Alettha ( Si Anak Pelakor)

Alettha ( Si Anak Pelakor)
Laraku Sendiri


__ADS_3

Alettha membenamkan kepalanya dalam bantal empuk milik nya, dia menangis dalam diam entah lah dia terlalu malas mengingat semua itu.


"Aku benci kau Sandra... Sangat Sangat benci. " Gumam Alettha.


Di bawah meja rias terlihat seorang anak laki-laki yang sedang memperhatikan Alettha yang menangis, dia keluar perlahan dan duduk di ujung ranjang Alettha.


Alettha yang merasakan ada seseorang yang duduk di ranjang nya mulai bangkit dan menghapus air matanya, terkejut melihat seorang anak laki-laki yang sedang tersenyum manis pada nya.


Anak laki laki yang berusia 8 tahun itu tersenyum manis, rambut panjang sebahu dan wajahnya yang tampan membuat Alettha tersenyum.


"Kau ini siapa? Kenapa ada dikamar ku? " Tanya Alettha.


"Aku Leonard Ansfrinz, aku anak mami Sandra. Tante kenapa menagis jika menangis kau terlihat jelek seperti anak bayi. " Gumamnya.


Alettha terkejut saad dia mengatakan bahwa Sandra adalah ibunya, bagaimana seseorang wanita ular bisa mempunyai anak selucu ini.


"Aku tidak papa, kenapa kau bisa berada disini? " Jawab Alettha.


"Aku sedang bersembunyi dan tak sengaja masuk kedalam kamar Tante. " Ucap Nya.

__ADS_1


"Kau sangat tampan dan manis, semoga aku bisa mempunyai satu seperti mu. " Ucap Alettha.


"Apa kah tante belum punya bayi, tante pasti sangat kesepian. " Balasnya.


Alettha hanya tersenyum singkat menagapi anak laki-laki itu, ucapan yang keluar dari bibir mungil ya sama seperti ucap Sandra yang akan terasa sangat menyakitkan kan.


"Pergi lah cari ibu mu itu, aku tak suka jika dia dekat dengan suami ku. " Ucap Alettha.


"Maaf kan ibuku yang selalu membuat mu menderita, kelak jika aku besar aku akan menjaga mu. " Ucap Leo pergi dari hadapan Alettha.


Alettha terkejut dengan ucapan Leo, dia berpikir apa maksud dari perkataan polos anak berusia 8 tahun itu. Ucapan Leo begitu dalam hingga membuat Alettha tertegun memikirkan nya.


Alettha berdiri dari duduknya berjalan menuju Balkon kamarnya, menatap dia orang yang sedang bercanda tanpa memikirkan dirinya yang sedang merasa sakit.


Tiba-tiba Leo datang menghampiri mereka, duduk diantara ibu dan suami Alettha air mata itu terjatuh tanpa permisi. Terlihat Andre sangat senang bercanda bersama Leo dan ibunya.


Alettha menghapus air matanya, terlihat Andre sedang mengendong Leo dan matanya menatap Alettha dari kejauhan. Nampak keterkejutan dimata Andre menatap Alettha dengan tatapan yang sulit diartikan.


Andre lantas menurunkan Leo dan mengajaknya untuk masuk kedalam hilang dari pandangan Alettha, entah apa yang sedang Andre pikiran saad melihat istrinya dengan tatapan kosong dan terluka nya.

__ADS_1


Andre masuk kedalam kamarnya, memeluk pinggang ramping milik wanita yang sudah dia nikahi 5 tahun silam. Menghirup dalam aroma farfum kesukan Alettha, tak terdengar suara dari mereka hanya seru nafas.


"Maafkan aku Alettha, dia teman lama ku saad di Jerman. Aku sangat merindukan dirinya. " Ucap Andre.


Alettha diam tak bergeming mendengar ucapan Andre, hatinya terasa sakit saad Andre ucapkan bahwa dia merindukan Sandra.


"Ada yang tidak bisa dijelaskan secara langsung, ada juga yang bisa dijelaskan secara langsung. " Gumam Alettha.


"Maksudnya apa Alettha, dengar aku tidak ingin kau salah paham terhadap Sandra. Dia wanita yang baik-baik aku percaya kau bisa bersahabat dengan nya. " Balas Andre.


Alettha melepas kan pelukan Andre pada Pinggang nya, menatap pria yang dia cintai itu dengan tatapan kosong.


"Aku jauh lebih tahu siapa Sandra, jauh sebelum kamu mengenal nya dengan baik. " Ucapan Alettha penuh dengan penekanan.


Alettha meninggal Andre yang terdiam, kembali ke tempat tidur dan berusaha untuk tidur tidak memperdulikan Andre yang masih terdiam di balkon Kamarnya.


Andre begitu terkejut dengan ucapan Alettha, tatapan matanya pada Andre membuat Andre bingung apa yang sebenarnya terjadi diantara dua wanita itu.


Andre memandang Alettha yang terpejam dari kejauhan, menatap wanita yang tidak sekali pun berkata dengan nada tinggi pada dirinya.

__ADS_1


"Kau kenapa Alettha, apa aku salah pada mu? " Gumam Andre.


__ADS_2