Alettha ( Si Anak Pelakor)

Alettha ( Si Anak Pelakor)
Masa Lalu


__ADS_3

Leo dan Willi berpamitan pada Zahra dan Gresia untuk pergi karena keadaan sudah membaik, mereka juga berencana akan bertemu Aurora esok pagi bersama Andre. Sedangkan Bagas masih berada di sana bersama dengan Gresia yang menatap Leo dengan tatapan yang sulit diartikan.


"Aku pergi. " Ucap Leo dingin meninggalkan Gresia yang masih menatap nya.


"Aku pulang dulu ya Zahra jangan terlalu banyak memikirkan Aurora nanti kamu sakit, selamat malam Gresia. Bye Broo. " Seru Wili pada mereka sembari mengoda Zahra yang menatap nya sebal.


"Pulang cepat cepat atau aku akan mengusir mu dari sini. " Seru Zahra kesal.


Willi hanya tertawa mendegar ucapan Zahra dan berlalu dengan mobilnya pergi dari kediaman keluarga Andre dengan tawa yang masih mengema, walaupun wajahnya tertutup namun merah pipinya terlihat begitu nyata.


"Emm aku akan menyuruh Willi untuk bertemu dengan paman Boby agar kalian bisa segera bersama. " Ucap Gresia dengan tawanya yang membuat Zahra pergi berlalu karena malu terus saja di goda.


"Kau ini suka sekali mengoda nya. " Gumam Bagas mengacak rambut Gresia.


"Kau tahu sejak kecil Zahra tidak pernah bermain dengan anak laki-laki selain Leo dia begitu menjaga pandang nya sampai sekarang dan kini aku melihat nya tersipu malu, kau tahu aku begitu bahagia melihat nya. "Ucap Gresia dengan penuh semangat.


Bagas menatap Gresia yang bercerita tentang masa kecil mereka dan bagaimana mereka bertemu,Gresia begitu antusias menceritakan semua kejadian kejadian lucu yang mereka alami semasa kecil.


Dengan duduk didepan teras rumah itu dibawa sinar rembulan yang bersinar begitu cerah dan juga indah, tetesan air mata tak terasa mengalir begitu saja tanpa permisi. Saat gadis itu mengingat betapa baik dan penyayang nya Alettha semasa hidupnya.

__ADS_1


"Mendengar cerita mu saja aku sudah tahu bah tante Alettha adalah ibu yang baik, kamu yang sabar percaya lah dia sudah bahagia disurga bersama dengan Ayumna. " Ucap Bagas memeluk Gresia erat.


Gresia menghapus air matanya yang terus mengalir mengeratkan pelukan nya pada Bagas yang begitu nyaman saat bersanding dengan nya.


"Maaf aku membuat bajumu basah. " Gumam Gresia dengan senyuman bersalah.


"Tidak masalah nanti aku bisa ganti baju dirumah.. " Seru Bagas.


"Kamu mau minum apa? " Ucap Gresia pada Bagas.


"Tidak usah aku tidak haus, aku beruntung memiliki mu Gresia. " Ucap Bagas menatap Gresia.


Gresia tahu bahwa Bagas ingin menciumnya dan membuat gadis itu segera memeluk Bagas dan menyembunyikan wajahnya di balik bahu kokoh itu.


"Aku yang beruntung memiliki mu sayang, aku ingin mengenalkan mu pada orang tua ku di Singapura. Mereka ingin bertemu dengan mu saat aku memberi tahu bahwa aku sudah melamar seorang gadis. " Gumam Bagas.


"Tidak saat ini, kau tahu aku sedang banyak pikiran dan keluarga ku sedang tidak baik baik saja Bagas. Tidak baik jika aku bertemu dengan orang tua mu dengan situasi seperti ini. " Seru Gresia membenarkan rambutnya yang berantakan.


"Tidak masalah aku akan menunggu sampai semua situasi ini baik baik saja. " Seru Bagas tersenyum.

__ADS_1


"Boleh aku bertanya sesuatu padamu? " Timpal Bagas menatap Gresia yang sedang menatap rembulan.


"Tentu saja.. " Seru Gresia menatap Bagas.


"Apa kamu dan Leo memiliki hubungan sebelum bersama ku, maksut ku emmz aku juga laki laki Gresia aku tahu betul jika seorang pria menyukai seorang gadis. " Gumam Bagas hati hati agar Gresia tidak marah.


Gresia hanya diam memandang jauh rembulan yang bersinar begitu indah, dia tahu pasti pertanyaan itu akan di lontarkan oleh Bagas. Mau bagimana pun Bagas harus tahu karena dia sudah memiliki laki-laki itu untuk bersanding bersama nya.


Dia juga harus tahu apa hubungan mereka walaupun jika Bagas mereka marah sekalipun itu juah lebih baik, sebelum dia tahu dari orang lain dan akan membuat nya jauh lebih terluka.


"Aku melihat kebahagiaan dan cinta di matanya saat bertemu dengan mu di bandara, maaf jika kau tidak ingin memberi tahu ku tidak masalah. " Gumam Bagas mencium kening Gresia yang hanya diam.


"Emmz.. Aku dan Leo hanya sebatas teman dan saudara saja, sejak aku memilih mu aku memutuskan hubungan yang mungkin akan membuat dirinya berharap lebih padaku. " Gunam Gresia.


"Dia sangat mencintai ku sejak kecil dia selalu bilang jika dewasa nanti dia kan datang mencariku dan menikah dengan ku.20 Tahun lalu dia pergi bersama ayahnya dan kamu kehilangan kontak dengan mereka aku baru bisa menghubungi nya setelah kematian bunda dan Ayumna. " Ucap Gresia mengingat masa dulu.


"Aku tidak habis pikir bahwa ucapan nya dulu akan dia wujud kan samapai sekarang, aku tahu dia terluka dan kecewa tapi aku sudah memilih mu sebagai pendamping ku apa pun itu aku berharap dia bisa memiliki kekasih yang jauh lebih baik darimu. " Timpal Gresia.


Bagas hanya menatap kekosongan saat mendegar cerita Gresia tentang Leo yang mencintai dirinya, Bagas mengerti mengapa Leo bersikap dingin dengan Gresia sekarang.

__ADS_1


Tapi dia senang karena Gresia lebih memilih dirinya dan tetap pada pendiriannya untuk bersama dengan Bagas, walaupun dia tahu dia sudah mekukai perasaan laki-laki lain.


__ADS_2