Alettha ( Si Anak Pelakor)

Alettha ( Si Anak Pelakor)
Pelukan Hangat


__ADS_3

Hari demi hari Alettha lewat dengan kesendirian, sejak dia tak bicara pada Boby 2 hari lalu membuat Boby pergi tak memberi tahu Alettha meninggal Alettha seorang diri di Paviliun tengah hutan.


"Boby kau dimana? Apa kau juga akan meninggalkan ku disini. " Ucap Alettha menangis.


Sudah seminggu Boby tak menampakan dirinya, entah dimana keberadaan Boby saad ini. Alettha sangat kesepian menunggu kepulangan nya, Alettha menyesal telah mendiamkan Boby dan membuat nya pergi.


Alettha menghapus air mata dipipi nya, dia berjalan menyusuri pepohonan menuju ke sebuah sungai yang biasa dia dan Boby datangi. Alettha terduduk diam sembari mengingat kebersamaan dengan Boby.


"Boby pulang lah, aku rindu. Maaf kan aku. " Ucap Alettha lirih


Alettha menyeburkan kakinya kedalam sungai membuat kakinya terasa dingin terkena air sungai, langit nampak begitu gelas dan seru suara pepohonan membuat suasana hening menjadi bersuara.


"Bahkan langit pun tahu bahwa aku sedang bersedih, kembali lah Boby aku mohon. " Ucap Alettha memandang Langit mendung.

__ADS_1


Alettha berajang dari tempatnya duduk berdiri berjalan menjauhi sungai, alas kakinya dia biar dan tak memakai nya. Berjalan di guyuran hujan yang mulia menetes perlahan membuat Alettha tetap santai menikmati tetesan demi tetesan air hujan menerpa tubuh nya.


Alettha menagis di dalam pelukan hujan yang dingin menerpa tubuh nya dia berjalan sendiri di temani hujan dan angin dari pepohonan. Tak berjalan dengan perlahan.


Dari kejauhan nampak sebuah mobil berjalan cepat ke arah Alettha, berhenti tepat di depan tubuh Alettha yang basah kuyup. Seorang pria keluar dari dalam mobil hitam itu dengan tergesa-gesa.


"Hey kenapa kau hujan hujan an, bagaimana jika kau sakit. " Ucap Boby menutup tubuh Alettha dengan jas hitam nya.


Alettha terdiam menatap Boby tak percaya, dia terdiam pasrah saad Boby membungkus tubuh basah nya dengan jas hitam milik nya. Membawa Alettha masuk kedalam mobil, walaupun dia tahu tubuh Alettha basah kuyup.


"Alettha jangan beri ku sebuah harapan yang nantinya bisa melukaiku. " Ucap batin Boby.


Boby memeluk Alettha erat, dia mengelus punggung Alettha yang menangis tersedu sedu. Membiarkan Alettha memukul dada bidang nya dan mengeluarkan emosinya.

__ADS_1


Sebenarnya Boby pergi bukan karena dia ingin meninggalkan Alettha tapi dia membantu Alex yang terlihat sangat frustasi dengan hilang nya Alettha.


Bob berjanji dia akan mempertemukan dirinya dengan Alettha, Alex benar-benar kacau setelah perceraian nya dengan Alettha. Dia bahkan sangat berbeda dengan Alex yang kehilangan Sandra dulu sekarang Boby bingung harus kah dia mempertemukan mereka kembali atau tidak.


"Aku ada perkerjaan penting Alettha, makanya aku pergi toh kau juga marah padamu. " Ucap Boby.


Alettha melepas pelukan nya pada Boby, menatap manik mata coklat miliknya dengan intens. Alettha mencium Boby sekilas dan memeluk Boby kemudian.


Boby sangat lah terkejut dengan kecupan singkat dari Alettha, daranya berdesis jantung berdetak dengan sangat kencang. Mungkin Alettha bisa mendengar nya karena dadanya benar-benar keras bersuara.


Alettha memeluk Boby sangat erat dia tak ingin pria itu pergi lagi, sudah cukup dua pria yang pergi dari hidupnya tapi jangan Boby yang pergi dari hidup Alettha.


"Jangan perna tinggalkan aku lagi, jika kau meninggalkan ku lagi aku pastikan aku kan pergi dari hidup mu. " Ucap Alettha.

__ADS_1


"Maaf kan Aku Alettha, aku janji tak akan pergi lagi dari mu Aku berjanji. " Gumam Boby.


Mereka melepaskan pelukan satu sama lain Alettha kembali fokus pada hujan diluar mobil Boby dan Boby fokus pada menyetir mobil dibawa guyuran hujan.


__ADS_2