
Mereka semua begitu menikmati kebersamaan dengan ketiga bilah pihak yang berbahagia, tanggal pernikahan mereka sudah ditetap kan untuk 1 minggu kedepan.
"Ayah senang akhirnya anak anak ayah bisa memiliki pasangan masing-masing dan ayah bangga karena kedewasaan kalian yang selalu memikirkan ayah lebih dulu dari kebahagiaan kalian. " Ucap Andre menatap Gresia dan Aurora.
"Itu tugas kita ayah untukmu kita bisa melakukan semua hal, meskipun nanti kami sudah memiliki keluarga sendiri. " Seru Gresia.
"Aurora juga ingin membuat ayah bahagia karena selama ini aku membuat ayah kecewa dan merasa marah, aku sayang ayah.. " Ucap Aurora memeluk Andre.
"Tidak sayang ayah tidak marah dan kecewa padamu, ayah bangga padamu karena kamu mau mengakui kesalahan mu dan lihat anak ayah ini kini sudah begitu banyak perubahan karena mendapatkan pria yang baik dan menerima nya dengan tulus. " Ucap Andre mengelus puncak kepala Aurora dengan penuh kasih sayang.
"Ayah harap nanti Bagas atau pun Dafri bisa membuat kalian bahagia dan membuat kalian merasa lebih beruntung mendapatkan dirinya dari pada ayaj, ke bahagia kalian adalah tujuan ayah.. " Seru Andre meregangkan tangannya memeluk Gresia yang nampak meneteskan air mata.
"Seandainya ada bunda dan Ayumna kita pasti lebih bahagia sekarang.. " Gumam Aurora.
Tangis hari kebahagiaan dan juga tawa canda begitu membuat mereka melupakan kesedihan dan rasa sakit seseorang yang terdiam menatap sendu keluarga baru itu, Leo mau pun Billy nampak diam sembari meneguk beberapa minuman yang sudah disiapkan.
__ADS_1
"Menatap kebahagiaan di wajahmu itu sudah membuat ku mampu berdiri, berusaha sendiri melupakan dirimu.. " Batin Leo kembali menghapus air matanya yang kembali menetes.
Gresia menatap Leo yang berjalan keluar dari rumah nya dia tahu bahwa laki-laki itu begitu terluka, Gresia meminta izin pada Bagas untuk menemui Leo.
"Bagas.. Bisakah aku bertemu dengan kak Leo aku rasa dia butuh seseorang untuk mendengar kelu kesah nya, hanya sebentar? " Gumam Gresia.
Bagas tersenyum mengganguk memberi tanda bahwa dia memperoleh Gresia bertemu dengan Leo, mau bagimana pun dulu mereka pernah bersama meski Leo memiliki rasa yang begitu dalam pada tunangan nya itu.
Bagas menatap Gresia yang berjalan meninggalkan dirinya mengikuti langkah besar Leo yang keluar dengan penuh kesedihan, dia percaya jika Gresia tidak akan kembali pada Leo dia sendiri yang memiliki nya.
Leo berhenti saat mendengar suara Gresia yang bergetar menyebutkan nama nya Leo berbalik dengan seuntai senyuman manis menatap wanita yang begitu dia cintai itu.
"Ada apa Gresia... " Ucap Leo menatap Gresia yang berlari memeluk dirinya.
Gresia berhamburan kepelukan Leo dengan keras pelukan hangat yang selalu dia sukai dulu saat mereka bersama, tangis nya pecah begitu saja dalam pelukan Leo.
__ADS_1
Leo memeluk erat tubuh Gresia dengan kerinduan dan rasa takut akan kehilangan Leo benar-benar berharap jika Gresia akan memilih dirinya dan meninggalkan Bagas.
"Maaf aku membuat mu terluka kembali, aku tau kamu pasti terluka dan teramat sakit melihat ku bersama Bagas.. " Ucap Gresia dalam pelukan erat Leo.
"Tidak aku bahagia melihat mu dengan Bagas dan Bagas sebentar lagi kalian menikah dan aku akan memulai hidup baru ku kembali ke Malaysia.. " Guam Leo.
"Jika nanti kamu pergi jangan pernah melupakan ku jangan pernah seperti tidak mengenal ku jangan.. "
"Aku masih disini Gresia sampai nanti aku sendiri yang menyaksikan kebahagiaan mu, jangan terlalu memikirkan sesuatu yang belum terjadi.. " Pungkas Leo menghentikan ucapan Gresia.
"Janji cari lah seorang wanita yang jauh lebih baik dari aku, jangan yang lebih buruk dari ku.. Aku tidak ingin jika kamu sampai salah memilih seorang pendamping hidup. " Ucapan Gresia menatap mata sendu Leo dengan mengulur kan kelingan nya.
Leo tersenyum dan menyambutnya dengan tawa nya menatap Gresia yang kembali bersikap sama seperti 20 tahun lalu saat mereka masih anak anak.
"Aku berjanji aku akan mencari wanita yang jauh lebih dari dirimu agar aku tidak merasakan betapa sakitnya di tinggal lagi.. " Ucap Leo terkekeh.
__ADS_1
Gresia hanya diam menatap tawa Leo yang begitu tulus dia tidak ingin senyuman dan tawa itu hilang hanya karena dirinya yang egois dengan perasaan nya sendiri.