Alettha ( Si Anak Pelakor)

Alettha ( Si Anak Pelakor)
Lembaran Baru


__ADS_3

"Aku minta maaf, aku tau aku tidak pantas berkata maaf didepan ayah bahkan memanggilmu ayah pun rasanya tak pantas.. " Ucap Aurora dengan deraian air matanya.


Kini mereka sedang duduk di tempat khusus pengunjung saling berhadapan, rasa sakit kecewa marah semua itu menjadi satu dalam ingatan dan perasaan mereka.


"Iyaa kamu tahu kamu sama sekali tidak pantas di maafkan. " Tegas Gresia penuh penekanan.


"Gresia sudah lah, dia sudah menyesal lagi pula walaupun pun kita menghakimi nya apa bunda dan Ayumna akan kembali.. tidak kan? " Ucap Zahra menenangkan Gresia yang begitu emosi.


"Aku tau kamu begitu marah aku juga tidak masalah jika kamu ingin meluapkan semua emosi Gresia, karena aku salah dan aku tidak pantas dimaafkan.. " Ucap Aurora.


PLAK...


Satu tamparan mendarat sempurna dipipi mulus gadis itu, dia nampak menerima dengan santai dan tidak marah karena baginya satu tamparan itu saja belum tentu mengembalikan kepercayaan mereka padanya.

__ADS_1


Semua orang terkejut melihat apa yang Gresia lakukan Bagas nampak menahan gadis itu untuk tidak kembali menampar saudara perempuannya itu.


"Tenang lah Gresia.. " Seru Bagas memang tubuh Gresia yang memberontak.


"Lepaskan aku Bagas, dia pantas bahkan itu tidak lah cukup untuk memeberi tahu gadis itu berapa kecewa nya kami padanya. " Ucap Gresia.


"Gresia tenang lah ini kantor polisi, sabar kira bisa membicarakan semua dengan tenang. " Timpal Zahra.


"Apa yang dikatakan Gresia benar, satu tamparan saja tidak bisa menggambarkan begitu kecewa kita semua pada gadis ini.. " Ucap Andre berdiri menghadap Aurora.


Andre mendekati garis itu perlahan lalu memeluk nya dengan erat mengelus puncak kepalanya dengan lembut sama seperti dulu saat mereka bersama.


Tangis Aurora kian pecah saat Andre memperlakukan dirinya sama seperti dulu, padahal dia sudah membuat nya kehilangan dia orang yang sangat dia cintai.

__ADS_1


Aurora bersujud dikaki Andre menangis meraung-raung memohon maaf atas kebodohan nya yang telah membuat pria itu kehilangan anak dan istri nya.


"Aku minta maaf yah, Aurora salah .. Aurora berdosa.. " Ucap Aurora.


Mereka semua menatap sedih dan juga iba pada gadis muda itu, Gresia melembut melihat permintaan maaf yang tulus dari Aurora pada Andre.


"Bangun lah ayah sudah memaafkan mu, ayah tidak ingin kehilangan putri ayah lagi.. hapus ingat lama anggap saja semua itu hanya sebuah mimpi buruk. " Ucap Andre menghapus air mata Aurora.


"Ayoo kita kembali seperti keluarga dulu, kembali bahagia anggap saja hal kemarin adalah takdir dari Tuhan untuk kita semua.. Gresia Zahra kemari lah.. " Gumam Andre merentang tangan nya.


Mereka berpeluang melepas rindu dan juga tangis yang terpendam, kini mereka saling memafkan satu sama lain karena Andre yang meminta agar mereka semua bisa bekumpul bersama.


Aurora juga sudah di keluar kan dari penjara dan kembali pulang bersama dengan Andre dan saudara perempuannya yang lain, Andre tak henti tersenyum saat tawa mereka bertiga terdengar mengema didalam mobil mengingat masa kecil mereka.

__ADS_1


"Alettha sayang,lihatlah aku sudah menyatukan mereka kembali dan kini kita semua akan memulai hidup baru kami dengan kebahagiaan yang sama saat dulu ada kamu dan Ayumna. " Batin Andre menatap langit yang begitu cerah.


__ADS_2