
Gresia memarkirkan motornya di depan rumah semabri melepaskan helem pelindung kepala nya, Gresia berjalan dengan lelah karena pekerjaan yang begitu banyak di kantor belum lagi Bagas sering membuat nya kesaal.
Gresia membuka pintu dan menatap Ayumna yang sedang terduduk semabri bermain ponsel didepan televisi, Gresia menjatuhkan dirinya di samping sangat adik yang sibuk dengan sendiri.
"Napa kak kek capek bener.. " Ucap Ayumna tanpa beralih dari ponsel nya.
"Capek ajaa, pada kemana kok sepi banget? " Balas Gresia menatap rumah yang nampak begitu sepi dan sunyi.
"Entah tadik aku pulang dari kampus udah sepi, mungkin keluar cari udara segar. " Gumam Ayumna.
Gresia menatap sang adik yang menjawab pertanyaannya dengan asal itu lalu menoyor kening Ayumna, gadis itu nampak kesal dengan perbuatan Gresia lalu melemparkan sebuah bantal pada Gresia dengan cepat dia berdiri dan pergi sembari tertawa.
__ADS_1
"Tawa terus sana dasar... " Pekik Ayumna kesal.
Gresia naik ke lantai dua menuju kamarnya semabri tak hentinya tertawa melihat Ayumna yang nampak kesal, Gresia membuka pintu kamarnya kemudian meletakkan sepatu dan tasnya di tempat semula.
Gresia melepaskan kemeja yang dia kenakan dan meletakkan tubuh yang hanya berbalut tantop pada kasur king size itu, Tiba-tiba ingatkan nya terputar pada kejadian saat bertemu dengan Bagas.
"Kenapa aku jadi keinget bos gila itu, jangan sampai aku suka sama dia.. " Gumam Gresia.
Gresia mengelengkan kepalanya sembari menatap langit yang masih begitu cerah padahal waktu sudah menujukan pukul 17.00wib, perlahan Gresia memejamkan matanya yang begitu mengantuk dan berkelana ke alam mimpi.
Bagas duduk dikursi nya dan menatap ruangan Gresia yang sudah kosong, Bagas mengambil coklat itu lalu berdiri dan berjalan keruangan Gresia. Meletakkan coklat itu di atas mejanya kemudian pergi berlalu dari ruangan itu dengan tersenyum.
__ADS_1
Hari hari nya kini jauh lebih berwarna sejak kehadiran Gresia Bagas yang dulu lebih sering menghabiskan waktunya di club malam bersama para wanita penghibur kini lebih suka berada di kantor bersama Gresia, perubahan itu pun dirasakan oleh para sahabat nya yang melihat perubahan dari Bagas yang benar-benar mengherankan.
Bagas adalah anak tunggal yang sedari kecil selalu bergelimang harta dari kedua orang tuanya yang seorang pengusaha sukses, tapi Bagas tidak pernah merasakan apa itu kasih sayang orang tua kehidupannya sedari kecil selalu sendiri hanya harta yang bisa membuat dirinya merasakan hidup.
Sedari kecil dia sudah salah pergaulan selalu membuat onar disekolah bahkan ikut tawuran dan juga demo, semua itu dia lakukan untuk menarik perhatian dari kedua orang tuanya. Tapi tak sekali pun mereka datang untuk menyelesaikan permasalahan Bagas hanya orang orang suruhan kedua orang tuanya yang selalu datang, sejak saat itu Bagas sudah mengangap dirinya sendiri tanpa orang tua.
Kehidupannya yang tanpa kontrol itu kemudian menjerumuskan nya pada dunia malam yang kelam dia mengenal berbagai minuman dan juga mulai bersama dengan wanita wanita malam untuk menemani dirinya, hanya willy sahabat yang benar-benar dipercaya oleh Bagas dalam bayak hal.
Bagas memiliki bayak teman yang selalu berada di belakang nya dan selalu menemani dirinya, bahkan Bagas sudah tidak mengenal orang tua nya lagi dimana mereka dan bagaimana mereka dirinya sudah tidak peduli. Semakin besar Bagas mulai mendalam bisnis dan juga perusahaan yang ditinggalkan orang tuanya untuk nya kemudian beberapa tahun Bagas sudah menjadi CEO yang sangat terkenal dan perusahaan nya menjadi perusahaan terbesar di Asia.
Bagas memutuskan hubungan nya dengan orang tua dia tidak tahu apa pun tentang kehidupan mereka yang jauh di sana, Bagas hanya fokus untuk mengembangkan bisnis dan juga bersenang-senang.
__ADS_1
Sudah banyak wanita yang dia tidur dan dia kencani tapi tak ada satupun yang menarik hatinya untuk menetap, namun saat bertemu dengan Gresia dia merasakan sebuah tantangan dihidup nya untuk dapat menaklukkan Gresia.
Bagas memasuki mobil Sport milik nya semabri tersenyum dan pergi berlalu.