Alettha ( Si Anak Pelakor)

Alettha ( Si Anak Pelakor)
Alex kembali pulang


__ADS_3

Sudah dua hari sejak kejadian itu, Alettha sering terganggu dengan tidur nya. Dia terlihat depresi karena perbuatan Sebastian dan Gisel pada-Nya.


Alettha tak mengetahui bahwa Alex akan kembali bersama orang tuanya, Alettha masih terduduk di depan balkon kamarnya. Dia berpikir kemana Gisel setelah kejadian itu, kenapa dia tak kembali kesini.


"Gisel dimana kamu, apa kamu baik baik saja. Aku tak ingin kau terluka. " Gumam Alettha lirih.


Alettha menatap sebuah mobil sport merah memasuki perkarangan rumah nya, dia tetegun melihat seorang yang baru saja keluar dari dalam mobil.


"Alex... Apa kah aku tak bermimpi. Alexxxxx.... " Teriak Alettha dari balkon kamarnya.


Alex lantas mendongak melihat Alettha yang berteriak memanggil nya, ada kerinduan dimata indah Alettha.


Alex merentang tangan nya menunggu Alettha turun kebawah memeluknya.Alettha begitu merindukan Alex, selama ini dia berfikir bahwa Alex akan meninggalkan dirinya dan memilih Sandra.


Mereka berpelukan begitu erat, menyiratkan kerinduan satu sama lain.


"Aku sangat merindukanmu Alettha, maaf karena aku pergi tak memberi tahu dirimu. " Ucap Alex.


"Kau tahu aku sangat menyesal telah berbicara buruk tentang mu, aku menyesal telah percaya pada Sandra jika kau bersama dirinya. " Ucap Alettha.


"Aku akan mengenal kan mu pada orang tua ku, mereka akan kemari. " Ucap Alex.


"Kemari tapi aku belum masak, dan astaga Lex aku akan bersiap siap. " Ucap Alettha berlalu meninggalkan Alex.


Alex tersenyum melihat Alettha bahagia karena dirinya, Alex bersandar pada mobilnya. Merogoh ponselnya dan menghubungi Boby.


"Halo Bob, apa kau sudah melakukan semua sesuai printah ku. " Ucap Alex.


"Semua sudah beres Lex, apa kau sudah dirumah dan om dan tante apa mereka bersama dengan mu. " Tanya Boby.

__ADS_1


"Kemari lah, mereka sebentar lagi akan kemari. Untuk saad ini mereka berada di apartemen Rayen. " Ucap Alex.


"Baik lah aku akan kesitu, titip salam dari ku. " Ucap Boby.


Alex tersenyum membayangkan betapa bahagianya Boby bertemu orang tuanya, walaupun Boby bukan lah saudara sendiri tapi bagi Alex dan keluarganya Boby adalah keluarga bukan orang lain.


Alex masuk kedalam rumah nya, melihat Alettha yang sudah menganti bajunya dengan pakaian santai. Gadis itu nampak sibuk dengan semua bahan yang akan dia masak untuk kedua mertuanya, Alex mendekati Alettha dan mengulung rambut panjang Alettha keatas.


"Apa perlu aku potong rambutmu ini, aku tak suka jika kau masak dengan rambut yang terjuntai. " Ucap boby memeluk Alettha dari belakang.


Alettha menghentikan kegiatannya membersihkan sayur di wastafel, dia terdiam sudah lama rasanya Alex tak memperlakukan dirinya sedekat ini.


"Maaf besok akan ku pangkas sedikit, jika kau tak suka. " Ucap Alettha lirih.


"Jangan kau pangkas, cukup kau ikat saja. Kau tahu jika rambut mu ini jatuh ke dalam hidangan lalu bagimana? " Ucap Alex.


Alettha menganguk dan melanjutkan aktifkan membersihkan sayuran, dia menyikut perut Alex agar dia menjauh dari tubuhnya.


Alex lantas melepaskan pelukanan pada tubuh Alettha, mengecup sekilas pipi mulus Alettha lalu pergi berlalu.


Alettha bersemu malu mendapatkan perlakuan hangat dari Alex, hati nya berbunga bunga sembari mencuci semua bahan yang dia akan masak.


Alex mengecek semua pesan masuk dari ponselnya, membuka pesan dari Sandra membuatnya terbelak. Melihat Sandra yang terbaring dirumah sakit, pesan itu masuk pada 2 hari yang lalu.


{ Alex aku merindukan mu, maaf jika aku pernah salah padamu. Kumohon temui aku disini, jika kau mau melihat ku terakhir kali. }


Alex langsung berdiri menyambar kunci mobil, pergi perlakuan tanpa sepatah kata pun pada Alettha. Hal itu lantas membuat Alettha bingung kemana Alex akan pergi kenapa buru buru dan tak memberi tahu dirinya.


"Alex.... Mau kemana dia, kenapa begitu buru buru? " Teriak Alettha memanggilnya.

__ADS_1


Alex melajukan mobilnya dengan kencang, memembus pengendara lain yang sibuk menyelip dan berhalu lalang.


"Aku datang Sandra, kau akan baik baik saja. " Gumam Alex.


Sedangkan Alettha memasak dengan semangat dan menunggu tamu istimewanya akan datang, hatinya begitu bahagia karena ini pertemuan pertama nya.


Tok tok tok


Alettha mengelap tangannya yang basah dan membuka pintu untuk tamunya.


"Selamat sore, Ini rumah Alex? " Tanya seorang wanita yang masih terlihat cantik disusia senja nya.


"Iya ini rumah Alex dan saya istrinya, Anda siapa? " Ucap Alettha.


Wanita itu tersenyum dan memeluk Alettha.


"Saya mamanya Alex dan ini papanya, dan sekarang jadi mama dan papa kamu juga. " Ucap nya.


Alettha terkejut mendengar ucapan nya, dia belum pernah melihat mertuanya sebelum nya jadi membuat dirinya tak kenal.


"Maaf pa maaf, Alettha gak tahu. Mohon Maaf. " Ucap Alettha mencium tangan mereka.


"Gak papa Alex pun belum memberi tahu siap gadis yang berhasil dia nikahi, dan ternyata gadis itu bak bidadari. Sangat cantik. " Ucap Papa Alex.


Alettha benar-benar bahagia mertuanya begitu baik, mereka ramah dan sangat harmonis. Alettha langsung bisa mengakrabkan dirinya pada mertuanya.


"Dimana Alex nak, mama tak melihat nya. " Tanya mama Alex.


"Alettha tidak tahu ma, tadik dia pergi terburu buru. " Ucap Alettha.

__ADS_1


"Ya sudah yuk masak, sebentar lagi dia pasti pulang. " Ucap Mama Alex.


Alettha dan mertuanya memasak dengan bahagia sembari menunggu Alex pulang, sedangkan papa Alex pergi ke taman belakang rumah ini.


__ADS_2