
Gisel dan Alettha masuk kedalam hotel berbintang itu, sedangkan Boby mengubungi teman nya yang bekerja di hotel itu.
"Halo bob, Ada apa? " Ucap suara lelaki itu.
"Apa ada acara di hotel hari ini, cari kan info tentang gadis yang baru saja masuk. " Ucap Boby.
"Gisel maksud lo? Dia sudah mesan kamar VIP dihotel ini. " Jawab teman Boby.
"Benarkah dikamar no berapa? " Ucap Boby.
"Kalau gak salah no 475,Disana juga ada tamu pria yang menunggu. "
Setelah mendengar jawaban dari teman nya, Boby lantas bergegas pergi meninggalkan mobilnya di parkir hotel.
Boby menaiki lift menuju lantai atas hotel itu, mencari kamar yang sudah Gisel pesan. Setelah lift terbuka Boby melihat Gisel berbicara dengan seorang pria.
"Balas kan dendam ku pada nya, terserah kau mau apakan wanita itu aku tidak peduli. " Ucap Gisel pada Sebastian.
"Tentu saja aku pun akan membalas kekesalan ku 10 Tahun silam, saad dia menolak ku. " Ucap Sebastian.
"Terserah kau saja, aku akan pergi selama menikmati hari indah mu. " Ucap Gisel.
__ADS_1
Gisel pergi dari hadapan Sebastian, melangkah menjauh dari kamar itu. Sebastian memasuki kamar dan melihat Alettha sedang bermain ponsel nya.
"Sebastian... Dimana Gisel? Dia bilang dia ingin menemuimu tadik. " Ucap Alettha.
"Dia sudah pergi, kau tak perlu memikirkan dirinya. Sebaiknya kita menikmati hari kita sendiri. " Ucap Sebastian.
"Maaf maksud kamu apa, aku mau keluar mungkin Gisel sedang menunggu ku. " Ucap Alettha takut.
Dengan sigap Sebastian menarik tangan Alettha kasar mencegah nya agar tidak tidur, Alettha memberontak pegang tangan Sebastian namun tenaganya tak sekuat Sebastian.
"Kumohon lepaskan aku, kau menyakiti ku Sebastian. " Ucap Alettha.
Dengan kasar Sebastian mendorong Alettha hingga terjatuh di lantai.
Alettha terkejut dengan ucapan Sebastian, dia mengeleng kan kepala nya tidak percaya.
"Kau pasti berbohong, aku akan pergi menjauh darimu. " Ucap Alettha berdiri dan ingin pergi dari Sebastian.
Namun lagi lagi Sebastian menariknya, menjatuhkan dirinya di sofa kamar itu. Mencengram erat bahu Alettha membuat gadis itu meringis kesakitan, Sebastian ingin melecehkan Alettha.
Namun dengan cepat Boby mendobrak pintu kamar itu dan menarik Sebastian dari tubuh Alettha, dia memukul wajah Sebastian dan membuat tubuh nya tergeletak tak berdaya.
__ADS_1
"Kurang ajar, apaa kau tak tahu siap yang akan kau lecehkan itu ha? " Ucap Boby marah.
Boby nampak begitu marah, sekilas mata nya menatap Alettha yang terduduk menagis dengan baju nya yang sudah robek.
"Apa kau tak apa? Jangan menagis lagi, ada aku disini akan ku buat perhitungan pada mereka yang menyakitkan mu. " Ucap Boby memeluk Alettha.
Staf hotel lantas masuk dan mengamankan Sebastian, meminta maaf pada Boby dan Alettha karna kejadian ini.
"Sungguh saya tidak tahu bahwa nona adalah istri pak Alexandria Wijaya,Kami minta maaf nona. Maaf kan kami pak Boby, kami berjanji akan membuat pria ini mendekam di penjara. " Ucap Pemilik Hotel besar itu.
Mereka nampak takut jika Boby melakukan sesuatu pada usaha mereka, karena Boby adalah orang kepercayaan Alex. Belum lagi Alettha adalah istri Alex.
"Urus bajingan itu, aku tak mau melihat nya. " Ucap Boby membawa Alettha keluar.
Tiba-tiba Alettha tak sadar kan diri, dengan sigap Boby langsung mengendong Alettha dan membawanya ke dalam mobilnya.
Boby begitu khawatir pada Alettha, dia menyelimuti Alettha dengan jas hitam nya. Mengelus puncak kepala Alettha dengan lembut.
"Andai aku bisa memiliki mu, mungkin aku akan jadi laki-laki yang beruntung. Aku menjaga mu dengan baik Alettha. " Ucap Boby mencium kening Alettha.
Dari sorot mata nya Boby begitu mencintai Alettha, namun dia harus mengubur dalam perasaan itu.
__ADS_1
MAAF AUTHOR GAK PINTAR DALAM NASKAH DEWASA JADI DI SKIP AJA YA😍. JANGAN LUPA LIKE DAN COMENT NYA TERIMA KASIH SUDAH MAU MEMBACA.