Alettha ( Si Anak Pelakor)

Alettha ( Si Anak Pelakor)
Rindu


__ADS_3

Gisel berjalan masuk kedalam kamar rawat Alettha, dia berpura-pura panik saad berasa di dekat Alettha.


"Alettha apa kau baik baik saja? Aku minta ma'af, karena pergi terlalu lama. " Ucap Gisel duduk di kursi.


Boby meninggal kedua sahabat itu tuk berdua.


"Aku gak papa kok, lagian cuman luka kecil dikepala ku. Kamu dari mana? " Tanya Alettha.


"Seharusnya lebih parah, maka aku akan sangat bahagia. " Batin Gisel.


"Ah aku setelah dari supermarket, aku bertemu dengan Sebastian. Kau ingat Sebastian? " Ucap Gisel pada Alettha.


Alettha nampaknya sedang mengingat siap Sebastian.


"Oh Sebastian Pratama, yang dulu waktu SMP suka sama aku yaa. " Ucap Alettha.


"Iyaaa, dia ngajakin reuni sama anak SMP dulu, kamu mau? " Ucap Gisel pada Alettha.


"Mau lah, tapi nunggu aku benar-benar pulih dulu. Mana mungkin sekarang kita mengadakan reunian. " Ucap Alettha tertawa.


"Ah iyaa, kau cepat sembuh. Aku mau keluar dulu ya. " Ucap Gisel pada Alettha.


Alettha tersenyum menatap sang sahabat yang dia kira baik.


Gisel berjalan keluar dari kamar Alettha dan menatap Boby duduk di kursi depan pintu.

__ADS_1


"Aku mau bicara sama kamu, ikut aku. " Ucap Gisel menarik tangan Boby.


Gisel membawa Boby ke taman rumah sakit.


"Ada apa gisel, apa Alettha butuh sesuatu? " Ucap Boby pada Gisel.


"Alettha Alettha Alettha... Kamu itu pacar aku, kenapa selalu Alettha. Apa kamu mulai suka sama Alettha. " Bentak Gisel.


"Gisel ini tempat umum, bisa kau kecilkan suara mu. Dengar aku dan Alettha hanya teman saja. " Ucap Boby.


Namun Gisel yang kesal tak percaya dengan ucapan Boby dan terus saja mendesak nya untuk jujur, Boby yang kesal akhirnya memberi tahu Gisel yang sebenarnya.


"Sudah lah cukup, aku capek berhubungan dengan mu. Sebaiknya kita akhirnya semua ini, kecurigaan mu dan semua yang kamu tuduh kan itu tidak lah benar. " Ucap Boby.


Gisel terkejut dengan keputusan Boby mengakhiri hubungan nya dengan Gisel.


"Dulu Gisel sebelum aku bertemu Alettha, aku pun tak tahu ada apa dengan ku. Tapi ku mohon hargai keputusan ku mungkin kita memang tak berjodoh, aku juga tidak bisa bersabar lagi dengan sikap pada ku. MAAF. " Ucap Boby pergi meninggalkan Gisel.


Gisel menangisi perpisahan nya dengan Boby, kedua kalinya Gisel gagal dalam hubungan karena Alettha. Dan itu membuat kebencian pada Alettha semakin besar dan niatnya untuk menghancurkan Alettha semakin besar.


Dihati hanya ada kebencian dan rasa iri pada Alettha, Gisel yang dulu berbanding terbalik dengan Gisel yang sekarang.


"Awas kau Alettha, akan ku buat hidup mu menderita. " Ucap Gisel.


Gisel menghapus air matanya, kembali ke kamar inap Alettha. Berpura-pura tidak terjadi apa pun.

__ADS_1


"Tidur lah dengan nyenyak, setelah ini hidup mu akan ku hancur kan. " Gumam Gisel.


7 Hari kemudian


Hari ini Alettha sudah diperbolehkan pulang, karena luka nya tidak lah begitu serius dan parah. Dan selama di rumah sakit Alettha tak tak melihat keberadaan Alex, Alettha pun engan menghubungi nya. Dirumah pun Alex tak pulang.


"Gisel apa Alex tak pulang, saad aku rumah sakit? " Tanya Alettha.


"Tidak sekali pun, kau tidak menghubungi dirinya? " Ucap Gisel merasakan heran.


Alettha hanya diam, dia berkemas semua barang nya dibantu Gisel. Alettha pun tak melihat keberadaan Boby selama enam hari, sesekali Alettha bertanya pada Gisel namun Boby tak datang kesini.


"Sudah siap? Yuk pulang. " Ucap Gisel.


Alettha tersenyum mengikuti Gisel yang membawa tasnya, Alettha menatap para pasien dirum sakit. Dia senang akhirnya bisa pulang, Alettha bosan dirumah sakit sendiri.


"Alettha kau tahu, Sebastian ingin mengunjungi mu dan aku memberi alamat rumah mu padanya. " Ucap Gisel


"Haaa kenpa kau berikan, lagi pula aku sedang tak bersama Alex. Apa kata orang nanti. " Ucap Alettha kaget.


"Udah gak papa, lagian ada aku kok disini. " Ucap Gisel.


Aly hanya terdiam, dia sedang tidak ingin bayak bicara. Dia sedang memikirkan dimana Alex sekarang, apa dia bahagia bersama sandra.


Taksi itu berjalan meninggal parkir rumah sakit, membawa Alettha dan Gisel kembali ke rumah.

__ADS_1


"Selamat sore non Alettha? " Sapa pk satpam saad melihat majikan pulang.


Alettha hanya tersenyum, Alettha turun dari mobil taksi lantas masuk kedalam rumah menuju kamar.


__ADS_2