
"Kenpa aku jadi tak fokus, kenapa teringat gadis itu. " Ucap Alex.
Alex kini sedang berada di perusahaan nya, menatap berkas berkas miliknya.
Alex akhir akhir ini sedang tidak fokus dengan perkerjaan nya, terlebih dia seng membayangkan Aletta.
Tok tok
"Permisi pak, saya mau minta tanda tangan anda untuk proyek kita di bandung. " Ucap sekertaris Alex.
"Berikan pada ku ... apa kau sudah menyiapkan semua untuk rapat kita sore nanti. "
"Sudah pak, pak Lexta akan menjamu kita di restoran delima sore ini jam 17.00 WIB. "
"Ok.. sudah selesai. keluar dari ruangan ku aku ingin istirahat dulu. "
"Baik Pak, permisi. "
Alex lalu berdiri menatap jendela kaca besar yang menunjukkan perkantoran dan gedung-gedung tinggi menjulang tinggi.
" Sandra, kau dimana.. aku bingung dengan hati ku. Kembali sebelum kau benar-benar menghilang dari hati ku. "
Alex merebah kan tubuh nya disofa di ruang kerja nya,menarik dasinya dan melepas kan jas hitam nya.
Cklek
Suara pintu terbuka, Alex lantas membuka matanya melihat siapa yang datang tak mengetuk pintu.
"Kau ternyata apa ada berita terbaru, apa kau menemukan Sandra. "
"Aku menemukan nya Lex, kau tahu dia sudah menikah dan mempunyai seorang anak laki-laki laki. "
Pria itu tak lain adalah sahabat Alex, Boby.
Sudah sekitar 3 tahun lamanya Alex mencari keberadaan Sandra.
Boby sendiri adalah sahabat sekaligus orang kepercayaan Alex, dia yang selalu mencari tahu keberadaan Sandra.
"Lihat lah mereka sudah bahagia, apa kau masih ingin menunggu dia pulang... "
__ADS_1
"Dimana diaa.. aku ingin bertemu dengannya.. bukan untuk membuat dia kembali hanya ingin melihat ya untuk terakhir kali. "
Boby nampak frustasi dengan tingkah Alex, sudah terlalu lama dia berduka dengan hati nya.
"Ikut lah dengan ku sekarang , akan ku beritahukan dimana Sandra. "
"Ayooo pergi, lebih cepat lebih baik. "
Mereka keluar dari ruang kerja Alex dengan buru buru.
"Lindaaa, beritahu misti untuk membatalkan semua pertemuan hari ini. "
"Tapi pak, pertemuan ini sangat penting... "
Alex sama sekali tak menghiraukan ucapan pegawai nya, dia terus saja berlalu pergi bersama Boby.
Boby mengendarai mobil dengan kecepatan dan Melewati beberapa pengendara lain.
"Apa dia bahagia... apa aku kurang memberi nya semua.. "
"Dia yang kurang bersyukur, memiliki mu... "
Jadi Boby tahu pasti apa yang Tengah di rasakan sahabat ya itu.
Boby memberhentikan mobilnya di depan sebuah rumah megah, terlihat sepasang manusia yang sedang berbahagia dengan kelahiran anak lelaki ny.
"Kau lihat dia begitu bahagia, tanpa mau memikirkan dirimu. Dan kau bodoh masih berharap dia akan datang dan mencintai seprti dulu. "
Alex terdiam melihat wanita yang di cintai begitu bahagia bersama laki laki lain.
"Aku masih mencintai nya... "
Boby tak memberi respon apa pun karna percuma, Alex adalah tipe orang yang sulit melupakan jika dia sudah benar bener jatuh cinta.
Alex nampak turun dari mobil Boby, dia melangkah kan kakinya menuju rumah megah itu.
Wanita cantik dengan gaun berwarna pink itu namanya terkejut dengan kedatangan Alex.
"Alex... " ucap wanita itu pelan.
__ADS_1
"iyaaaa ini aku, apaa kau sudah bahagia.. "
"Untuk apa kau kemari, kau tahu Alex kau sudah tidak memiliki Sandra lagi. " ucap Ans suami Sandra.
Alex kemudian memeluk Sandra, ada kerinduan mendalam di setiap pelukan nya pada Sandra.
Dengan cepat Ans memberi sebuah pukulan telak dipipi Alex, Alex sama sekali tak membalas pukulan itu.
"Ansss henti kan, ayoo kita masuk.. " ucap Sandra menarik tangan ans.
Mereka masuk kedalam rumah megah itu, Sandra nampak melihat Alex untuk terakhir kalinya. Ada siratan belas kasih dimata nya.
Alex terdiam menatap kepergian Sandra, kini hati nya terasa mati saad Sandra benar-benar memiliki laki laki itu dari pada Alex.
Didalam mobil Boby hanya diam menatap Alex memelas.
"Apa yang membuat mu begitu mencintai wanita itu Lex,, "
Alex masuk kedalam mobil Boby tanpa suara, dengan keadaan luka memar di pelipisnya dan bibir nya mengeluarkan darah.
Boby mengantar kan alex kembali ke kediaman nya, tanpa ada pembicaraan apa pun.
tin tin
Bunyi klakson mobil membuat penjaga langsung membuka pintu gerbang rumah Alex.
"Kau butuh menenangkan pikiran mu lex, istirahat lah... "
Alex hanya diam membuka pintu mobil Boby tanpa ada perkataan yang keluar dari bibinya.
cklek
Alex memasuki rumah dengan keadaan yang berantakan, membuat Rayen dan mbok Ayu terdiam tak berani bertanya.
Sedangkan Boby pergi meninggalkan rumah Alex dengan wajah yang kasih melihat sahabat ya itu.
"mbok.. pak Alex kenapa... " tanya Aletta.
"sudah biarkanlah, mbok kasih tahu kamu jangan sampai kamu mendekati den Alex jika keadaan nya begitu. Bearti dia sedang marah dan memendam kemarahan. "
"iyaa jangan sampe loo jadi bahan pelampiasan kakak gue,habis hidup loo... "
__ADS_1
Aletta nampak bingung dengan pringatan merek tentang Alex.