baru saja selesai mencuci rambut nya dan ingin mengeringkan nya. Namun Alex masih berada di dalam kamar membaut Aletta gugup.
"Emmmm, apa kau ingin mengerikan rambut mu? " Tanya Alex pada Aletta.
"Iyaaa.. jika aku tak menggangu mu. " Balas Aletta.
Alex mendekati Aletta perlahan, mebuat Aletta semakin gugup dan mundur perlahan.
"Jika kau mundur terus, kau bisa terbentur meja Aletta. " Ucap Alex menghentikan Aletta.
Aleta lantas terdiam terpaku melihat Alex mendekati dirinya.
"Boleh ku bantu, mengering kan rambut mu? " Ucap Alex pada Aletta
__ADS_1
Entah kenpa Aletta mengangukan kepala nya, membuat Alex menarik tangan Aletta duduk di kursi rias. Dengan telateni Alex mengering rambut Aletta dengan Hairdryer dan menyisir nya secara perlahan. Rambut panjang Aletta mebuat Alex begitu terpesona dan engan lepas dari nya.