
mereka sudah sampai di pantai, dengan suasana pantai yang ramai membuat kedua nya senang.
"jam berapa sekarang? panas banget... " ucap aletta
"jam 02.00 wib siang bodoh wajar lah panas. " ucap nando.
mereka menyusuri pantai dengan semangat, aletta melepas sepatu nya menikmati butiran pasir di pantai.
"ayo ketempat mbk ayu, beli kepala muda.. " ajak nando.
aletta mengekori jalan nando menuju penjual kelapa muda langanan mereka.
"eh dek nando sama aletta, kok disini liburan ta.. " ucap mbk dewi
"liburan aletta agak stress kayak nya masak muluk hahahaha. " canda nando.
aletta memukul tangan nando, membuat pria itu kesakitan.
"kalian berdua ini kayak sepasang kekasih. " ucap mbk dewi.
aletta dan nando terlihat salah tingkah ditanya begitu.
"gak lah kita saudara mbk, dan akan tetap jadi saudara. " ucap aletta.
mbk dewi tersenyum melihat mereka bedua.
nando dan mbk dewi sibuk dengan pembicaraan merek sembari meminum kelapa muda.
aletta mengedarkan pandangan nya menuju pantai yang luas dan ramai.
mata nya tertuju pada seseorang yang sedang bermain di pantai dengan seorang anak perempuan.
"kak arsya.. apa kah itu kak arsya. " batin aletta
aletta mendekati mereka, melihat dari balik punggung seorang.
"benar itu kak arsya.. wanita dan anak perempuan itu siapa? " batin aletta.
aletta sangat merindukan mereka semua, sudah 5 tahun lamanya aletta tak mendengar kabar mereka.
"heyy aletta kau mau kemana... kemari akan ayah tangkap. " teriak arsya pada anak perempuan itu.
aletta membeku di tempat, dia berpikir apakah arsya sudah menikah dan anak itu anaknya yang dia beri nama aletta.
arsya membeku melihat manik mata indah yang dia rindukan selama 5 tahun berdiri di hadapan nya.
"aletta aaaa... " ucap arsya.
__ADS_1
aletta menitihkan air matanya.
"yah.. siapa gadis itu... " tanya wanita itu.
arsya tak mengubris pertanyaan dari istri nya.
arsya berlari menuju aletta memeluk nya erat, aletta tak tahu harus membalas nya atau diam membeku.
arsya menagis di pundak aletta, arsya sangat merindukan gadis itu. Dia dan kauren sudah mencari aletta kemana pun namun usaha mereka tak mendapatkan hasil.
"kau kembali.. kau kembali aletta.... kau tahu 5 tahun aku mencari mu, aku berharap kau kembali pada ku dan mami. " ucap arsya berderai air mata.
aletta tetap diam membisu, dia sangat merindukan arsya dan keluarga nya.
"aku minta maaf, karna membuat kalian mencariku... " ucap aletta.
dari kejauhan nando memandang aletta dengan seorang pria terlihat bingung, ada hubungan apa mereka dimasa lalu.
"aletta.. kau tak apaa... dia siapa? " tanya nando.
aletta terdiam menghapus air matanya.
"dia kakak ku, kak arsya.. " ucap aletta.
nando nampak terkejut karna, aletta sendiri bilang dia tak punya saudara.
"ayo pulang aletta.. aku sangat merindukan mu. " ucap arsya memegangi tangan aletta.
"iyaa dia istri dan anakku Aletta, aku sangat merindukan mu makannya aku memberi nama mu untuk anakku. " ucap arsya.
Aletta kecil dan ibunya mendekati mereka.
"halo Aletta kecil... apa kabar mu aku tante Aletta juga. " ucap Aletta.
"ayah... dia tante ku... " ucap Aletta kecil.
arsya mengangukan kepala nya.
"kenpa tante tak besama ayah ku.. ayo kita pulang. " ucap Aletta kecil.
Aletta lantas menggeleng Kepala nya.
"maaf sayang rumah ku disini" ucap Aletta.
Aletta berdiri mengalami istri arsya.
"aku Aletta mbk, adik suami mu.. " ucap Aletta mengulur kan tangan nya.
__ADS_1
"aku Agela... " ucap wanita itu menerima uluraan tangan Aletta.
Aletta menatap arsya ada kerinduan dipelupuk mata pria itu yang kini sudah terlihat bertambah dewasa. mungkin kini usia nya sudah 32 tahun dan pasti sudah menjadi dokter besar.
"bagaimana keadaan tante kauren dan axel..? " tanya Aletta.
arsya terdiam
"mami sudah meninggal, sejak kamu pergi mami mulai sakit sakitan. " ucap arsya sedih.
Aletta menangis karna dia tak dapat melihat tamte kauren terakhir kalinya .
"aku minta maaf kepergian ku menjadi beban untuk kalian... " ucap Aletta menangis.
"sudah Aletta semua sudah takdir Tuhan. Tuk axcel kini dia mengurus perusahaan mami dan dia sudah menjadi wanita dewasa sama seperti mu. " ucap arsya.
Aletta mengingat berapa bencinya axcel pada dirinya.
"titip kan salam ku untuk axcel... " ucap Aletta.
"apa kau tak alamt pulang... " tanya arsya.
Aletta mengelengkan kepala nya.
"Aletta apa dia kekasih mu.." tanya arsya.
"dia kakak angkat ku, orang tuanya yang sudah merawat ku selama 5 tahun. " jawab Aletta.
arsya terdiam, dia melihat laki-laki itu menyimpan rasa pada Aletta.
"jika kau sudi pulang lah Aletta mami pasti senang... " ucap Arsya.
Aletta tersenyum hati nya sangat ingin kembali tapi tubuh ya tak ingin kembali. apa lagi semua sudah berubah, arsya sudah menikah dan tante kauren sudah pergi jauh.
"aku pergi kak, semoga suatu saad nanti kita bisa bertemu lagi. " ucap Aletta
Aletta pergi meninggalkan arsya dan angela. menimbulkan luka lama yang teriris kembali, arsya sangat ingin mencegah Aletta pergi namun dia sadar itu sudah menjadi keputusan Aletta.
Aletta pergi meninggalkan pantai dan kerinduan akan masa lalu nya. dia berlalu menaiki motor nando menuju rumahnya, di sepanjang perjalanan mereka sama sekali tak berbicara. nando memberi ruang pada Aletta untuk berdamai dengan masa lalunya, walaupun nando tak tahu kisah masa lalu Aletta.
sampai di rumah Aletta langsung masuk kedalam kamarnya, tanpa berbicara sepatah kata pun pada pak jono dan bu lasmi.
"nando, mbok apakno Aletta kok murung ... " tanya bu lasmi.
"Aletta bertemu kakak nya buk, dari jakarta... " ucap nando.
"Aletta masih punya saudara, dia bilangnya tak punya siapa pun.. " ucap bu lasmi
__ADS_1
"sudah lah buk, biarkan Aletta berdamai dulu dengan masa lalunya. " ucap nando.
ucapan nando membuat bu lasmi berhenti bertanya.